• Info Terkini

    Sabtu, 15 April 2017

    Tips Sederhana Menulis Puisi


    Menulis puisi bagi sebagian orang masih dianggap sulit. Ada juga yang mengatakan bahwa menulis puisi itu mudah dan menyenangkan. Nah menurut kalian menulis puisi itu sulit atau mudah? Sudah cukup dijawab dalam hati saja. Hehehe…                                                                                   

       Menulis puisi akan terasa sulit jika sebelum menuliskan rangkaian kata nan bertabur makna, pola pikir kita sudah membayangkan hal-hal yang menyulitkan dalam melakukan kegiatan ini. Namun, menulis puisi akan terasa mudah dan menyenangkan jika sebelum menulis kita bersikap santai dan membayangkan hal-hal yang menyenangkan. So, buat kalian yang mau menulis puisi bawa santai aja. Hehehe, maklum korban iklan.

    Sebelum kita membahas mengenai puisi lebih jauh, sebenarnya apa sih itu puisi? Apa definisi dari puisi? Menurut KBBI, puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman hidup dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.  Bagi saya sendiri puisi adalah ungkapan perasaan jiwa sang penyair yang dituangkan melalui kata-kata (bahasa) yang mengalir dari benak penyair. Mungkin kalian juga memiliki definisi puisi tersendiri.

    Setelah kita mengetahui definisi tentang puisi, timbul pertanyaan bagaimana cara membuat puisi itu. Baiklah di sini saya akan berbagi tentang tips menulis puisi bagi pemula. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema/ide. Tema itu penting banget, sob. Karena tema adalah nyawa bagi setiap tulisan yang akan kita buat, tak terkecuali dalam hal menulis puisi. Ide menulis puisi bisa datang secara tiba-tiba. Ide tersebut bisa berkaitan dengan masalah sosial, keagamaan, perasaan cinta, kerinduan, kesedihan, dan lain-lain. Banyak banget kan tema yang bisa diambil untuk menulis puisi. Yakin masih beranggapan menulis puisi itu sulit?

    Ide sudah didapat, langkah selanjutnya sebagai penulis kita harus mewujudkan ide itu menjadi sebuah puisi. Tentunya dibutuhkan kreativitas dan pemilihan kata-kata yang tepat untuk membangun suasana puisi itu. Sebagai contoh, kita ambil tema ‘’cinta pandangan pertama’’.  Pilihlah kata-kata secara cerdas dan hati-hati. Puisi yang indah tidak terlepas dari pemilihan kata yang tepat.  Pandangan pertama berhubungan erat dengan mata.

    Langkah awal kita harus mencari sinonim atau kata yang memiliki makna yang sama. Sinonim dari mata adalah netra. Selanjutnya cari kata-kata yang masih berhubungan dengan tema. Misalnya kita gunakan kata “ melihat’’. Masih dengan cara yang sama carilah sinonim dari kata yang diinginkan. Sinonim dari kata melihat adalah memandang, memantau, menatap, mengintip, melirik. Selanjutnya, olah kata dalam bait agar menjadi lebih menarik. Buatlah berbagai kalimat dengan makna yang sama.

    Contoh :

    Saat mataku melihatnya
    Ada getaran dalam hatiku
    Mungkinkah ini cinta yang kurasakan
    Terasa hangat mengalir ke seluruh tubuhku


    Maka bisa diubah menjadi :

    Tatkala netraku memandangnya
    Ada debar dan getar dalam dada
    Inikah cinta yang kurasakan:
    Terasa hangat menjalar ke seluruh syarafku

     Puisi kedua lebih menyentuh hati. Kenapa? Karena pemilihan kata yang tepat dan sesuai dengan suasana. Hal yang tak kalah penting dalam menulis puisi adalah banyak berlatih, dengan melakukan praktik secara langsung otomatis kita terbiasa menentukan diksi yang tepat dan sesuai dengan yang kita inginkan. Bangun suasana saat akan menulis puisi agar apa yang ingin kita  ungkapkan sampai kepada pembaca. Setelah kita bisa menyelesaikan satu puisi, jangan lupa untuk mengevaluasi hasil karya kita, misalnya kita bisa memodifikasi, merevisi, menambah atau menghilangkan bagian-bagian yang tidak sesuai. Satu hal lagi perbanyak membaca karya-karya orang lain untuk menambah wawasan dan menambah perbendaharaan kata. Akhirnya, selamat berkarya, selamat belajar dan berlatih menulis puisi agar pikiran dan hati ikut berkreasi.
      
    ‘’Berkaryalah sesuka hatimu asal jangan sampai melanggar peraturan. Berkaryalah dan tunjukkan pada dunia bahwa dirimu ada. Berkaryalah dengan hatimu dan cintailah karyamu. Berkaryalah semoga dengan karya itu dirimu bisa lebih baik dan bisa lebih hidup. Berkaryalah jika itu merupakan panggilan jiwamu. Berkaryalah jika itu panggilan hidupmu. Berkaryalah dan tunggu keajaiban dari karyamu’’.

    *)Eka Puspitasari. Dilahirkan di Bogor, 15 November 1996. Hobi menulis dan membaca. Berdomisili di Bogor, Jawa Barat. Beberapa karya sudah diterbitkan dalam buku antologi bersama.


    Foto: Google
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Tips Sederhana Menulis Puisi Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top