• Info Terkini

    Saturday, January 27, 2018

    Bundo Nova, Sosok Marketing Teraktif yang Tangguh


    FAMNEWS, Kediri – Apresiasi FAM Indonesia terhadap salah satu anggotanya sebagai marketing teraktif sepanjang 2017 lalu, yang diraih oleh Bundo Nova–sapaan akrab wanita kelahiran Payakumbuh, 19 Juli 1982 ini– jelas membawa semangat dan kebahagiaan tersendiri. “Begitu mendapatkan kabar bahwa saya dinobatkan sebagai marketing teraktif, saya langsung beristighfar dan sujud syukur. Lalu saya memfoto kembali penghargaan tersebut, dan berterima kasih atas kepercayaan FAM,” ujar guru jurnalistik yang sekaligus penyiar radio Safasindo FM Payakumbuh ini.

    Bundo Nova mengaku sudah mulai belajar berjualan sejak duduk di bangku SD. Sebagai orang Minang, tentu hal tersebut sudah lazim, terlebih kedua orangtuanya juga pedagang. Namun, yang patut diacungi jempol adalah keberaniannya untuk menawarkan dagangannya kepada guru-guru. Untuk anak seusia Bundo Nova saat itu, tentu butuh mental yang kuat untuk menghadapi berbagai tanggapan yang akan diberikan guru-gurunya. Entah itu penolakan atau pun kesediaan untuk membeli dagangan yang berupa, es dan roti. Tidak seperti kebanyakan anak-anak pada umumnya, keuntungan yang ia dapat dari berjualan lantas dibelikan buku bacaan, buku gambar, dan seruling kecil. Semua itu adalah medianya belajar, selain hobi tentunya.



    Atas pengalamannya tersebut, ditambah keberhasilannya membantu memasarkan jasa FAM Publishing dengan mengarahkan penulis untuk menerbitkan buku, wanita yang juga gemar melukis dan menulis ini dengan ramahnya berbagi kiat-kiatnya dalam berniaga. Menurutnya, yang paling penting ialah pendekatan emosional. “Kalau kita sudah saling mengenal, atau bahkan ternyata memiliki kesamaan dalam beberapa hal, itu akan lebih mudah lagi tentunya dalam mempengaruhi calon penulis atau pembeli jasa,” ungkap wanita multi talenta yang seorang peneliti budaya, pendongeng, hingga Master of Ceremony adat dan umum tersebut sembari menambahkan kiat selanjutnya, adanya daftar nama calon pengguna jasa. “Tentu kita juga harus memiliki jaringan dengan penulis-penulis, bisa melalui media sosial atau komunitas-komunitas terkait, apalagi sekarang teknologi sudah semakin maju dan memudahkan,” imbuh penulis yang telah menerbitkan enam judul buku tunggal itu.

    Sementara itu fokus pada tujuan, lanjut dia, juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh seorang marketing atau calon marketing. Selanjutnya, masih dikatakan Bundo Nova, publikasi sederhana melalui berbagai media akan sangat membantu. Baik membantu marketing itu sendiri, atau calon pengguna jasa yang kita pasarkan tersebut. “Berhubung saya orang media, radio jadi salah satu alat saya untuk publikasi gratis, kemudian di facebook  dan di media sosial lainnya. Selain itu, kita juga jangan segan untuk menawarkan kemampuan yang kita miliki untuk membantu kesulitan masyarakat. Kalau saya sendiri terkusus pada bidang tulis-menulis, melukis, MC. Mengarahkan masyarakat untuk memilih tempat yang tepat, saat mereka berkeinginan untuk menerbitkan bukunya” papar penulis di Padang Ekspres, Singgalang, dan beberapa media online lainnya ini.

    Sebagai salah satu anggota FAM Indonesia, Bundo Nova mengaku sangat nyaman dan senang dengan komunikasi yang terjalin. “Selama ini sangat baik, dan yang paling saya suka adalah jalinan komunikasi yang selalu continue, mulai dari founder sampai marketing. Semuanya saling mendukung dan memotivasi siapapun, berkaitan dengan kepenulisan,” kata Bundo Nova yang baru saja menerbitkan novel “Padusi di Rumah Gadang: Identitas Perempuan (Padusi) Minang di Zaman Sekarang”, buku puisi “Berkaitan dengan Nuansa Alam dan Cinta”, serta buku parenting “SilahkanBerpacaranAsalkan…”

    “Subhanallah, sudah merasa seperti saudara dekat saja dengan FAM dan FAMili ini. Saya banyak mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari keluarga besar FAM Indonesia,” tutur peraih PPWI Award 2011 yang menjadi satu-satunya wanita Indonesia, dalam memperoleh pelatihan jurnalistik kemiliteran di markas Koppasus. “Tingkatkan lagi untuk tampil beda dan semakin aktif serta kreatif di tengah masyarakat, karena masyarakat menginginkan tampilan yang berbeda dari tampilan kebanyakan yang telah ada. Harus tahan banting dan istiqamah, sebab tak semua kebaikan yang kita lakukan, langsung mendapat tempat di hati masyarakat. Butuh perjuangan” pesannya. [TIM Media FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Bundo Nova, Sosok Marketing Teraktif yang Tangguh Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top