• Info Terkini

    Tuesday, January 2, 2018

    FAM Indonesia Apresiasi Beberapa Cabang dan Anggotanya


    Kediri, FAMNEWS - Sebagai komunitas kepenulisan nasional, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia terus memantau keaktifan anggotanya yang tersebar di beberapa daerah. Sepanjang 2017, dari cabang-cabang yang sudah terbentuk tersebut pengurus FAM Indonesia, memberikan apresiasi kepada beberapa cabang dan anggota yang aktif menggelar kegiatan rutin di usia FAM yang ke-5 tahun.

    Cabang-cabang tersebut ialah FAM Cabang Surabaya yang aktif menggelar kopdar bulanan, launching & bedah buku, serta memotivasi para pengurus dan anggotanya dalam menerbitkan buku. Terbukti, dalam tahun 2017 saja, beberapa pengurus FAM Cabang Surabaya di bawah koordinator Yudha Prima berhasil menerbitkan beberapa buku tunggal di FAM Publishing.


    Tak kalah aktif lagi ialah FAM Cabang Sorong. Forum yang dikoordinatori oleh Muhammad Azhary itu giat menggelar kopdar bulanan dan membuka lapak baca. Meski tergolong baru dan minim bimbingan, namun FAM Sorong tetap semangat menggaungkan literasi di tanah Papua. FAM Sorong juga berhasil menerbitkan buku kumpulan antologi bersama para anggotanya, dengan judul “Tinta Hitam”. Buku ini diterbitkan oleh FAM Publishing.



    Ada pula keharmonisan FAM Cabang Luwu yang dikoordinatori oleh Alvin Shul Vatrik dan FAM Cabang Bosowasi oleh Muhsyanur Syahrir. Kedua cabang tersebut, bersama-sama aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah penulis dan pegiat sastra di wilayah Sulawesi. Tak pelak, keduanya berhasil menggagas berdirinya FAM Wilayah Sulawesi Tenggara.


    Selain itu FAM Cabang Palu, Sulawesi Tenggara di bawah koordinator Loddy Surentu juga aktif mensosialisasikan FAM di sekolah-sekolah dengan menggelar acara baca puisi, serta pengukuhan FAM Cabang Palu yang diresmikan oleh Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said. Kegiatan ini digagas bersama FAM Cabang Luwu dan Bosowasi, serta dihadiri perwakilan dari kedua cabang tersebut.


    Selanjutnya, FAM Cabang Depok turut aktif menghidupkan literasi dan mensosialisasikan FAM di wilayah tersebut. FAM Cabang yang dikoordinatori oleh Muhammad Suharto itu, juga aktif mengikuti beberapa kegiatan literasi dan bersinergi dengan berbagai komunitas taman baca.


    Kemudian FAM Wilayah Jawa Barat (Jabar), yang dikoordinatori oleh Dedi Saeful Anwar. Untuk mendukung kegiatan literasi di daerahnya, pihak FAM Wilayah Jabar turut aktif mengikuti kegiatan literasi di wilayah tersebut, khususnya di Cianjur. Keberhasilan FAM Jabar tak bisa dipisahkan dari keaktifan pengurusnya yang juga sukses menerbitkan buku di FAM Publishing.


    Terakhir, FAM Cabang Palembang yang sebelumnya telah aktif mengadakan kopdar. Meski kini tengah vakum sementara waktu, FAM Cabang yang diinisiatori oleh DA Akhyar dibawah koordinator M Irfan Erik itu sukses mensosialisasikan FAM melalui radio, televisi hingga pertemuan dengan tokoh, maupun seminar kepenulisan.

    “Kami sangat berterima kasih atas keaktifan ke-7 cabang tersebut. Semoga semakin banyak pegiat literasi yang lahir di daerah-daerah tersebut,” ujar Aliya Nurlela, selaku pendiri FAM Indonesia.

    Sebagai bentuk penghargaan, FAM Indonesia akan memberikan piagam penghargaan kepada masing-masing cabang tersebut, dengan diwakili nama ketua cabang sebagai penggerak. Tak hanya itu, FAM Indonesia akan memberikan voucher penerbitan untuk buku antologi ke-7 cabang tersebut. Voucher penerbitan berlaku kurun waktu 2018.

    Selain apresiasi FAM Indonesia terhadap ke-7 cabang, FAM Publishing sebagai divisi penerbitan FAM Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua orang Tim Marketing FAM Publishing yang telah berhasil mengkoordinir penerbitan beberapa buku dalam setahun. Keduanya adalah Alvin Shul Vatriks dari Luwu, dan Nova dari Payakumbuh, Sumatera Barat.

    FAM Publishing juga memberikan penghargaan kepada tiga penulis terproduktif, dalam menerbitkan buku tunggal di FAM Publishing selama kurun waktu satu tahun, yakni Osella dari Kepulauan Selayar. Ia berhasil menerbitkan empat judul buku 4 dalam satu tahun di FAM Publishing. Kemudian, Wirdanengsih asal Padang yang menerbitkan tiga judul buku dalam satu tahun di FAM Publishing. Serta Dedi Saeful Anwar asal Cianjur, yang menerbitkan tiga judul buku dalam setahun di FAM Publishing.

    Sebagai bentuk penghargaan, FAM Indonesia akan memberikan piagam kepada masing-masing tim marketing dan penulis tersebut. Tak hanya itu, FAM Indonesia juga memberikan voucher cetak 5 eksemplar buku. Tak lupa pula, kepada admin teraktif yang menangani event-event FAM Indonesia yakni Irfa Sayyidaturrohmah dan Kurnia Martlina dari Kediri, FAM Indonesia akan memberikan piagam penghargaan kepada masing-masing dan paket buku dari FAM Publishing.

    “Semoga apresiasi ini akan memotivasi yang bersangkutan untuk semakin aktif berkarya. Lebih giat dan semangat lagi,” kata Aliya yang baru saja meluncurkan novel terbarunya, “Kelas Kompetisi ala Chef di Dapur Ernesto”.

    Menurut Aliya Nurlela, pihaknya belum bisa memberikan penghargaan yang layak, namun ia berharap agar apa yang diberikan tersebut dapat bermanfaat dan menyuntikkan semangat dalam berkarya. Sekaligus Aliya mengucapkan terima kasih kepada semua anggota cabang, tim marketing, para penulis dan admin yang aktif berkegiatan dan berkarya sesuai bidangnya. “Tanpa keterlibatan aktif semua pihak, komunitas ini tidak akan berjalan dengan baik,” pungkasnya. [TIM MEDIA FAM INDONESIA]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: FAM Indonesia Apresiasi Beberapa Cabang dan Anggotanya Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top