• Info Terkini

    Wednesday, April 11, 2018

    Menjadi Penulis itu Gampang Kok!


    By: Rendy Rizky Binawanto



    Bagi sebagian orang, menulis menjadi hal yang sangat luar biasa beratnya untuk dilakukan. Pertanyaan seperti bingung mencari ide tulisan, bingung untuk mulai menulis dari mana, hingga tidak pede dengan gaya tulisan yang telah digarap, adalah pertanyaan mendasar bagi setiap orang untuk mulai menulis. Akhirnya tulisan itu tidak pernah tuntas sampai akhir.

    Tulis-menulis sebetulnya perihal yang susah-susah gampang, tergantung kepada jenis tulisan yang kita buat. Untuk belajar menjadi penulis banyak cara yang dapat dipahami dan mudah untuk dipraktikkan. Sederhana saja, mulailah menulis dengan satu paragraf yang menceritakan suatu hal. Contoh, kita dapat mulai menulis dengan mengungkapkan kekaguman terhadap seseorang. Bahwa, orang tersebut sangatlah baik, berjiwa besar, dan lain-lain. Dan buatlah ungkapan tersebut dalam beberapa kalimat hingga membentuk satu paragraf utuh menggambarkan kekaguman tersebut.

    Wadah sementara untuk menampung tulisan sederhana itu alangkah lebih baik bila diakun media sosial seperti facebook, twitter, ataupun media sosial lain dengan alasan agar orang lain dapat melihat dan mengkritik tulisan tersebut. Tetapi, harus diingat jangan sampai membuat tulisan yang mengandung unsur SARA, pornografi, dan merugikan pihak lain karena itu adalah sebuah media yang siapa saja dapat melihat.

    Bergayalah dengan gaya bahasa sendiri dan tetap memperhatikan Ejaan Bahasa Indonesia yang baik. Karena keaslian dan karakter tulisan yang dihasilkan nantinya akan memiliki ciri khas tersendiri. Dan itulah yang membedakan kita sebagai penulis dengan para penulis lain.

    Pengembangan gagasan atau ide untuk disampaikan dalam tulisan pun ada beberapa cara yang mudah dilakukan. Yang pertama pilih jenis tulisan yang akan kita buat, apakah jenis tulisan blog, untuk media online ataupun cetak, atau bahkan untuk menjadi sebuah buku.

    Bagi penulis blog mungkin gaya bahasa akan sangat bebas. Namun, tetap harus diperhatikan kosakata dan ide tulisan tersebut dalam artian tulisan blog yang terlihat bebas, tetap saja ada nilai-nilai kepenulisan yang harus kita perhatikan. Tetapi, jenis tulisan untuk media seperti berita dan lain-lain, gaya bahasa tidak dapat sebebas seperti blog. Penggunaan dan pemilihan kosakata harus benar-benar diperhatikan. Jenis tulisan yang berada di media pun tergantung latar belakang media tersebut.

    Setelah ide dan jenis tulisan ditentukan, mulailah menulis sedikit demi sedikit. Baik untuk tulisan blog maupun untuk media lain, bahkan untuk menjadi sebuah buku nantinya. Cobalah mulai menulis dari inti ide tulisan yang akan kita buat di satu paragraf pertama. Alasan tersebut agar pembaca yang melihat tulisan kita dapat memahami isi dari uraian tulisan yang kita buat.

    Kemudian kembangkan perlahan dengan alur yang santai dan terarah di paragraf berikutnya hingga selesai. Sehingga, tidak membuat pembaca kebingungan dengan arah tulisan tersebut. Pakailah ejaan bahasa yang ringan dan sederhana agar mudah dipahami oleh banyak kalangan. Inilah modal penting kita sebagai penulis. Pemilihan kosakata yang ringan dan mudah dipahami akan sulit dipraktikkan  ketika kita mulai menulis. Namun, cobalah terus jangan patah semangat. Karena kosakata kita akan terus terolah bilamana kita giat menulis.

    Satu hal yang penting bagi kita yang ingin menjadi penulis adalah rajinlah membaca apa pun itu. Pemilihan sumber bacaan akan menjiwai jenis tulisan kita. Contohnya, bila kita sering membaca novel ataupun puisi, maka jenis tulisan kita tidak akan jauh dengan apa yang kita baca sebagai novelis ataupun yang lainnya. Alangkah lebih baik kita tidak terfokus dalam satu sumber bacaan. Berbanyaklah membaca jenis bacaan apapun itu, karena akan memperkaya kosakata dan gaya bahasa kita secara alamiah.

    Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah bertemanlah dengan orang-orang yang berada di dunia tulis-menulis tersebut. Dari mereka, kita akan banyak mendapat dorongan diri untuk terus menulis dan menulis meski kita dan mereka berbeda genre kepenulisan.

    Setelah tulisan tuntas sampai akhir, berbanggalah. Karena untuk mencapai tulisan yang utuh tersebut membutuhkan ketenangan, kesabaran, dan olah pikir yang tidak mudah. Bersantailah sejenak, lalu baca kembali tulisan tersebut untuk melihat kosakata yang masih kurang mengenakkan di lidah. Setidaknya dalam hal ini kita harus benar-benar teliti dan fokus untuk memperbaiki tulisan tersebut. Setiap orang pasti akan memiliki persepsi atau pandangan lain terhadap suatu hal. Maka setelah kita selesai mengedit ulang tulisan tersebut cobalah meminta pendapat dari orang lain. Ini berguna untuk mengembangkan kembali tulisan kita ke arah yang lebih baik.

    Bila kita memiliki wadah untuk menampung jenis tulisan kita, kenapa tidak untuk mengirimkannya ke media yang siap menerima tulisan tersebut. Jangan patah semangat bilamana tulisan tersebut belum memenuhi kriteria redaksi. Teruslah perbaiki tulisan kita dan teruslah memperkaya kosakata dengan membaca. Menjadi penulis tentu tidak instan namun menjadi penulis tidak sesulit yang dipikirkan. Apabila suatu saat tulisan kita bertengger di suatu media atau bahkan menjadi sebuah buku yang banyak dicari orang, berbanggalah! Karena kita telah sukses menjadi seorang penulis.

    Menyelesaikan satu tulisan pun sebetulnya kita sudah bisa disebut sebagai seorang penulis. Penyebutan terhadap seseorang sebagai seorang penulis tergantung persepsi mereka yang menilainya. Maka dari itu teruslah menulis dan menulis mulai dari sekarang!



    *) Rendy Rizky Binawanto, kelahiran Bandung, 24 Maret 1995. Kariernya dalam dunia kepenulisan dimulai sejak tahun 2015. Mulai menulis cerpen dan puisi, lalu berkecimpung di  dunia jurnalistik. Berkat terjunnya di dunia kepenulisan tersebut, ia tergabung menjadi salah satu wartawan di media di Kota Bandung, Jawa Barat. Karya-karya tulisnya pun banyak yang telah dimuat di berbagai majalah dan koran. Ia pun aktif sebagai traveler. Latar belakang pendidikannya lah yang membawa penulis terus menjelajah. Dan, akhirnya membawa arah tulisannya pun bercerita tentang perjalanan.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Menjadi Penulis itu Gampang Kok! Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top