Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2017

Kopdar FAM Wilayah Surabaya; Mengupas Buku ARAS

FAM-SURABAYA, FAM Wilayah Surabaya menggelar kopdar pada Minggu, 27 Agustus 2017 di rumah Lihar Amin, Perumahan Graha Delta Sari Sidoarjo. Acara tersebut dimulai pukul 9.30 WIB dihadiri empat orang pegiat FAM Surabaya. 

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Agus Salim, Pegiat FAM sekaligus guru SD Al Muslim Sidoarjo membagikan proses kreatif hingga lahirlah buku ARAS (Aku Rindu, Aku Sujud). 



Dari setiap puisi yang Ustadz Agus Salim tuliskan di buku ARAS, bisa diambil pemahaman bahwa ide untuk melahirkan sebuah karya bisa datang kapan pun, dalam moment apa pun, di mana pun. Ustadz Agus membuktikan bahwa setiap ide bisa diolah menjadi untaian kata-kata pembangkit rindu penggerak sujud. Dialog pun terasa hangat dengan respon positif dari peserta yang hadir. 

Laporan Koordinator FAM Cabang Surabaya Yudha Prima

Perjalanan dari Titik Nol

By; MeezaA


Perkenalkan, saya MeezaA, seorang perempuan penghobi membaca dan menulis. Ah, terdengar seperti hobi orang-orang aneh nan membosankan, bukan? Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi pengalaman saya di dunia tulis-menulis.

Saya memang bukanlah (baca: belumlah menjadi) seorang penulis atau pujangga besar, bahkan sebuah buku yang terbit atas nama saya pun belum ada. Namun, saya benar-benar menyukai dunia tulis-menulis dan berharap suatu saat saya akan memiliki karya sendiri yang dirilis secara publik. Saat ini saya pun masih terus belajar banyak hal tentang dunia literasi.

Sedikit cerita, ketertarikan saya dengan dunia tulis-menulis berawal dari perkataan seorang guru saya di SMA. Meskipun mata pelajaran yang beliau ampu adalah biologi (yang notabene tidak berhubungan langsung dengan tulis-menulis), saya sangat terinspirasi dengan kata-katanya. Beliau berkata kurang lebih demikian: ‘Saya suka membaca. Karena saya suka membaca, akhirnya saya menulis.’ Perkataan beliau memang sederha…

Lomba Cipta Puisi Bertema “Keindahan Alam” Berhadiah Uang Tunai + Voucher Pulsa, 100 Naskah Terpilih Dibukukan!

Dibuka: 25 Agustus 2017
Deadline: 30 September 2017

Yuk, segera kirimkan naskah terbaikmu, berhubung penerimaan naskah hanya 35 hari. 

SYARAT & KETENTUAN LOMBA

1. Peserta terbuka untuk umum tanpa dibatasi usia, baik di Indonesia maupun luar negeri.

2.Peserta mengirimkan maksimal 2 (dua) puisi. Puisi bertema “Keindahan Alam”.

3. Panjang naskah puisi maksimal 1 (satu) halaman, cukup 1 (satu) spasi.

4. Naskah diketik di microsoft word 2003/2007, font Times New Roman ukuran 12, jarak 1 spasi, panjang maksimal 1 (satu) lembar ketikan.

5. Naskah original, belum pernah terbit di media mana pun (termasuk website, blog dan media sosial)

6. Naskah dilampirkan biodata narasi, foto diri, alamat email, dan nomor kontak yang dapat dihubungi.

7. Naskah dikirim ke email: : lombafamindonesia@gmail.com. Subjek email: Lomba Puisi Keindahan Alam_Nama Penulis. Paling lambat diterima tanggal 30 September 2017. Naskah yang masuk akan mendapat balasan dari admin FAM Indonesia.

8. Pengumuman Pemenang tanggal 10 Okto…

Ilham Hidayat, Penulis Buku Puisi “Cita Cinta”

ILHAM HIDAYAT, lahir 24 Desember 1992 di Kelurahan Dannuang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan. Ilham merupakan anak Pertama dari empat bersaudara, dari buah kasih Muhammad Arsyad Hamsyah dan Sitti Rahbiati, S.sos. Ilham mulai menempuh pendidikan pada tahun 1998 di Sekolah Dasar Negeri 183 Garanta Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba dan selesai pada tahun 2004. Kemudian melanjutkan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Badan Amal Ujung Loe Kabupaten Bulukumba dan selesai tahun 2007. 

Selanjutnya Pada tahun 2010 penulis menyelesaikan pendidikan dari SMA Negeri 9 Bulukumba. Tahun 2010 penulis terdaftar sebagai Mahasiswa pada Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Makassar. Penulis dapat dihubungi melalui FaceBook Ilham Hidayat atau di nomor 085 24 000 10 23.

Ilham memiliki pengalaman berorganisasi, diantaranya:
1.      Pengurus Divisi Sastra (Serat Sastra) Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Univers…

Helga Maryam, Terpilih Sebagai Juara 1 Lomba Cipta Cerpen Bertema “Bebas” 2017

Minggu (20/8/2017), Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dengan resmi melalui website dan akun facebook  mengumumkan Pemenang Lomba Cipta Cerpen bertema Bebas. Dari 387 naskah yang ikut serta, Helga Maryam (Subang) terpilih menjadi juara 1 dengan judul cerpen, “Childish Rose”.

Sementara untuk Juara 2-nya sendiri diraih oleh Ongki Arista U A (Pamekasan) dengan judul cerpen “Sumur Darah”, dan Juara 3 diraih oleh Kartika Indriarini (Trenggalek) dengan judul cerpen, “Kamar No.7”.

Sebelum mengumumkan siapa saja peserta yang menjadi pemenang utama, FAM Indonesia juga menetapkan 71 naskah yang akan menjadi kontributor antologi dan 10 naskah terbaik. Yang kemudian tiga dari 10 naskah terbaik diambil sebagai pemenang utama. 

Irfa Sayyidaturrohmah selaku ketua panitia, menyebutkan bahwa tema lomba kali ini sengaja dibebaskan agar para penulis bisa berkreasi sesuai ide masing-masing. Lomba ini dibuka pada 17 Juni dan ditutup pada 5 Agustus 2017.

Sebagai apresiasi, FAM Indonesia memberikan uang tunai …

Diary Dua Delima

Judul: Diary Dua Delima
Penulis: Sanjaya Koembara
Kategori: Kumpulan Cerpen
ISBN: 978-602-335-293-7
Terbit: Juli 2017
Tebal:  140 hal; 14 x 21 cm
Harga: Rp. 40.000,-
(Harga belum termasuk Ongkir)

Malam hari tepatnya di masa gelap lebih bersahabat dengan keheningan yang serupa teman
Aku mulai berbuat dengan tekad dan menulis dengan semangat
Selengkapnya dalam:
“Yosa di Lembar Pertama”…
Jangan keluhkan datangnya hujan. Karena sadar ataupun tidak, dia sempat jadi harapan banyak orang di kala gersang.
Selengkapnya dalam:
“Kisah-Kisah Ayah”…
Temukan juga kisah-kisah inspiratif dalam:
“Telur Mata Sapi”
“Kaos Kaki Bolong Usman”
“Joni Jorok”
“Anak Berhati Pelangi”
“Dua Delima”
“Idul Fitri di Tempat Kerja”
“Teman Gelapku”
“Luput”
“Liontin Kuda Laut”
“Masa Kelam Si Penghuni Surga”
“Kesan dari Segelas Kopi Hitam”
“Kampung dengan Kekayaan-Kekayaan Kecil”
“Penunggu Kebun Belakang Gedung Olahraga”
Selamat Berpetualang di Dunia Cerita Inspirasi

[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 0812 5982 1511/…

Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Cerpen Bertema Bebas

PENGURUS Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Minggu, 20 Agustus 2017, mengumumkan Pemenang Lomba Cipta Cerpen Bertema Bebas. Setelah membaca keseluruhan cerpen (387 naskah cerpen), memilih naskah-naskah terbaik, maka Tim FAM Indonesia memutuskan nama-nama dan judul cerpen pemenang sebagai berikut:

JUARA 1:
Helga Maryam (Subang)
Judul Cerpen: Childish Rose

JUARA 2:
Ongki Arista U A (Pamekasan)
Judul Cerpen: Sumur Darah

JUARA 3:
Kartika Indriarini (Trenggalek)
Judul Cerpen: Kamar No.7

SELAMAT KEPADA PARA PEMENANG!

SEBAGAI tanda apresiasi dan penghargaan, FAM Indonesia memberikan hadiah sebagai berikut:

TERBAIK 1:

Uang Tunai Rp150.000 + Voucher Pulsa + Naskah dibukukan + Piagam Penghargaan

TERBAIK 2:
Uang Tunai Rp100.000 + Voucher Pulsa + Naskah dibukukan + Piagam Penghargaan

TERBAIK 3:
Uang pembinaan + paket buku + Naskah dibukukan + Piagam Penghargaan


FAM Indonesia juga akan membukukan 71 Cerpen Pilihan lainnya. Judul-judul cerpen terpilih untuk dibukukan sudah diumumkan.

Demikian pengumuman ini d…

Lomba Menulis “Kata Mutiara Inspiratif” Bertema Membaca

Dibuka: 21 Agustus 2017
Deadline: 21 September 2017
Pengumuman Pemenang: 30 September 2017

Salam literasi!

FAMili, apa kabar Anda hari ini? Semoga sehat dan terus aktif berkarya. Kali ini FAM mengundang keaktifan Anda kembali dalam event berikutnya: “Lomba Menulis Kata Mutiara Inspiratif bertema Membaca”.

Seperti lomba yang sama sebelumnya, kata mutiara yang Anda tulis diharapkan dapat membangkitkan semangat banyak orang untuk berkarya, inspiratif, menggugah, dan mengandung pesan-pesan yang dapat dijadikan renungan.

Syarat dan ketentuan lomba sebagai berikut:

1. Peserta terbuka untuk umum, gratis (tidak dipungut biaya apa pun), baik sebagai anggota maupun nonanggota FAM Indonesia.

2. Kata Mutiara bertema “Membaca”.

3. Karya harus original (asli), bukan saduran apalagi ‘mencomot’ karya orang lain (plagiat).

4. Panjang Kata Mutiara maksimal 3 (tiga) baris, boleh dilengkapi dengan gambar/ilustrasi pendukung. Gambar yang diambil dari google harus mencantumkan sumbernya ketika diposting.

5. Kata Muti…

Pengumuman 10 Naskah Terbaik Lomba Cipta Cerpen Bertema “Bebas” 2017

Tim Juri Lomba Cipta Cerpen bertema “Bebas” mengumumkan 10 Naskah Terbaik  yang terpilih dari 387 naskah cerpen peserta lomba. Ke-10 naskah terpilih tersebut adalah sebagai berikut (nama diurutkan berdasarkan Abjad):

1.             Aida Anwariyatul Fuadah, Bandung (Monster)


2.             Awanda Yuli, Semarang (Samrathvati)

3.             Anggi Wahyu Risqiani, Tulungagung (Dibalik Susunan Alfabet Ksatria Jawa Era Selluler)

4.             Elco Mere D, Sumenep (Rumah Tuhan yang Kesepian)

5.             Helga Maryam, Subang (Childish Rose)

6.             Ilyas Ibrahim Husain, Sungguminasa (Surat Dari Pembakar Gedung Volksraad)

7.             Kartika Indriarini, Trenggalek (Kamar No. 7)

8.             Ongki Arista U A, Pamekasan (Sumur Darah)

9.             Syarifuddin A Ras, Kudus (Ruwi Berbakti pada Besi)

10.         Tommy Alexander Tambunan, Bengkulu (Cawan Emas Perawan Enggano)


Selamat untuk 10 penulis yang naskahnya terpilih. Ke-10 naskah cerpen di atas berkesempatan menjadi juara. Pengumuman J…

Widwi Astuti, Penulis Pemula dari Blitar

Widut adalah nama pena dari Widwi Astuti lahir di Blitar 4 Mei 1972. SD dan SMP ditempuh di kabupaten Blitar. Tahun 1988 lulus SMKI Surabaya jurusan Tari.  S1  Bahasa dan Sastra diproleh dari IKIP PGRI Kediri yang sekarang menjadi UNP PGRI Kediri.Ibu dua anak ini sekarang sebagai pengajar di SMK N 2 Tulungagung. 

Belum banyak ikut dalam kegiatan kepenulisan, masih tahap belajar menulis. Puisinya pernah diikutkan dalam antologi puisi 20 Penyair Perempuan “Menyandi Sepi” yang diterbitkan Rumah Tembi Yogyakarta, 2017. 

Saat ini Widut tergabung menjadi anggota FAM Indonesia dengan mengantongi nomor IDFAM 4832U. Harapannya setelah bergabung, akan termotivasi untuk berkarya [FAM]

FAM Rayakan Hari Puisi Indonesia 2017 Di Kota Palu Sulawesi Tengah

FAM_PALU, Hari Puisi Indonesia dirayakan di beberapa daerah dari Sabang sampai Merauke (kurang lebih 70 daerah) dengan semarak. Hari Puisi Indonesia yang sebenarnya diambil dari hari lahir penyair besar Chairil Anwar pada 26 Juli. Namun dikarenakan beberapa hal hingga tahun ini pelaksanaannya di daerah belum serentak. 

Pada tanggal 12-13 Agustus 2017, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia cabang Sulawesi Tengah merayakan Hari Puisi Indonesia di Kota Palu. Acara ini merupakan konsep dari Alvin Shul Vatrick (Koordinator FAM Luwu Sulawesi Selatan) yang didukung penuh oleh Muhsyanur Syahrir (Koordinator FAM Bosowasi Sulawesi Selatan) dan di laksanakan oleh pengurus FAM Sulteng. Pelaksanaan bersama HPI 2017 ini merupakan bukti keakraban dari tiga cabang FAM. 




Dalam rangkaian acara tersebut, dikukuhkanlah pengurus FAM Sulteng oleh Bapak Drs. Hidayat, M.Si (Walikota Palu). 
Pengurus tersebut adalah:
Penasihat:
1.      Dr. Loddy Surentu, M.M.
2.      Dr. Sugit, M.Sn
3.      Drs. Husen Habibu, M.H.I
Koo…

FAM Bosowasi Apresiasi Kegiatan HPI 2017 di Palu

Dalam rangkaian acara Hari Puisi Indonesia 2017 yang berlangsung di Kota Kaledo, Palu dan diselenggarakan oleh Pengurus FAM Indonesia, Cabang Sulawesi Tengah, FAM Indonesia, Cabang Bosowasi Sulawesi Selatan yang dikoordinatori oleh Bapak Muhsyanur Syahrir, ikut hadir dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.



Salah satu bentuk apresiasi FAM Indonesia, Cabang Bosowasi yang dipersembahkan kepada kegiatan tersebut, di antaranya penyerahan buku antologi puisi "Lika-Liku Laki-Laki Pemimpi" yang ditulis oleh  Muhsyanur Syahrir (Koordinator FAM Indonesia, Cabang Bosowasi) kepada pemenang lomba baca puisi dan penyerahan buku novel "Mempersembahkan Cahaya" yang ditulis dan diserahkan langsung penulisnya, Kehn Iskan (pengurus FAM Indonesia, Cabang Bosowasi Bidang Penulisn Fiksi).

Laporan: Muhsyanur Syahrir, Kacab FAM Bosowasi.

Walikota Palu Kukuhkan Pengurus FAM Indonesia, Cabang Sulawesi Tengah

FAM_PALU, Dalam memperingati dan menyambut Hari Puisi Indonesia, yang puncak acaranya akan berlangasung pada tanggal 1 s.d. 4 Oktober 2017 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada detik-detik sebelum pengukuhan pengurus FAM Indonesia, Cabang Sulawesi Tengah, pengurus dari FAM Indonesia Cabang Sulteng juga memperingati acara yang serupa dengan menyuguhkan beberapa acara seperti deklamasi puisi yang berlangsung di Pelataran Hotel Wina Beach, Wisata Sastra di Tapei Beach, Lesehan Sastra di Warkop Art FM, Lomba Baca Cipta Puisi tingkat pelajar SMA se-Kota Palu berlangsung di Tarakadera Beach, dan Bazaar Buku yang ditulis oleh penggiat sastra yang juga buku-buku tersebut sebagian diterbitkan oleh FAM Publsihing.

Adapun puncak acara tersebut, yaitu Pengukuhan Pengurus FAM Indonesia, Cabang Sulawesi Tengah yang berlangsung pada Ahad, 13 Agustus 2017.  Bertempat di Pelataran Hotel Wina Beach pukul 20.00 s.d. selesai. Pengurus FAM Indonesia, Cabang Sulawesi Tengah dikukuhkan langsung oleh Walikot…

Menjadikan Kegiatan Menulis sebagai Profesi

By Nuryadin
Menulis bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang telah merasakan langsung manfaat menjadi penulis, dianggap sebagai kegiatan yang mengasyikkan plus menguntungkan. Selain dapat menuangkan ide, pemikiran, perasaan, dan menebar kebajikan untuk mengubah kondisi masyarakat dan bangsa menjadi lebih baik, menulis juga dapat dijadikan sebagai profesi yang bisa mendatangkan keuntungan, baik secara finansial maupun keuntungan lainnya. 

Mereka yang menekuni diri dan menjadikan kegiatan menulis sebagai profesi, menuangkan karyanya dengan berbagai jenis karya tulis mulai karya fiksi (karya sastra), karya non fiksi (karya ilmiah, artikel opini, esai, dlsb), dan karya tulis jenis lainnya. 

Berbagai media untuk menerbitkan karya tulis saat ini beragam jumlahnya, baik media cetak maupun elektronik, seperti buku, majalah, tabloid, koran, media online, blog, website, dan media sosial.

Mungkin bagi kita yang tidak akrab dengan dunia tulis-menulis akan bertanya-tanya, kok bisa ya menulis seb…

Pengumuman 71 Nominator Lomba Cipta Cerpen Bertema "Bebas"

Setelah tim juri menyeleksi 387 naskah, maka terpilihlah 71 naskah nominatoryang berkesempatan menjadi juara dan akan dibukukan. Ke-71 naskah tersebut adalah:
Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z
1.Abd. Malik, Sumenep (Cahaya Tuhan dalam Mimpi Muzakki) 2.Abu Rahmat, Aceh (Bekas Loket Rumah Sakit) 3.Aida Anwariyatul Fuadah, Bandung (Monster) 4.Andi Miswar, Aceh (Surat Titipan) 5.Anggi Wahyu Risqiani, Tulungagung (Dibalik Susunan Alfabet Ksatria Jawa Era Selluler) 6.Annisa Fitri, Tamalanrea Jaya (Hiasan Nan Memabukkan) 7.Apriliana, Solo (Keping Puzzle Terakhir Itu Bernama Restu) 8.Arief Utara, Bantul (Lelaki yang Bercinta dengan Hujan) 9.Arikmah Kamal, Surabaya (Masih Ada Senyuman) 10.Awanda Yuli, Semarang (Samrathvati) 11.Azwar Anas, Banjarnegara (Di Balik Tiga Bangunan) 12.Daviatul Umam, Sumenep (Memoar Asmara) 13.Dedeh Kurniasih, Ciamis (Menanti Bintang) 14.Deni Iwan Dahlan, Banyuwangi (Prahara Duo Praha)