• Info Terkini

    Sabtu, 17 Juni 2017

    Tim Jurnalis STAIN Kediri Apresiasi Geliat Literasi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia


    Kediri-Jumat (16/6), perwakilan Tim Jurnalis STAIN Kediri berkunjung ke Sekretariat FAM Indonesia untuk mewawancarai Pegiat FAM, Aliya Nurlela. Hasil wawancara tersebut, rencananya akan diterbitkan di Majalah Dedikasi STAIN Kediri edisi mendatang. 

    Perwakilan Tim Jurnalis tersebut mengatakan, tertarik memilih wadah kepenulisan FAM Indonesia untuk wawancara seputar literasi, sebab wadah ini berada di wilayah Kediri. Namun gaungnya, hingga ke luar daerah. Terbukti, dengan terbentuknya banyak cabang FAM di berbagai kota. Hal lain, karena FAM Indonesia dinilai sebagai wadah kepenulisan yang aktif. Berbagai event kepenulisan rutin digelar, serta melahirkan karya dalam bentuk buku yang tidak sedikit. 

    Maria sebagai salah satu perwakilan, mengajukan pertanyaan terkait prospek literasi di wilayah Kediri. Menurut Aliya Nurlela, bahwa prospek literasi di Kediri sangat bagus. Minat membaca dan menulis—terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa—cukup tinggi. Hal itu terbukti dari lomba-lomba kepenulisan yang pernah digelar FAM Indonesia, peserta selalu meluber. Bahkan, melebihi kapasitas yang ditargetkan. Demikian pula lomba terkait literasi yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kediri, jumlah peserta yang mendaftar, melebihi jatah yang ditentukan. Itu artinya, minat terhadap literasi sangat bagus. 



    Sementara itu Laila perwakilan lainnya, mengajukan pertanyaan terkait pesatnya perkembangan teknologi yang menawarkan cara praktis membaca tanpa membeli buku cetak dan pengaruhnya terhadap penjualan buku. 

    “Buku cetak dan buku digital atau e-book memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Memang, untuk memiliki buku digital tidak perlu susah-susah pergi ke toko buku untuk membelinya. Hanya tinggal men-download dan selesai. Tapi para penulis tetap lebih suka karyanya diterbitkan dalam buku cetak. Karena bagi penulis, karya yang telah dibukukan itu adalah bukti, bukti kalau karyanya memang layak untuk dibukukan. Jadi, perkembangan teknologi sebenarnya tidak mengurangi kepopuleran buku cetak. Justru dengan teknologi yang makin berkembang, orang-orang yang suka mengoleksi buku cetak tidak perlu susah-susah untuk beli ke toko buku, cukup dengan memesannya dari toko online,” jelas Aliya Nurlela yang sudah lima tahun mengelola usaha penerbitan buku cetak. 


    Di akhir wawancara, perwakilan Tim Junalis tersebut menyatakan keinginannya untuk bergabung menjadi anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. [FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Tim Jurnalis STAIN Kediri Apresiasi Geliat Literasi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top