• Info Terkini

    Selasa, 23 Mei 2017

    Memaknai Kegagalan sebagai Modal Kesuksesan



    By: Nuryadin 

    Sebagian besar kita mungkin pernah mengalami dan merasakan secara langsung yang namanya kegagalan. Entah itu gagal dalam pekerjaan, pendidikan, kompetisi, pertandingan, persahabatan, menjalin hubungan dengan orang terkasih, dan dalam berbagai aspek kehidupan lainnya. 

    Saat mengalami suatu kegagalan respon kita biasanya beragam. Ada yang menerima kegagalan dengan lapang dada dan perasaan legowo. Ada yang menanggapinya dengan sikap biasa-biasa saja. Dan ada juga yang meratapi, menyesali, dan menyalahkan diri sendiri ataupun pihak lain atas kegagalan yang dialami. 

    Tentu hal-hal tersebut wajar terjadi. Karena kegagalan pada dasarnya memang mendatangkan perasaan yang tidak mengenakkan. Siapa sih yang ingin gagal? Semua orang pasti ingin apa yang dilakukan dalam hidupnya berhasil dan sukses. 

    Namun kita harus memahami bahwa kegagalan merupakan suatu hal yang lumrah adanya. Kegagalan itu sendiri laksana siklus kehidupan. Ia adalah pasangan dari sebuah kesuksesan. Keduanya terus berputar. Bergantian dalam mengikuti dinamika kehidupan manusia. Suatu ketika seseorang mengalami kegagalan, di kesempatan lain ia menggapai kesuksesan. Demikian sebalikanya. 

    Refleksi dan Terus Berusaha

    Ketika mengalami kegagalan, kita sepatutnya belajar dan mengevaluasi apa yang telah dilakukan. Seberapa besar usaha yang telah kita perjuangkan. Apakah upaya kita selama ini sudah berada pada koridor yang benar atau tidak? Di situlah kita merenung dan melakukan refleksi.

    Kegagalan sejatinya menjadi sinyal dan indikasi bahwa ada hal yang kurang atau tidak kita cermati, sehingga target dan hasil yang ingin kita raih tidak tercapai. Bisa pula kegagalan terjadi karena terdapat suatu hikmah dan pelajaran penting yang ada di baliknya, yang kadangkala luput dari pengamatan kita.

    Lebih lanjut jika suatu kegagalan kita cermati dengan bijak, justru hal itu dapat mendewasakan diri kita dalam menjalani kehidupan. Penting pula kita camkan bahwa kegagalan tidak perlu kita sesali dan ratapi terus-menerus, sehingga membuat semangat hidup mengendur, dan kehidupan kita menjadi berantakan.
    Anggaplah kegagalan sebagai proses dan warna dalam kehidupan. Pepatah populer berikut setidaknya dapat menyemangati hidup kita saat mengalami sebuah kegagalan, kegagalan adalah sukses yang tertunda.

    Belajarlah dari kehidupan orang-orang besar yang sukses hidupnya. Mereka yang meraih sukses tersebut tentu pernah mengalami kegagalan. So, kenapa takut gagal? Teruslah berusaha. Nikmati prosesnya. Jika gagal, coba lagi dan lagi. Semakin kita paham akan kegagalan, semakin dewasa kita dalam menjalani hidup, dan peluang berhasilpun semakin besar pula. Begitulah filosofi kegagalan. [FAM]

    *)Nuryadin, kelahiran Puruk Cahu, Kalimantan Tengah. Hobinya membaca dan menulis. Menyelesaikan studinya di Banjarmasin dan Yogyakarta. Beberapa karya tulisnya dimuat di koran, majalah, jurnal, website, dan buku antologi.

    Foto: Google


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Memaknai Kegagalan sebagai Modal Kesuksesan Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top