• Info Terkini

    Tuesday, February 20, 2018

    Semangat Enam Tahun FAM Indonesia


    FAMNEWS, Kediri – Perjalanan panjang Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia di kancah nasional selama enam tahun terbukti membuahkan hasil. Namun demikian, rasa syukur kepada Allah SWT, loyalitas dan kerendahan hati selalu dipegang kuat oleh pengurus FAM Indonesia. Menjelang hari lahirnya, 02 Maret 2018 mendatang, FAM yang sebelumnya berkantor di jalan Mayor Bismo nomor 28 Pare, Kediri, Jawa Timur kini resmi berpindah di Jalan Langsep nomor 01A, Pare, Kediri.

    FAM Indonesia yang fokus bergerak di bidang literasi telah memiliki 24 cabang lebih di berbagai daerah. Tercatat delapan cabang teraktif di tahun 2017, antara lain FAM cabang Surabaya, FAM cabang Luwu, FAM cabang Palu, FAM cabang Bosowasi, FAM cabang Sorong, FAM wilayah Jawa Barat, FAM cabang Depok, dan FAM cabang Palembang. Melalui cabang-cabang tersebut, FAM Indonesia terus berupaya menggaungkan semangat membaca dan menulis kepada lintas generasi. Terbukti, tak hanya kaum pelajar saja yang tergabung di dalamnya. Kaum professional seperti dosen, seniman, wartawan, guru dan lainnya kini mendominasi forum kepenulisan ini.



    Berbagai kegiatan dan sayembara kepenulisan telah digelar, baik oleh FAM pusat maupun masing-masing cabang. Beberapa di antaranya ialah menggelar lapak taman baca, menyelenggarakan kompetisi menulis, bedah buku , seminar kepenulisan, baca puisi, kelas menulis online atau pun offline, berbagai lomba kepenulisan, serta kegiatan sosial lainnya. Selama enam tahun berkiprah, FAM tak hanya sanggup melahirkan penulis-penulis dengan karyanya yang hebat, hingga mereka yang berjodoh di balik layar sebagai editor, bahkan FAM telah menunjukkan bibit-bibit unggul dari penulis-penulis muda berbakat lainnya. Sebagian besar bermula bersama FAM Indonesia.

    Selama kurun waktu 2016-2017, kedua pendiri FAM Indonesia mendapat penghargaan bergengsi di bidang literasi. Aliya Nurlela, terpilih sebagai Perempuan Inspiratif NOVA 2016 Bidang Seni & Budaya. Muhammad Subhan, terpilih sebagai salah satu penulis yang tampil di Ubud Writers & Readers Festival 2017.



    FAM Indonesia melalui divisi penerbitan FAM Publishing hingga 6 tahun ini, tercatat telah menerbitkan 650-an judul buku—baik fiksi maupun nonfiksi. Saat ini puluhan naskah sedang proses terbit.

    Pendiri FAM Indonesia, Aliya Nurlela merasa puas dan penuh syukur. Dengan rendah hati ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam membesarkan FAM Indonesia, terutama pengurus pusat dengan dedikasinya dalam mengelola berbagai kegiatan dan memotori penulis dalam menerbitkan bukunya di FAM Publishing, hingga mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kepindahan kantor pusat FAM Indonesia dan FAM Publishing. Novelis ini juga berharap, ke depan FAM Indonesia akan berkembang lebih baik lagi.

    Di hari lahirnya yang ke-6 tahun ini, FAM Indonesia tentu ingin terus mengibarkan bendera literasi di negeri sendiri. Bahkan menjangkau seluruh pelosok negeri. Membangkitkan gairah generasi penerus untuk mencintai membaca dan menulis, serta yang paling penting ialah berkarya untuk negeri. [TIM Media FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Semangat Enam Tahun FAM Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top