Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

Prosa Melukis Rasa

Judul: Prosa Melukis Rasa
Penulis: 29 Cerpenis
Kategori: Kumpulan Cerpen
ISBN: 978-602-335-292-0
Terbit:  Desember 2017
Tebal: x + 204 hal; 14 x 21 cm
Harga: Rp55.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir)

Aliya Nurlela, Anjar Luksiani, Asep Rian Maulana, Cici Sintamaya, Devie Ariyani, Dewi Sofyaningsih, Ichda Chusna, Masturah Amelia, Musyayanah, Nuha Fidaraini, Radhia Humaira, Rina PR, RIW, Siska Elvi Yunita, Violet Pen, Wanita Zikri Kitabul Qur'an, Wening Niki Yuntari, Ai Olis Holisoh, Aminah Bie, Asmalinda Sy, Asri Febrianti, Ella Ayu Chasanah, Farah Amalia, HM Farid Wajri RM, Irma Imtihani, Ken Hanggara, Khoirun Nisak, Marzuki Wardi, Ulis Fajar Istyaningsih. 

Buku ini digagas oleh Kelas Menulis Cerpen Online (KMCO), yang dipandu oleh Aliya Nurlela dan Ken Hanggara. Cerpen-cerpen di dalamnya, ditulis oleh para penulis KMCO angkatan 1 dan 2. Terbitnya buku ini diharapkan jadi pemicu pengalaman yang baik, dan tentu saja akan sangat bagus apabila pesan-pesan positifnya dapat tersampaikan ke pemba…

Penerbitan Buku Antologi Cerpen Bertema "Cinta Sejati"

Yuk, terbitkan buku cerpen bersama!

[Tema Cerpen “Cinta Sejati”]

Dibuka: 2 Januari 2018
Deadline: 20 Februari 2018

Cinta itu indah, cinta itu penuh warna, cinta itu anugerah. Tidak hanya perasaan bahagia yang dirasa saat cinta bersemi, tapi juga rasa sakit dan sedih. Lantas bagaimana rasanya cinta sejati itu? 

Ada yang menyimpulkan jika cinta sejati adalah cinta yang sempurna. Sulit ditemukan namun kehadirannya didambakan oleh semua orang. Bagaimanakah definisi Anda tentang cinta sejati? FAM Indonesia melalui Divisi Penerbitan FAM Publishing mengajak Anda untuk berbagi tentang definisi cinta sejati melalui sebuah cerita pendek.

Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan. Hanya dipilih 40 karya penulis!

Bagaimana cara mengirim cerpen dan diterbitkan di buku ini?

Pertama, penulis umum (baik anggota FAM Indonesia maupun nonanggota), baik berdomisili di Tanah Air maupun di Mancanegara.

Kedua, naskah cerpen ditulis di microsof word 2003 atau 2007, ukuran kertas kuarto A4, jenis huruf Time New Rom…

Oprah Winfrey, Menerobos Masalalu yang Suram

By: Aliya Nurlela
Oprah Winfrey, ratu talkshow ternama dunia memiliki masalalu yang suram. Kedua orangtuanya bercerai, saat Oprah masih kecil hingga mengharuskannya tinggal di rumah sang nenek dalam lingkungan miskin dan kumuh. Enam tahun kemudian, ia tinggal bersama ibunya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Namun, sejak umur 9 tahun (selama 4 tahun) ia mendapat pelecehan seksual dari saudara sepupu dan teman-temannya. Di usia 13 tahun, Oprah melahirkan bayi laki-laki dan dua minggu kemudian, bayinya meninggal. Oprah mencoba melarikan diri dari rumah dan dikirim ke tahanan anak, tapi ditolak karena penuh. Setelah itu, ia pergi dan tinggal bersama ayahnya yang kemudian mendidiknya dengan kedisiplinan.

Usia 17, Oprah Winfrey memenangkan kontes kecantikan Miss Black Tennessee  dan mendapat tawaran pekerjaan on-air di WVOL, sebuah stasiun radio yang melayani komunitas Afrika Amerika di Nashville. Oprah terus belajar dan berkarir, hingga mengantarkannya pada kesuksesan dan terkenal.

Penerbitan Buku Antologi Puisi Bertema "Cinta di Ujung Pena"

Yuk, terbitkan buku puisi bersama!

[Puisi Bertema “Cinta di Ujung Pena”]

Dibuka: 22 Desember 2017
Deadline: 22 Januari 2018

Bentuk dari cinta memang tak ada batasnya. Cinta bisa bersemi di mana pun, termasuk di ujung pena. Bersama dengan goresan pena di atas kertas, kita bisa merasakan cinta yang terasa indah. Untuk itu FAM Indonesia mengajak Anda menuliskan cinta itu dalam bait-bait puisi indah.

Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan. Hanya dipilih 60 karya penulis!

Bagaimana cara mengirim puisi dan diterbitkan di buku ini?

Pertama, penulis umum (baik anggota FAM Indonesia maupun nonanggota), baik berdomisili di Tanah Air maupun di Mancanegara.

Kedua, naskah puisi ditulis di microsof word 2003 atau 2007, ukuran kertas kuarto A4, jenis huruf Time New Roman, ukuran huruf 12.

Ketiga, panjang naskah tiap puisi maksimal 1 (satu) halaman, cukup 1 (satu) spasi.

Keempat, masing-masing peserta mengirimkan (maksimal) 3 (tiga) judul puisi bertema “Cinta di Ujung Pena”. Namun yang akan dipilih hanya…

Klepon Pintar

Judul: Klepon Pintar
Penulis: Mariane Christabel Kimiko (Kiko)
Kategori: Kumpulan Cerpen
ISBN: 978-602-335-324-8
Terbit:  Desember 2017
Tebal: x + 112 hal; 14 x 21cm
Harga: Rp40.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir)

Sekolah Clarice dan Zahra suatu hari mengadakan lomba bagi murid-muridnya untuk berjualan, terserah apa pun bentuk jualannya asalkan unik. Tak disangka ternyata jualan mereka yang berbahan klepon banyak yang membeli karena sangat unik dan membuat pembelinya "pintar", hingga akhirnya mereka berhasil menjadi pemenang lomba. -Klepon Pintar

Sambil mengendap-endap di ujung tangga dan di dalam kegelapan, Hanni, Kella dan Jema melihat ada sesosok perempuan dengan rambut terurai sedang memainkan piano tua di rumah Michii. Jika itu manusia, mana mungkin selarut ini masih ada yang memainkan piano. Antara penasaran dan rasa takut, akhirnya mereka berlarian kembali ke dalam kamar dan menunggu hingga esok pagi untuk memastikan siapa yang memainkan piano tua itu setiap malam. -Misteri Pi…

Bait-bait Puisi Ramadhan

Judul: Bait-bait Puisi Ramadhan
Penulis: 28 Penulis
Kategori: Kumpulan Puisi
ISBN: 978-602-335-300-2
Terbit:  Desember 2017
Tebal: viii x 95 hal; 14 x 21cm
Harga: Rp55.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir)

Adhiet's Ritonga, Amna Wati, S.Pd.I, Amrin Tambuse, Andriyana, Anita Firdaus, Annisa Fitri, Cindy Chang, Dwie Kartika Sari, Evi Putrianti, Fransiska Aria Kusuma, Hafizha Nabilah Zhafarina, Hidayah Nuril Phasa, Kurnia Ganda Putri Nasution, Lailatul Izzah, Laily Syarifah, Mochamad Ikbal Fawzi, Ning Izmi Nugraheni, Nur Khofifah Bahru, Nurul Fadhilla, Panggih Cahyo Setiaji, Petra Lugas Nuswantoro, Putri Habibah Abidin, Halim, M.Pd, Selfin Salawati, S.Pd, Siti Muawanah, Ulis Fajar Istyaningsih, Wandri, Yuniwati. 
Setiap datang Bulan Suci Ramadan, umat islam bergembira menyambutnya. Ramadan menjadi penanda perbaikan diri, peningkatan ibadah dan pendekatan terhadap Sang Pencipta. Banyak hati berharap pengampunan dosa di bulan nan mulia itu. Dengan kata lain, di bulan Ramadan, banyak yang bersimpu…

SELAMAT! Pemenang Lomba Kata Mutiara Bertema Waktu

Kediri, FAMNEWS - Setelah membuka kesempatan selama satu bulan penuh sejak 1 hingga 30 November lalu, pengurus pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia mengumumkan pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif bertema Waktu, Jumat (15/12).

Lomba tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat banyak orang dalam berkarya, memginspirasi, menggugah, dan mengandung pesan-pesan yang dapat dijadikan renungan. Tiga dari 900-an naskah telah diseleksi oleh tim FAM, sebagai tiga kata mutiara terbaik dan 20 kata mutiara terpilih.

TERBAIK 1: Yesa Fitrawati, Sukabumi dengan kata mutiara:
"Waktu ibarat buku. Bila berisikan karya yang bagus maka buku itu akan berakhir di pustaka dan berlabuh di tangan para cendekia. Tetapi bila hanya berisikan coretan semata maka akan berakhir di mulut rayap, berdebu dan berlabuh di tungku. 

TERBAIK 2: Ely Lestari, Hongkong dengan kata mutiara:
"Lorong waktu hanya ada dalam dongeng dan film. Faktanya masa lalu dan masa depan tidak dapat diubah, namun waktu bisa bersa…

Kegagalan Menulis

By: AsyahAl-ayubi


Judul di atas bukan bentuk provokasi untuk berhenti menulis. Adakalanya kita membutuhkan tulisan bernada negatif untuk membangunkan pikiran-pikiran positif dalam diri, dan mengatakan “Aku Bisa!” Menulis bagi saya bukan hal baru, tentu bagi pembaca menulis sudah dilakoni dari sekolah tingkat dasar hingga saat ini. Tapi menulis disini bukan sekadar menulis huruf atau menjiplak seperti yang dilakukan saat kecil atau di lembaga pendidikan.

Banyak orang-orang yang melakukan kegiatan menulis, bahkan menulis sudah dijadikan profesi yang “menghasilkan”, dengan menulis terkumpulah pundi-pundi receh yang menjanjikan. Selain itu karya tulisan yang dinikmati pembaca melalui media cetak atau elektronik adalah kebanggaan bagi seorang penulis.

Nah, bagaimana jika tulisan Anda tak pernah bertengger di media apa pun? Atau kalah dalam sayembara menulis yang kini berseliweran di mana-mana. Tentu sedih dan kecewa karena kegagalan yang ternyata bukan terjadi sekali atau dua kali. Bertubi-tu…

'Klepon Pintar' Kiko Motivasi Anak-Anak untuk Menulis

Sidoarjo, FAMNES - Peluncuran buku bertajuk "Klepon Pintar" yang ditulis Marriane Christabel Komiko - atau yang akrab disapa Kiko, dilakukan secara sederhana di SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo tempatnya menimba ilmu, Rabu (13/12). Sebagai wujud rasa syukur, Kiko dan teman-teman satu kelasnya melakukan potong tumpeng bersama kepala sekolah, dilanjutkan dengan makan bersama para guru.

Patric, ayah Kiko mengaku bangga dan akan terus mendukung pencapaian putrinya tersebut. "Satu hal lagi yang membanggakan kami, ternyata dengan terbitnya buku ini telah memotivasi beberapa teman Kiko untuk menulis. Baik itu teman sekolah, maupun beberapa anak dari teman kami sebagai orangtuanya" ungkap Patric.

Ternyata, menurut sang ayah, talenta menulis Kiko kian terasah saat ia masuk Ekstra kurikuler Jurnalistik dibawah bimbingan gurunya, Mohamad Solikhan. Bulan Mei 2017 lalu, Patric mengatakan bahwa reportase Kiko dalam kegiatan sekolahnya juga sempat dimuat di salah satu koran lokal di …

Penerbitan Buku Antologi Puisi Bertema "Januari"

Yuk, terbitkan buku puisi bersama!

[Puisi Bertema “Januari”]

Dibuka: 15 Desember 2017
Deadline: 15 Januari 2018

Bulan Januari sebentar lagi tiba. Bulan yang dinanti, bulan pembuka awal tahun. Banyak tekad dan semangat baru yang dicanangkan di bulan tersebut. Tentu saja, bagi seorang penulis, Januari adalah inspirasi yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Untuk itu, FAM Indonesia mengajak Anda membukukan puisi-puisi indah bertema “Januari.”

Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan. Hanya dipilih 60 karya penulis!

Bagaimana cara mengirim puisi dan diterbitkan di buku ini?

Pertama, penulis umum (baik anggota FAM Indonesia maupun nonanggota), baik berdomisili di Tanah Air maupun di Mancanegara.

Kedua, naskah puisi ditulis di microsof word 2003 atau 2007, ukuran kertas kuarto A4, jenis huruf Time New Roman, ukuran huruf 12.

Ketiga, panjang naskah tiap puisi maksimal 1 (satu) halaman, cukup 1 (satu) spasi.

Keempat, masing-masing peserta mengirimkan (maksimal) 3 (tiga) judul puisi bertema “Januar…

Tim Pustaka Merdeka Kunjungi FAM Indonesia

Kediri, FAMNEWS - Tim Pustaka Merdeka Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri mengunjungi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia,Selasa (13/12). Aliya Nurlela--Pendiri FAM Indonesia menyambut baik kunjungan literasi oleh 5 mahasiswa, yang didampingi Moch Basit Aulawi S.Pd S.IPI, pengurus perpustakaan STAIN Kediri tersebut.

Dikatakan Moch Basit Aulawi, Pustaka Merdeka berdiri beberapa minggu yang lalu, sebagai 'follow up' dari Workshop Menulis yang digelar 23 November 2017. Pustaka Merdeka sebagai wadah literasi bentukan perpustakaan STAIN Kediri yang anggotanya terdiri dari para peserta workshop menulis. 



Kunjungan semakin hangat dengan sharing kepenulisan dan pembahasan program kerja tim pustaka ke depan. Aliya Nurlela yang sudah 5 tahun lebih mengelola FAM Indonesia, juga membagi tips mengelola komunitas kepenulisan dan tips menulis bagi pemula. Ia berharap, melalui Pustaka Merdeka akan kembali lahir karya hebat dari penulis-penulis muda. (TIM MEDIA FAM)

Pengumuman Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Bertema Waktu

Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia hari ini Jumat, 15 Desember 2017 mengumumkan nama-nama pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif bertema Waktu.

FAM Indonesia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti lomba ini. Dari lebih 900-an naskah kata mutiara yang masuk ke email panitia, FAM menyeleksi 3 (tiga) Kata Mutiara Terbaik dan 20 (dua puluh) Kata Mutiara Terpilih.

Setelah membaca, menimbang, menilai, lalu menetapkan, maka Tim juri FAM Indonesia memutuskan inilah 3 (Tiga) Pemenang Lomba Kata Mutiara Inspiratif Terbaik  yang ditaja FAM Indonesia:

TERBAIK 1: Yesa Fitrawati (Sukabumi)
Kata Mutiara:
Waktu ibarat buku. Bila berisikan karya yang bagus maka buku itu akan berakhir di pustaka dan berlabuh di tangan para cendekia. Tetapi bila hanya berisikan coretan semata maka akan berakhir di mulut rayap, berdebu dan berlabuh di tungku. 


TERBAIK 2: Ely Lestari (Hongkong)
Kata Mutiara:
Lorong waktu hanya ada dalam dongeng dan film. Faktanya masa lalu dan m…

Komunitas Pegiat Literasi Jawa Barat Suarakan Anti Korupsi dengan Puisi

Cianjur, FAMNEWS - Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang jatuh pada Sabtu lalu, (09/12) dimaknai tidak biasa oleh komunitas pegiat literasi. Menghadirkan legislatif, Muhammad Toha--Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Ruang Sastra Cianjur bersama Forum Aktif Menulis (FAM) cabang Jabar, Forum Lingkar Pena (FLP) Jabar, dan media patner lainnya mengadakan parade puisi, di halaman Gedung Ampera DKKC Cianjur.

Mengapa memilih puisi?



Menurut Dedi Saeful Anwar, penulis "Beyond the Dream" yang turut hadir mewakili FAM Jawa Barat, puisi merupakan cara 'anti mainstream' untuk mengungkapkan "Tidak" pada korupsi. Lebih lanjut ia menuturkan, ada perlawanan dalam setiap bait untuk hal yang merugikan rakyat dan negara tersebut. Dalam setiap kata, terkandung makna yang dalam untuk diresapi hikmahnya.

Dedi Saeful Anwar sendiri dalam kesempatan tersebut, turut membawakan dua judul puisi. Selain itu, Subhan Ihsan--ketua Ruang Sastra Cianjur dan Iwan B Setiawan dari Sanggar Nina…

Motivasi Aliya Nurlela untuk Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Madura, FAMNEWS - Seminar kepenulisan dalam rangka Journalist Day dengan tema "Menulis sebagai Instrumen Perekam Jejak Sejarah", sukses digelar oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) ALIPI Universitas Trunojoyo Madura, Sabtu (9/12/2017). Aliya Nurlela--Novelis & Pendiri Forum Aktif Menulis ( FAM) Indonesia yang hadir sebagai pembicara, mengaku bangga atas antusiasme 80 peserta dari berbagai fakultas, yang memadati aula R-KBD Universitas Trunojoyo Madura.
Aliya sangat berterimakasih atas sambutan dan pelayanan yang baik dari pihak panitia, sejak penginapan hingga penghujung acara. Ia berharap, materi yang disampaikan akan memberi pengaruh terhadap minat menulis di kalangan mahasiswa.



Dalam kesempatan tersebut, Aliya terus memotivasi peserta dalam hal menulis. Ia juga berbagi tips menulis cerpen bagi pemula. Adapun penyampaian materi dibagi dua sesi. Menurutnya, pada kedua sesi tersebut peserta sangat antusias bertanya. Namun pertanyaan harus dibatasi hanya untuk 8 orang. Semua p…

Wisuda Tepat pada Waktunya

By: Putra Astaman
Lulus kuliah tidak perlu secepat kilat apalagi lama ‘selama-lamanya’, yang perlu itu adalah pengalaman selama menimba ilmu di dalam kampus bukan hanya masalah waktu tapi secara umum tentang kualitas.

Siapa yang tidak bangga saat mengetahui dirinya berhasil lulus di Perguruan Tinggi Negeri, ucapan syukur terus berlantun asyik, “Alhamdulillah, terimakasih ya Allah” gumam segelintir orang. Seperti itulah yang Saya, Anda, dan Kita semua rasakan saat pertamakali melihat hasil seleksi dan lulus melalui jalur SBMPTN atau SNMPTN. Perasaan senang, syukur, dan bangga berhasil kita himpun dalam jiwa ini sewaktu itu. Bayangan akan dunia kampus yang penuh literasi dan hal-hal baru mulai berlalu-lalang di fikiran kita.

Masuk dalam dunia kampus ternyata banyak hal yang ditemukan. Mulai dari jadwal kuliah yang begitu dinamis sampai serba-serbi pergaulan ala-ala separatis. Alhasil dari semua itu terbentuklah beragam karakter mahasiswa. Karakter-karakter mahasiswa inilah yang kemudian me…

Beyond The Dream Hadir di Tengah Keluarga

By: Dedi Saeful Anwar
Launching sebuah buku di gedung itu hal biasa. Launching buku di kampus atau di tengah pecinta literasi mungkin itu bukan hal aneh. Bagaimana kalau launching buku di tengah keluarga? Hemm...sepertinya masih jarang.

Emang ada, peluncuran buku baru yang masih hangat dari percetakan lalu launching di tengah-tengah acara keluarga? Jawabannya tentu ada.

Lho, kok bisa? Why not?


Seperti yang terjadi pada hari ini, Minggu, 10/12/2017. Buku "Beyond The Dream" terbitan FAM Publishing, yang merupakan buku tunggal ke-tiga ini, saya luncurkan di tengah kemeriahan dan suasana kehangatan silaturahim keluarga besar dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, dan tak ketinggalan family dari Kab. Cianjur sendiri.

Ada kesan mendalam tentu saja, selain mengenalkan dunia literasi di tengah keluarga, berbagi inspirasi tentu saja menambah hangat ikatan persaudaraan. Tak ubahnya ibarat oase di tengah gersangnya komunikasi yang tersekat kesibukan dan rutinitas …