Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2017

Undangan Penerbitan “Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid 9”

Penerimaan naskah: 1 Juli 2017
Deadline: 3 Oktober 2017
Salam aktif, Penulis Indonesia! Sebuah program unggulan diluncurkan FAM Indonesia sejak tahun 2013, yaitu penerbitan buku ENSIKLOPEDI PENULIS INDONESIA yang berisi tentang RIWAYAT HIDUP, PROSES KREATIF DAN PERJALANAN KEPENULISAN mereka, yang dimulai sejak awal menulis plus dengan segala macam cerita ‘jatuh-bangunnya’ hingga menghasilkan karya sampai hari ini. Buku ini diterbitkan berseri: JILID 1, 2, 3, 4, 5, 7, (sudah terbit), 8 (proses terbit)... dst, ditulis oleh banyak penulis yang punya mimpi dan ingin membagi mimpi mereka kepada banyak orang.
Saat ini dibuka untuk jilid 9. Hanya dipilih 25 profil penulis! Buku ini akan menjadi “saksi sejarah” yang mencatat perjalanan karir kepenulisan Anda dan menjadi referensi banyak orang yang ingin mengenal sosok dan kiprah Anda di dunia kepenulisan. Buku ini juga dapat menjadi “paket hadiah” istimewa untuk orang-orang yang Anda cintai dan menjadi rujukan bagi penulis-penulis muda lainnya…

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Keluar besar Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, mengucapkan:
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H MOHON MAAF LAHIR & BATIN
*Libur lebaran pengurus pusat FAM: 24 Juni sd 10 Juli 2017
*Pelayanan online tetap berjalan, namun tidak se-aktif hari biasa.
*Bagi Anda yang mengikuti event lomba maupun antologi, silakan tetap mengirimkan naskah via email. Namun balasan dan update peserta akan dimulai lagi setelah admin aktif kerja kembali (usai libur moment lebaran).

Terima kasih kepada semua FAMili yang sudah berkarya bersama FAM Indonesia. Salam literasi!

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Penerbitan Antologi Puisi Bertema “Kenangan di Bangku SMA”

Yuk, terbitkan buku puisi bersama!

[Puisi Bertema “Kenangan di Bangku SMA”]

Dibuka: 1 Juli 2017
Deadline: 1 Agustus 2017


Setiap orang yang pernah menduduki bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) pasti mempunyai kenangan dan kisah indah yang tak terlupakan. Guru bidang studi yang mengesankan plus membosankan, mata pelajaran yang membuat kening berkerut, ekskul (ekstrakurikuler) yang full padat tapi oke banget diikuti, dan eratnya persahabatan hingga mengenal cinta pertama yang membuat pipi bersemu merah. Sayang, jika kenangan indah itu berlalu atau dilupakan begitu saja. Tulislah menjadi puisi yang menarik!

Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan. Hanya dipilih 60 karya penulis!

Namun ingat ya, berhubung ini buku antologi bersama, FAM Indonesia sebagai pihak penyelenggara hanya membantu seleksi naskah, menerbitkan jadi buku, promo dan memberikan piagam kepada semua penulis yang tercantum dalam buku. Buku akan diterbitkan secara indie/self publishing. Sedangkan biaya penerbitan, diusung bers…

Ryan Pramana Putra, Penulis Muda yang Menorehkan Prestasi

Ryan P. Putra. Pria kelahiran Surabaya, 29 November 1997. Sejak pertengahan 2016, ia mulai kuliah S1 Departemen Fisika di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Mulai menulis sejak duduk di bangku kelas 9 SMP. Ia mulai menulis bukan karena hobi, tetapi karena ‘dendam’. Kisah awal menulisnya dimulai saat ia menerima tugas menulis cerpen dari Dispendik Kota Surabaya pada tahun 2013. Selain untuk penilaian mata pelajaran Bahasa Indonesia, cerpen tersebut akan dipilih untuk diterbitkan menjadi buku antologi cerpen. Dengan iming-iming seperti itu, ia sangat berambisi untuk menulis cerpen.

Ketika akan menulis cerpen, ia tidak bisa menciptakan gagasan. Meski temanya cukup mudah yakni idolaku, ia masih kebingungan. Menurutnya, ia tidak boleh menulis tentang orang tua, artis, atau khalifah, karena menurutnya hal tersebut akan banyak yang menulisnya. Sehingga, ia harus menciptakan bahasan yang lain. Namun, ia tidak bisa menemukan. Sehingga mencoba browsing cerpen di internet dengan tema yang sama.…

Perpanjangan Penerimaan Naskah Antologi Aku dan Buku

Yuk, terbitkan buku antologi bersama! Penerbitan buku ini diselenggarakan oleh FAM BUKU, dalam rangka menumbuhkan minat baca masyarakat melalui buku karya anak negeri. Penerimaan Naskah Diperpanjang Hingga 15 Juli 2017 Anda dan buku pasti memiliki keterikatan. Lewat buku, Anda mendapatkan berbagai pengetahuan, wawasan, pengalaman sekaligus pertemanan. Seseorang bisa meraup banyak inspirasi dari buku yang dibacanya. Itu sebabnya, buku sangatlah penting sebagai sumber ilmu. Nah, Anda pasti memiliki pengalaman berkesan seputar buku—apakah terinspirasi oleh sebuah buku setelah membacanya, memiliki semangat membaca, mendorong rajin menulis dan pengalaman lainnya. FAM BUKU mengajak Anda bercerita pengalaman itu, melalui kisah inspiratif. Karya Anda yang lolos seleksi akan dibukukan. Namun ingat ya, berhubung ini buku antologi bersama, FAM BUKU sebagai pihak penyelenggara hanya membantu seleksi naskah, menerbitkan jadi buku, promo dan memberikan piagam kepada semua penulis yang tercantum dalam b…

Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Apresiasi Lahirnya Karya Penulis Baru

Kediri-Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia di usianya yang ke-5 tahun, telah banyak membina serta melahirkan penulis-penulis muda yang aktif berkarya. Sebagian penulis aktif mengirimkan karyanya ke media dan sebagian lainnya, menerbitkan naskah-naskah karyanya dengan cara dibukukan. 

FAM Indonesia sangat mengapresiasi tingginya semangat berkarya itu. Salah satu apresiasi dari FAM Indonesia adalah dengan memudahkan para penulis dalam menerbitkan karyanya. Bahkan, menyediakan ruang diskusi dan bimbingan bagi penulis yang memerlukan. 

“Media untuk berkomunikasi saat ini, sangat mudah. Bisa melalui sms, WA, telepon, facebook maupun email. FAM Indonesia mengaktifkan semua media tersebut untuk kelancaran komunikasi dengan penulis,” ujar Aliya Nurlela, Pegiat FAM yang aktif berkomunikasi dengan para penulis. 


Tahun 2016, bisa dikatakan sebagai tahun lonjakan masuknya naskah ke meja FAM Indonesia. Baik naskah untuk diulas, atau diterbitkan menjadi buku. Melalui Divisi Penerbitan FAM Publishing, …

Menulis Itu Tidak Perlu Nilai

By: Najla Al-Faiq

Menulis adalah satu aktivitas yang  kita lakukan sejak masih kecil. Namun menulis di bahasan ini bukanlah menulis abc seperti yang dilakukan anak Sekolah Dasar. Melainkan menulis sesuatu yang itu akan bermakna bagi orang-orang di sekitar, seperti puisi, cerpen, novel, esai ataupun artikel. 

Tidak sama halnya seperti pelajaran di sekolah, menulis itu tidak perlu dinilai. Karena nilai suatu tulisan akan berbeda bagi setiap pembacanya. Si A bilang kalau tulisan ini adalah tulisan yang paling bagus, tapi si B menyangkal jika ada tulisan lain yang jauh lebih bagus. Jadi bisa dibilang nilai dari suatu tulisan itu sifatnya relatif, tergantung dari siapa yang membaca, orang mana yang membaca, dan latar belakang orang yang membaca. 

Sepisau Rindu

Judul: Sepisau Rindu
Penulis: Alvin Shul Vatrick
Kategori: Buku Kumpulan Puisi
ISBN: 978-602-335-265-4
Terbit:  Juni 2017
Tebal: 119 hal; 14 x 21cm
Harga: Rp35.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir) 

Pada gilirannya, aku tersuguhkan kumpulan puisi Sepisau Rindu karya Alvin Shul Vatrick. Sebagaimana aku mesti berpikir bening tanpa intervensi, mencoba menghayati alam imajinasi memberikan penilaian tanpa penghakiman. Tentunya dengan nalar serta berorientasi obyektif.

Bukan bermaksud membandingkan siapa yang lebih hebat dan dikenal, antara karya fenomenal Kahlil Gibran dengan karya-karya puisi Alvin Shul Vatrick. Lagi pula rentang ruang dan waktunya, berjarak teramat jauh. Malahan, aku menangkap nuansa aura yang berbeda. Di mana pengungkapan kerinduan bagi Kahlil Gibran melalui karya puisinya, masih terbilang sederhana  dalam pengunaan idiom. Sedangkan pada karya Alvin Shul Vatrick, teramat kaya dengan kekuatan dalam memadukan perasaan hati dan pikiran begitu kental mengawinsilangkan dengan alam dan …

Cita Cinta

Judul: Cita Cinta
Penulis: Ilham Hidayat
Kategori: Buku Kumpulan Puisi
ISBN: 978-602-335-246-3
Terbit:  Juni 2017
Tebal: 10 + 172 hal; 14 x 21cm
Harga: Rp42.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir) 

Cita Cinta ini dapat pula bermakna bahwa segala sesuatu yang ingin kita gapai haruslah berlandaskan Cinta, sebab tidak mungkin Cita kita wujudkan ketika tidak ada Cinta. Atau dapat pula bermakna bahwa dengan Cinta kita dapat menggapai Cita. Ada pergolakan pikiran dan perasaan ketika berbicara cita cinta.

Gita, saya interpretasikan sebagai keinginan untuk menggapai sesuatu yang berorientasi pada nalar. Dalam hal ini seakan-akan kita berenang dalam lautan darah dan terbius oleh penyakit hedonis yang nyatanya melemahkan daya berpikir kritis kita.

Cinta, saya maksudkan berupa perjalanan kasih sayang yang dapat terjadi secara dinamis. Dimana cinta dapat menghadirkan seberkas cahaya untuk menerangi jiwa menuju ruang damai, atau sebaliknya berupa perjalanan yang dapat membuat seseorang teriris sepi akibat duri …

Tim Jurnalis STAIN Kediri Apresiasi Geliat Literasi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia

Kediri-Jumat (16/6), perwakilan Tim Jurnalis STAIN Kediri berkunjung ke Sekretariat FAM Indonesia untuk mewawancarai Pegiat FAM, Aliya Nurlela. Hasil wawancara tersebut, rencananya akan diterbitkan di Majalah Dedikasi STAIN Kediri edisi mendatang. 
Perwakilan Tim Jurnalis tersebut mengatakan, tertarik memilih wadah kepenulisan FAM Indonesia untuk wawancara seputar literasi, sebab wadah ini berada di wilayah Kediri. Namun gaungnya, hingga ke luar daerah. Terbukti, dengan terbentuknya banyak cabang FAM di berbagai kota. Hal lain, karena FAM Indonesia dinilai sebagai wadah kepenulisan yang aktif. Berbagai event kepenulisan rutin digelar, serta melahirkan karya dalam bentuk buku yang tidak sedikit. 
Maria sebagai salah satu perwakilan, mengajukan pertanyaan terkait prospek literasi di wilayah Kediri. Menurut Aliya Nurlela, bahwa prospek literasi di Kediri sangat bagus. Minat membaca dan menulis—terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa—cukup tinggi. Hal itu terbukti dari lomba-lomba kepenu…

Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Aktif Gelar Event Kepenulisan di Bulan Ramadan

Kediri-Geliat literasiForum Aktif Menulis (FAM) Indonesia semakin semarak. Bulan Ramadan dijadikan langkah awal, kembali digelarnya event-event bergengsi. Baik berupa pembukuan karya, lomba cipta puisi, lomba cipta cerpen, maupun lomba menulis kata mutiara bertema Ramadan dan Idul Fitri.
“Saya mengamati dalam lima tahun belakangan ini, minat menulis di Bulan Ramadan meningkat dibanding bulan lainnya. Hal itu terlihat dari antusias para penulis mengikuti event-event kepenulisan. Termasuk dari naskah buku yang masuk ke meja penerbit, jumlahnya lebih banyak,” ujar Aliya Nurlela, Novelis sekaligus Pegiat FAM Indonesia. Hal itu pula yang mendorong FAM Indonesia,menggelar berbagai event kepenulisan dalam rangka memacu semangat menulis di bulan penuh rahmat ini.
Event-event yang digelar FAM di Bulan Ramadan, lebih fokus kepada event kepenulisan yang bersifat online. Artinya, penulis diharuskan mengirimkan karyanya via email atau media online lainnya. Sedangkan acara lain yang diluar online, le…

Lomba Cipta Cerpen Bertema “Bebas (tema apa saja; cinta, persahabatan, keluarga, dakwah dll)” Berhadiah Uang Tunai + Voucher Pulsa, 40 Naskah Terpilih Dibukukan!

Dibuka: 17Juni 2017 Deadline: 5Agustus2017
Yuk, segera kirimkan naskah terbaikmu, berhubung penerimaan naskah hanya50hari. 
SYARAT & KETENTUAN LOMBA
1.Peserta terbuka untuk umum tanpa dibatasi usia, baik di Indonesia maupun luar negeri.
2.        Peserta mengirimkan maksimal 2 (dua) cerpen. Cerpen bertema "Bebas (tema apa saja; cinta, persahabatan, keluarga, dakwah dll)
3.Panjang naskahcerpenmaksimal5(lima) halaman, cukup 1 (satu) spasi.

Penulis # Pengetik, Penulis = Pengetik Plus

By: Syukur Budiarjo
Hanya yang bermental baja yang berani mengambil risiko hidup sebagai penulis semata. Penulis sebagai profesi dapat dihitung dengan jari. Sebab, di negeri ini literasi masih menjadi barang luks, tidak seperti sembako. Budaya baca dan tulis masih sangat perlu diperjuangkan.
Umumnya yang suka menulis adalah para profesional, misalnya guru, dosen, wartawan, dokter, pengacara, dan cerdik cendekiawan. Seandainya tulisan yang dikirim ke media massa ditolak oleh redaksi, mereka tidak berputusasa. Bukankah mereka sudah mendapat penghasilan tetap setiap bulan untuk menghidupi keluarga?
Sebenarnya siapa pun dapat menjadi penulis profesional. Layaknya mereka berniat menggantungkan hidupnya dengan bekerja sebagai penulis semata atau penulis murni. Penulis murni bernapas panjang, menjadi penulis sampai akhir hayat.
Penulis # pengetik
Penulis akan memberdayakan otak dan tangannya dengan maksimal sehingga menghasilkan karya tulis yang layak dibaca oleh siapa pun. Dengan otak dan tangan…

Piagam Kontributor Buku Antologi "Goresan Tinta Mutiara Hitam"

Terima kasih kepada seluruh penulis buku antologi "Goresan Tinta Mutiara Hitam" yang telah berkarya bersama FAM Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh penulis yang tergabung dalam buku ini mendapatkan piagam penghargaan seperti contoh. Piagam dikirim ke email masing-masing penulis.
Adapun nama-nama penulis di buku ini, sbb:
1. Muhammad Amin
2. Rizki Maulinisa
3. Khusnul Khotimah
4. Nurul Zahrizan A
5. Wahidatul Munawarah
6. Hasna Indri
7. Eka Hardiyanti Bugis
8. Rouf Ainur Ridho
9. Salma Novita Masruroh
10. Lili Iswati
11. Tiyan Purwanti
12. Siti Kun Sarifah
Salam aktif!
FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Indiara Rahmita; Penulis Buku Puisi "Qalbu Berbisik"

Indiara Rahmita adalah nama pena dari seorang penulis kelahiran Talago Jaya, 9 Februari 1993 yang bernama lengkap Miftahul Rahmi. Ia mendapat nama pena tersebut dari seorang teman kos-nya yang awalnya hanya sebatas candaan karena ia dianggap mirip dengan orang India, lantas nama itu ia gunakan sebagai nama penanya.
Indiara ternyata sangat tergila-gila dengan puisi, hal itu dialami ketika ia mengikuti lomba baca puisi tingkat kecamatan saat kelas enam sekolah dasar tahun 2007. Ia menyukai puisi karya Taufik Ismail dan Chairil Anwar. Meski begitu ternyata dia belum mampu membuat sebuah puisi. Namun kecintaannya pada puisi tidak pudar dan terus berlanjut hingga bangku perguruan tinggi. Berawal dari kecintaan itu akhirnya dia berhasil menciptakan karya-karya puisi dan juga cerpen yang telah dipublikasikan, diantaranya  puisi Badai Kehidupan Menerjangku (Tabloid Idealita) tahun 2011, Kehancuran Tersembunyi (Majalah Tubuh Jendela) 2011, Mawar Malang (LAPMI AZZAM) tahun 2013, Bendera yang Dic…