• Info Terkini

    Monday, November 13, 2017

    Inspirasi Kosong dan Semangat Menulis Menurun? Yuk, Buang Kebiasaan Lama


    By: Latifah Hanum

    Sebuah tulisan dikatakan baik, jika sering berhadapan dengan kegagalan. Proses menulis tidak bisa dikatakan hal yang mudah karena tahapannya juga begitu rumit dan pastinya harus penuh dengan kesabaran. Terkadang, ketika ingin menulis inspirasi hilang dan melayang entah ke mana dan akhirnya membuat diri menjadi malas untuk menulis. Padahal jika kita ingin menjadi seorang penulis yang hebat, maka harus mampu melawan rasa malas itu.

    Adapun penyebab rasa malas muncul saat menulis :

    1.      Kekosongan inspirasi. Timbul karena kurang peduli terhadap lingkungan. Padahal dalam lingkungan banyak sekali ide yang dapat dikembangkan dan dijadikan bahan untuk menulis.

    2.      Ketika inspirasi muncul tetapi menunda-nunda untuk menulis. Akhirnya ketika ingin menulis, inspirasi sudah tidak ditemukan lagi alias raib begitu saja.

    3.      Tidak bisa manage waktu antara menulis dengan pekerjaan ataupun kesibukan sehari-hari. Sehingga banyak tulisan yang menggantung alias tertinggal di laptop ataupun Hp dan mood menulis pun sudah tidak ada lagi karena banyaknya tulisan yang tidak tuntas.

    4.      Sering mendapat apresiasi yang kurang menyenangkan, baik dari teman ataupun keluarga. Sehingga secara berangsur-angsur semangat untuk menulis mulai meredup dan bahkan hilang tak berbekas.

    5.      Sering mendapat kegagalan dalam menulis. Saat ikut lomba, karya tidak lolos dan menjadi tidak optimis lagi terhadap karya yang berikutnya.

    Faktor-faktor di atas merupakan penyebab yang sering dialami oleh kebanyakan para pemula menulis. Jadi, jika ingin berhasil dalam dunia kepenulisan harus membuang jauh hal tersebut. Kiat yang dapat diterapkan untuk mengumpulkan semangat dan inspirasi menulis :

    1.      Perbanyak membaca buku karya-karya hebat dan seringlah menonton. Hal ini sangat penting untuk mengembangkan sifat kreatif dan inovasi.

    2.      Sediakan selembar buku kecil yang bisa dibawa ke mana-mana. Dengan begitu, ketika mendapat inspirasi baru jangan ditunda lagi untuk menulisnya. Langsung tulis di buku kecilmu sebagai cacatan inspirasi awal dan nanti ketika sudah berada ditempat yang nyaman atau di rumah bisa langsung dikembangkan lagi.

    3.      Atur waktumu. Jangan sering meninggalkan tulisan yang setengah matang alias tidak tuntas. Bayangkan saja jika itu makanan, pasti tidak enak saat dimakan dan bahkan pasti tidak mau untuk mencicipinya lagi. Begitu juga dengan tulisan, ketika banyak yang tertinggal di laptop pasti sudah bosan untuk menyelesaikannya dan mungkin tidak ingin lagi untuk menuliskannya sampai selesai.

    4.      Jangan terlalu menggubris saat ada apresiasi yang kurang menyenangkan. Wajar saja dan itu hak mereka. Ketika kita sudah menulis akan ada banyak yang memberi opini, ada yang membangun dan ada juga menjatuhkan. Jangan larut dalam opini yang menurunkan semangatmu. Ingat “Suatu keberhasilan dimulai dari kegagalan”. Anggap apresiasi yang kurang baik itu sebagai kegagalan awal yang akhirnya mendatangkan kesuksesan.

    5.      Sering mengikuti lomba dan jangan takut ataupun bersedih saat karya masih belum diterima.  Hal yang harus dilakukan adalah revisi lagi tulisanmu. Mungkin masih banyak kekurangan yang terlupakan.

    Kiat-kiat tersebut patut dicoba dan sangat cocok bagi para pemula dalam menulis. Pasti nanti akan ada banyak inspirasi di buku kecilmu. Hehe, tinggal tulis dan kembangkan lagi inspirasi itu ketika ada waktu luang.  Selamat mencoba para pemula, tetap semangat ya.

    Menulis membutuhkan kesabaran. Menulis berawal dari kegagalan. Terus menulis dan jangan berhenti menulis. Pasti lama-lama tulisanmu akan menjadi sebuah karya yang begitu besar.

    Latifah Hanum. Anak bungsu dari dari empat bersaudara. Tinggal di kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Penulis sedang menempuh pendidikan tinggi di Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe dan duduk di semester tiga. Penulis seorang pemula dalam literasi. Penulis dapat dihubungi melalui Fb dengan akun Arra Latifa Hanum dan instagram @arra_latifahanum.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Inspirasi Kosong dan Semangat Menulis Menurun? Yuk, Buang Kebiasaan Lama Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top