• Info Terkini

    Thursday, January 25, 2018

    Jejak Literasi Raflis Chaniago, Putra Minangkabau


    FAMNEWS, Kediri – Menyukai menulis sejak duduk di bangku kelas II SMA, Raflis Chaniago beberapa kali menorehkan jejak penanya berupa puisi pertama kali pada Harian Singgalang, Padang. Saat menjadi mahasiswa di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Padang, tepatnya pada 1984, baru ia rutin menulis puisi, cerpen, dan esai. Bukan hanya di harian Singgalang saja, ia bahkan sempat menjajal Haluan, Mingguan Canang, Mingguan Serambi Pos terbitan Padang, dan Harian Rakyat Sumbar terbitan Bukittinggi Sumatera Barat. Dikatakannya, di harian Haluan, mingguan Canang, dan Serambi Pos dia juga pernah menjadi kontributor berita.

    Berlanjut pada tahun 1986, guru bahasa Indonesia lahir di Talaok, Bayang, Sumatera Barat 45 tahun yang lalu ini, sempat menjuarai lomba menulis cerpen di FPBS IKIP Padang. Perjalanan guru bahasa Indonesia SMAN 1 Painan di dunia literasi ini tak hanya sampai di situ saja. Pada tahun 2013 hingga 2017, beberapa karyanya berhasil diterbitkan oleh FAM Publishing seperti, buku kumpulan cerpen berjudul “Hati Tukang Sapu dalam Jurang”, kumpulan esai dengan judul “Kebenaran dalam Sastra”, kumpulan cerpen berjudul ‘WC”, dan “Sandal Jepit”.



    Baru-baru ini, Raflis kembali melahirkan karyanya berupa cerita pendek Mamak, Ketika Aku ingin Turun dari Rumah, Mesin Tik, Sepatu, Salam, Tragedi Cinta di Batu Kalang, Sandal Jepit, Parabola dan Sepeda Motor, Bisul, serta Idar dan Ulin yang kembali diterbitkan oleh FAM Publishing. “Saya suka menerbitkan buku di FAM, karena penjilidannya rapi dan kuat. Walau bukunya ditekuk-tekuk, halaman-halaman buku tidak akan lepas,” ujar Raflis mengakhiri perbincangan dengan TIM Media FAM. [TIM Media FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Jejak Literasi Raflis Chaniago, Putra Minangkabau Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top