• Info Terkini

    Saturday, January 20, 2018

    Pengumuman 105 Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema "Akhir Tahun"


    Selamat Naskah Anda Terpilih!

    Salam literasi FAMili, hari ini Sabtu, 20 Januari 2018 FAM Indonesia mengumumkan 105 Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Akhir Tahun”. Setelah tim juri menyeleksi 528 naskah, maka terpilihlah 105 naskah nominator yang berkesempatan menjadi juara dan akan dibukukan. Meskipun tim juri menemukan banyak naskah yang layak dibukukan, namun juri harus membatasi hanya 105 naskah terbaik yang dibukukan. Naskah-naskah ini akan diterbitkan dalam satu judul buku. Judul utama buku yang akan dipilih adalah judul puisi juara 1 (satu). Ke-105 naskah tersebut adalah:
    Update berdasarkan abjad (A sampai Z)


    1.       Abdur Rokhman Al A’la, Mojokerto (Masa Aku Merasa Rasa [Tak] Teraba)
    2.       Achmad Mubarok, Semarang (Di Matamu)
    3.       Ade Kartini, Tasikmalaya (Biorama Maya)
    4.       Agus Nurjaman, S Pd, Bandung (Tiga)
    5.       Aida Chiswatul Anwar, Blitar (Mengais Bulan)
    6.       Alamsari, Ngulak (Janji Lalu)
    7.       Alan Zakiya P, Jember (Sale)
    8.       Andi Wahda, ? (Domestikasi Masa)
    9.       Ani Nuryani, Bogor (Laksana Kembang Api)
    10.   Anindita Tisa Amanda, ? (Monachopsis)
    11.   Anita Arbol, Sorong (Permainan Waktu)
    12.   Ardhi Dwi Pranata, Surabaya (Pria Perlente dan Wanita Kemayu)
    13.   Aris Subagyo, Kebumen (Romantika Tahun Depan)
    14.   Ayu Juniati Nurmaimun, Majalengka (Catatan Akhir Tahun)
    15.   Bachtiar Fahmi Wibowo, Rembang (Senja Terakhir 2017)
    16.   Baiq Nggi Kerte Ning Diah, ? (Salam Kesempurnaan)
    17.   Budi Rahmah Panjaitan, Medan (Bekas dan Baru)
    18.   Budi Setiawan, Temanggung (Anjing Penghujung Tahun)
    19.   Buhori, Bangkalan (Catatan Akhir Tahun)
    20.   Denik AN, Malang (Teroka Selepas Bulan Tua)
    21.   Derry Rakasi, NTB (Catatan Maaf Sang Pengkhianat)
    22.   Dewi Andriani, Tarakan (Hidayah dan Hijrah)
    23.   Dhiya Rainy, Jakarta (Memeluk Hati Sendiri)
    24.   Dian Pertiwi Subagio Putri, Malang (17 Di Abad 20)
    25.   Dicky Rivaldi, Tangerang (Kesaksian Akhir Tahun)
    26.   Dion Saputra, Lampung Timur (Sajak Penghujung Tahun)
    27.   Dwi Siska Arina, ? (Lembaran Baru)
    28.   Erina Budi Purwantiningsih, Kediri (Angsa)
    29.   Erwin Setia, Bekasi (Ujung Tahun dan Harapan-Harapan yang Tak Sampai)
    30.   Esti Ade Saputri, Palembang (Langit Berhias Pijar)
    31.   Fachrul Azka, Bandung (Malam Terakhir di Ujung Tahun)
    32.   Fairuz Zamzami, Sumenep (Cinta di Ujung Musim)
    33.   Faisal Misbakhul Munir, Kediri (Kisah Lelaki Tua dalam Dekapan Desember)
    34.   Fajar Bayu Widianto, Trenggalek (Cermin Desember)
    35.   Febbi Sena Lestari, Blitar (Aroma Perayaan di Akhir Desember)
    36.   Febby Adelia Rizki, Sampang (Kopi Desember)
    37.   Febrina Mato, Manado (Alarm Pergantian Ingatan Baru)
    38.   Ferril Irham Muzaki, Malang (Makhluk Luar Angkasa yang Datang di Bulan Desember)
    39.   Fifi Ana Istiqomah, Indramayu (Cinta Kelam di Penghujung Tahun)
    40.   Firza Noviatun Nisa, Lampung Timur (Sudah Saatnya)
    41.   Fitri Ayu Astuti, Makassar (Menantang Tuhan)
    42.   Freshyama Daniar Rosy, Bogor (Hayat di Terminasi Sangkala)
    43.   Haliifah Ibtisamah Abu Bakar, Cilacap (Ruang Hitam dalam Api yang Berpendar)
    44.   Hasan, Malang (Elegi)
    45.   Herdian Armandhani, SE, Denpasar (Fajar Akhir Tahun)
    46.   Hernita Simatupang, Medan (Senja Terakhir di Kota Medan 1)
    47.   Hikmatul Uyun, Gresik (Berengau di Penghujung)
    48.   Ira Uly Wijaya Simanjuntak, Sibolga (Sajak Ia)
    49.   Ivan Fauzan Nurjaya, Makassar (Cerita Rabu, Kamis, dan Minggu)
    50.   Jerry Ryan Pambudi, Jombang (Segenggam Harapan di Penghujung Tanduk)
    51.   Josua Nababan, Dairi Sidikalang (Untuk Ke 2017 Kali Akan Berakhir)
    52.   Kartika Apriliana, Yogyakarta (Seruanku Kali Ini)
    53.   Khanafi, Banyumas (Api, Hujan dan Musim Semi)
    54.   Khoirina Fitri Apriliani, Kediri (Hijrah)
    55.   Kiki Yulia Anggian, Lampung (Aku, Hujan dan Desember Tua)
    56.   Laras Sekar Seruni, Tangerang (Sajak-Sajak Kalender)
    57.   Leenahanwoo, Palembang (Cencangan Jiwa)
    58.   Lina Purnamasari, Lampung (Lipatan Harap)
    59.   Luh Komang Galuh Somia Antari, Karangasem (Menyulam Embun)
    60.   Lydia Nahkluz Petrovaskaya, Bengkalis (Nyanyian Tahun yang Tak Kulagukan Rindu)
    61.   Moh. Fathurrohman, Bandung (Tak Ada Waktu)
    62.   Mohammad Thariq, Pamekasan (Luka di Akhir Juz Kalender)
    63.   Muhammad Aranda Haryono, Mojokerto (Kehampaan yang [Tak] Terselesaikan)
    64.   Muhammad Fadil Fajar, Luwu Utara (Resolusi Akhir Tahun)
    65.   Muhammad Ilham Nur, Enrekang (Catatan Malam 365 Terakhir)
    66.   Ni Komang Irna Ayu Andani, Bangli (Asa yang Terbuku Menuju Masa Baru)
    67.   Nikmatus Sholihah, Sidoarjo (Akhir Tahun)
    68.   Nur Aviva, Gunungkidul (Rinai Penutup Tahun)
    69.   Nur Irdawana Nasution, Medan (Tinggalah Kenangan Merayap)
    70.   Oni Anugra Roszita, Surabaya (Umat Berpolusi)
    71.   Phe Lelism, Purbalingga (Tanda Guratan Masa)
    72.   Pipin Pirmansyah, Bandung (Melodi Rindu di Akhir Tahun)
    73.   Puspita Idola Pirsouw, Banda Neira (Kisah Belum Usai)
    74.   Rahmadhani Triastomo, Jakarta (Miopi Kamar Tidur)
    75.   Rahmawaty Purnamasari, Ende (Sepotong Rindu di Penultima Tahun)
    76.   Rahmi Mardatillah, Janeponto (Sang Petualang)
    77.   Ramli Sayudin, Lampung Timur (Catatan Pilu Sang Anak Rantau)
    78.   Ranti Nurhayati, Tasikmalaya (Cermin Biasa)
    79.   Retno Dwiyanti, Yogyakarta (Menggulung Kelam)
    80.   Rifaldi, Kotawaringin Timur (Segelas Teh dan Fenomena Akhir Tahun)
    81.   Risma Mei Lina, Sumedang (Merajang Malas)
    82.   Riza Amelia Putri, Ngawi (Harapan Si Bayi Mungil)
    83.   Rizal Fathurrahman, Gresik (Memoar Sebutir Krawu)
    84.   Rizaldi Noverisman, Lampung (Nona Senja Berselimut Kelabu)
    85.   Rufaifa Abdullah, Malaysia (Berkongsi Sebuah Gedung atau Gudang)
    86.   Sa'adah Nur Kamilah, Bandung (Secangkir Puisi)
    87.   Saiful Huda, Purbalingga (Sebelum Januari)
    88.   Sausan Nuwayyar, Kediri (Tiga Ratus Enam Puluh Lima Hari)
    89.   Selvy Pritawati Sudarlin, Lamandau (Berjalan Bersama Waktu)
    90.   Setia Wati, Padang (Di Pinggiran Musim Dua Tahun Lalu)
    91.   Singgih, Jakarta (Emosi Diujung (Hari) Tahun)
    92.   Siti Husniyah, Karanganyar (Rindu Terakhir)
    93.   Sofyan Yusuf P.S, Purbalingga (Jarum Jam Menghiburku)
    94.   Sonny Wilson, Surabaya (Penghujung Tahun)
    95.   St. Khaera Umam, Sinjai (Jerit Rindu yang Tak Usai)
    96.   Suci Mahdalena, Banjarmasin (Kemarin Sore)
    97.   Tia Elvia, Cilacap (Desember Penggenggam Luka)
    98.   Totok Satriyonunggal W, Surabaya (Ketika Akhir Bukan  Frasa Terakhir)
    99.   Wahyu Puspita, Sidoarjo (Asa yang Terus Ada)
    100.   Widwi Astuti, Blitar (Lereng  Arjuna)
    101.     Wilma Apriliana, Medan (Hujan di Sore Desember)
    102.    Windarsih, Wonogiri (Hujan Bulan Desember)
    103.    Wisnu Maulana Yusuf, Yogyakarta (Puisi di Bulan Muda)
    104.   Za'idah Nur Azizah, Demak (Nyanyian Rindu di Bulan Desember)
    105.   Zuraini, Bangka Belitung (Cakrawala Waktu)

    Seluruh naskah nominator akan dibukukan oleh FAM Publishing, namun penulis tidak mendapatkan bukti  terbit. Bagi yang ingin memesan bukunya bisa konfirmasi via email FAM: aishiterumenulis@gmail.com.

    Nantikan pengumuman 20 Naskah Terpilih, Senin 22 Januari 2018 . Pengumuman Pemenang, 23 Januari 2018.

    Terima kasih atas partisipasi dan antusias Anda semua mengikuti event-event FAM Indonesia. Bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Tetap semangat menulis dan ikuti event-event FAM Indonesia lainnya.

    *Seluruh pemenang dan peserta akan mendapatkan piagam penghargaan. Piagam akan dikirim secara bertahap melalui email setelah tanggal 25 Januari 2018. Batas pengiriman piagam 10 Februari 2018.


    Salam aktif, salam literasi!
    FAM INDONESIA
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pengumuman 105 Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema "Akhir Tahun" Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top