• Info Terkini

    Wednesday, September 20, 2017

    Ludwig van Beethoven; Keterbatasan Bukan Halangan untuk Berkarya

    Ludwig van Beethoven dilahirkan tahun 1770 di kota Bonn, Jerman. Sejak kecil sudah terlihat jelas bakat musiknya yang cemerlang. Beethoven pernah belajar pada beberapa musisi ternama termasuk Gottlob Neefe, Joseph Haydn, Albrechtsberger, Salieri, dan Mozart. Dia mengadakan pertunjukkan musik pertamanya di usia 7,5 tahun dan menerbitkan karya pertamanya di usia 12 tahun. Karya tersebut berisi 9 variasi untuk Piano dalam C minor, yang mengantarkannya menjadi salah seorang pemain piano paling terkenal dalam sejarah.

    Di usia 20 tahunan, Beethoven merasakan tanda-tanda pendengarannya bermasalah. Bahkan semakin parah dan mengharuskannya beristirahat. Kepercayaan diri Beethoven mulai menurun. Ia takut bertemu dengan orang dan benar-benar menjadi seorang yang tuna rungu. Tidak pernah lagi bergaul dengan masyarakat. Tidak mendengar (tuna rungu) bagi seorang pencipta musik adalah malapetaka. Hampir saja Beethoven bunuh diri, namun peristiwa itu tidak terjadi, Beethoven tetap menciptakan karya-karya musik hebatnya. Karya musiknya pun makin berkembang.

    Selama karirnya, dia menulis total 9 simfoni, 17 string kuartet, 7 concerto, 32 sonata piano, 10 sonata untuk piano dan biola, dan 1 opera klasik. Beethoven juga mengajar musik untuk banyak siswa. Beethoven adalah salah satu musisi pertama yang diberi hibah tahunan 4000 florin dan bebas secara finansial sehingga bisa berkonsentrasi untuk berkarya. Pada bulan Agustus 1845, monumen Beethoven di Bonn diresmikan, sekaligus menjadi monumen pertama untuk seorang komposer yang didirikan di Jerman.

    [Cerita ini dikutip dari kisah nyata Ludwig van Beethoven, berbagai sumber/sudah saya ringkas]

    KETERBATASAN bukan HALANGAN untuk terus BERKARYA. Ketika RASA CINTA pada SESUATU (pekerjaan, minat, hobi dll) sudah TERTANAM KUAT, keterbatasan justru menjadi alasan untuk tidak berhenti BERBUAT dan MENGHASILKAN karya bermanfaat.

    Tak sedikit orang yang SUKSES dan TAMPIL CEMERLANG dengan karya-karyanya, dalam kondisi penuh keterbatasan (kekurangan).

    *Ditulis oleh: Aliya Nurlela, Novelis & Pegiat FAM Indonesia
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ludwig van Beethoven; Keterbatasan Bukan Halangan untuk Berkarya Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top