• Info Terkini

    Saturday, April 21, 2018

    Update Final Peserta Lomba Cipta Puisi Bertema “PEREMPUAN"


    Jumat, 20 April 2018
    Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z
    [Penerimaan Naskah Sudah Ditutup]

    1. A. Machyoedin Hamamsoeri, Tangerang (Srikandi-Srikandi)
    2. A. Machyoedin Hamamsoeri, Tangerang (Pembantu Rumah Tangga)
    3. Ach Mubarok, ? (Perempuan Pengubah Zaman)
    4. Achmad Ridwan Palili, ? (Perempuan Indonesia)
    5. Ahcmad Ridwan Palili, ? (Perempuan yang Berbisik Ke Bumi)
    6. Addin Nasrul Fuad, Trenggalek (Sekawan “An” Bidadari)
    7. Addin Nasrul Fuad, Trenggalek (Sibak Seribu Sibak)
    8. Adistia Mursyidatul Kamaliah, Probolinggo (Perempuan)
    9. Adit Antowi, Barito Selatan (Ibu Malaikatku)
    10. Agus Budiman, Majalengka (Perempuanku)
    11. Agus Nurjaman, S Pd, Bandung (Perempuan di Ujung Senja)
    12. Agus Yulianto, Karanganyar (Perempuan Itu)
    13. Agus Yulianto, Karanganyar (Bayang Wanita)
    14. Ahmad Nuzulul F, Malang (Kepada Ibu)
    15. Ahmad Nuzulul F, Malang (Anugerah)
    16. Ahmad Rikiyanto, Jember (Perempuan)
    17. Ahmad Sandi, Sukabumi (Jirah Hati)
    18. Ahmad Syafii, Bantaeng (Nyai Ahmad Dahlan)
    19. Aida Fitriyati, Malang (Cadar dan Toleransi)
    20. Aida Fitriyati, Malang (Manusia Hebat)
    21. Aiga Fadillah, Deli Serdang (Feminisme)
    22. Aiga Fadillah, Deli Serdang (Perempuan Sang Berlian)
    23. Ainka Irfany, Medan (Tentang Wanita)
    24. Al-Rizky Pratama, Malang (Perempuan Pemulung)
    25. Aldi Abdillah, Brebes (Diary Shinta)
    26. Aldi Abdillah, Brebes (Senja Ala Alifia Hasna)
    27. Alfiana Firdausy, Malang (Rombakan Pengabdi Silam)
    28. Alfiansyah, Palembang (Sesendok Gula di Cawan Teh)
    29. Amalia Faizah, Cirebon (Gula Jawa)
    30. Amalia Nur Ramadhani, Banjarnegara (Tentang Dia)
    31. Amatullah Nabilah, Palembang (Sajak Bunga, Hawa)
    32. Aminah Sasi Mei, Sukoharjo (Perempuan di Tahta Pelaminan)
    33. Amna Sofea, Malaysia (Akulah Perempuan Itu yang Menangis di Hampar Sejadah)
    34. Amna Sofea, Malaysia (Bicara Sang Puteri Pada Buih, Awan dan Kenari)
    35. Analysa br Surbakti, S.Pd, Deli Serdang (Perempuanku)
    36. Analysa br Surbakti, S.Pd, Deli Serdang (Takdir Perempuan)
    37. Andi Besse Elfiana, Sengkang (Andi Besse Elfiana)
    38. Andi Istanto, Aceh (Perempuan dan Seribu Misterinya)
    39. Andi Istanto, Aceh (Cantik)
    40. Anggi Pranata, ? (Sesederhana Itu)
    41. Anggi Pranata, ? (Wanita Itu)
    42. Anggi Purwanti, Bantul (Bidadari Surga Al – Jannah)
    43. Anggie Kurnia Putri, Surabaya (Perempuan Renta)
    44. Ani Nuryani, Bogor (Kaulah Ruh dalam Jasadku)
    45. Ani Nuryani, Bogor (Kaulah Segalanya)
    46. Anissa Christin Sepenriana, Sintang (Berteman Terik)
    47. Anissa Christin Sepenriana, Sintang (Perempuan Tua)
    48. Anisa Khaira, ? (Dia Gadis)
    49. Aniva Kusumawardani, Bandung (Ketangguhan Penawar Hati)
    50. Aniva Kusumawardani, Bandung (Tentang Suara Hati Berlian)
    51. Apri Kuncoro, Kebumen (Wanita Hebat)
    52. Aprilia Yuneta, ? (Wanita di Ujung Senja)
    53. Aprilia Yuneta, ? (Perempuan di Jalan Setapak)
    54. Arie Png Adadua, Palembang (Gurauan Tiga Kecapi)
    55. Arie Png Adadua, Palembang (Biarkanlah Dia, Ibu)
    56. Arina Ulfatul Jannah, Pati (Kinanti Seorang Putri Jawa)
    57. Artia Prastiwi, Lampung (Perempuan-Perempuan Aksara)
    58. As'ad Nor Salam, Pamekasan (Bulan Tenggelam)
    59. Asih Wulandari, Kutai Kartanegara (Gadis Kumuh Tak Berpangku Tangan)
    60. Atikah Nur Hidayati, Sumedang (Penguji Kesetiaan)
    61. Atiqotul Maghfiroh, Sumenep (Perempuan dalam Debu)
    62. Aura Annasta Dewi, Bangka Belitung (Aku Perempuan)
    63. Aya K, Lombok Timur (Perempuan Bermata Bulan)
    64. Aya K, Lombok Timur (Dongeng Ibu Sebelum Tidur)
    65. Ayu Teli Lestari, Bandung (Penyesalan)
    66. Ayu Qonita, Yogyakarta (Sarinah)
    67. Azhar Mutalib, Palagkaraya (Ibuku Motivasiku)
    68. Azhar Mutalib, Palagkaraya (Ibuku Pelita Hidupku)
    69. Azwar Sutan Malaka, Jakarta (Tiga Perempuan)
    70. Badik Sri Lestari, Kediri (Balada Perempuan Tua Penjual Sayur)
    71. Badik Sri Lestari, Kediri (Perempuan Tangguh di Negeri Orang)
    72. Baharudin, Bangka (Makhluk Sejuta Pesona)
    73. Baharudin, Bangka (Penciptaan)
    74. Baiq Nggi Kerte Ning Diah, Lombok Timur (Kasih Tulus Perempuan)
    75. Baiq Nggi Kerte Ning Diah, Lombok Timur (Bidadari Surga)
    76. Bayu Cakur Satrio, Bengkulu Selatan (Perempuan dalam Balutan Kehidupan)
    77. Bestina Ruminda Simarmata, ? (Modal Pelakor)
    78. Bestina Ruminda Simarmata, ? (Janda)
    79. Beta Karlistiyaningsih, Pontianak (Perempuan Berhati Berlian)
    80. Bilqis Karunia Putri, Bandung (Yang Berharga, yang Istimewa)
    81. Briliani Putri Pijar Pratiwi, Tangerang (Ibu)
    82. Briliani Putri Pijar Pratiwi, Tangerang (Topeng Baja)
    83. Budi Hartono, Topoyo (Makhluk Tangguh)
    84. Cahyadi Permana Al-Hijad, Bandung (Wanita)
    85. Calista Ayudya, Sumatera Barat (Kesah)
    86. Calista Ayudya, Sumatera Barat (Betapa Hebatnya Aku)
    87. Chalimah Nur Sakhiyah, Cirebon (IRT)
    88. Chalimah Nur Sakhiyah, Cirebon (Wanita Multitalenta)
    89. Cindy Amelia, Yogyakarta (Harga Diri)
    90. Cindy Amelia, Yogyakarta (Seperti Nenek)
    91. Cindy Rafina, Cilegon (Wanita Itu)
    92. Cindy Rafina, Cilegon (Pelacur Waktu)
    93. Cut Wardatul Aini, Aceh Utara (Aku Perempuan)
    94. Dalle Dalminto, Yogyakarta (Perempuan Air)
    95. Dalle Dalminto, Yogyakarta (Sketsa Bunda)
    96. Darin Rindiani, Garut (Cahaya Hatiku)
    97. Darin Rindiani, Garut (Rintihan Bidadari Gurun Pasir)
    98. Daviatul Umam, Sumenep (Secarik Kisah Rabi'ah Al-Adawiyah)
    99. Dea Septiyani Jayanti, Surabaya (Keikhlasan Tiada Akhir)
    100. Dede Krisdayanti, Ciamis (Takhta Perempuan)
    101. Dedi Saeful Anwar, Cianjur (Peri Berwajah Pualam)
    102. Dedi Saeful Anwar, Cianjur (Rembulan Bermata Intan)
    103. Derik Tiana Talakua, Tangerang (Kami Hawa)
    104. Desi Indriyani, Purworejo (Sorot Kasih Bunda)
    105. Devianira Deniar, Bogor (Bintang yang Tak Berkilau)
    106. Dewi Azzahroh, Kendal (Saat Sakit Menghampiri)
    107. Dewi Rafiqah, Sumenep (Perjalananku Padamu)
    108. Dewi Rafiqah, Sumenep (Nasi Pecel Buatan Ibu)
    109. Devita Putri Viramanti, ? (Wanita di Hatimu)
    110. Devita Putri Viramanti, ? (Wanita yang Tidak Untukku)
    111. Dhea Ayu Septya, Tegal (Ibu)
    112. Dian Dianasari, Kediri (Kertas Putih)
    113. Dian Dianasari, Kediri (Untukmu)
    114. Dian Pertiwi Subagio Putri, Malang (R.A. Kartini)
    115. Dian Pertiwi Subagio Putri, Malang (Aku Bangga Menjadi Perempuan)
    116. Dicky Bayu Pamungkas, Sragen (Hawa)
    117. Dikri Maulana R, Garut (Wanita Hebat)
    118. Dikri Maulana R, Garut (Wanita Sholehah)
    119. Dila Anggrista Purmiagi, Tulungagung (Definisi Cantik)
    120. Dila Anggrista Purmiagi, Tulungagung (Rindu)
    121. Dimas Wahyu Kurniawan, Madura (Wanita Idamanku)
    122. Dwi Nurul Idayanti, Jember (Sajak Rindu)
    123. Dwi Sukmawati, Tegal (Aku, [Bukan] yang Terlupa)
    124. Dyah Kartika Putri, Surabaya (Wanita)
    125. Dyah Kartika Putri, Surabaya (Kartini Hari Ini)
    126. Eka Ayu Rusiana, Kudus (Bidadari Surgaku)
    127. Eka Novita Sari, Sukoharjo (Wanita)
    128. Eka Novita Sari, Sukoharjo (Perempuan di Persimpangan Makna)
    129. Eko Rivaldi Simbolon, Simalungun (Perempuan Sang Motivas)
    130. Eko Rivaldi Simbolon, Simalungun (Perempuan yang Kunantikan)
    131. Elda Dahlena, Sumenep (Perempuan Tak Ingin Itu)
    132. Elda Dahlena, Sumenep (Penghafal Al-Quran)
    133. Eli Wahyuni, Malang (Kaulah Perempuan Itu)
    134. Ellyas Hermansyah, Yogyakarta (Sepotong Donat)
    135. Ellyas Hermansyah, Yogyakarta (Aku di Sampingmu)
    136. Ellys Mardiana, Surabaya (Ratu Istana dan Negara)
    137. Ellys Mardiana, Surabaya (Siapakah Diriku)
    138. Endang Wulandari, Pacitan (Dalam Doa Perempuan)
    139. Endang Wulandari, Pacitan (Ratu Sejagad)
    140. Erieska Aprilyanti, Gorontalo (Perempuanku)
    141. Erna Winarsih Wiyono, Bogor (Senja yang Bersandar pada Bahu Perempuan)
    142. Erna Winarsih Wiyono, Bogor (Aksara Hawa di Beting Srikandi Tangguh)
    143. Ervina Cahyanti, Gresik (Teruntuk Perempuan)
    144. Esti Ade Saputri, Palembang (Rampak Rindang)
    145. Esti Nurelysa, Ponorogo (Sebuah Pesan)
    146. Evadatul Luthfitasari, Madura (Memanen Rasa)
    147. Evi Fitriyani, Pamekasan (Segenggam Ambisi Seorang Perempuan)
    148. Evita Korneliya, Sragen (Rindu Gadis Ibu Pertiwi)
    149. Evita Korneliya, sregen (Kiprah kami, Pencetak Generasi)
    150. Ezra Regi Pangestu, Tangerang (Menunggu Pesisir)
    151. Ezra Regi Pangestu, Tangerang (Selokan Hitam)
    152. F. Veronica, Alor (Tangan Seribu)
    153. F. Veronica, Alor (Wanita)
    154. Fadhilatun Nisa', Tuban (Uma)
    155. Faizal Mansyur, Makassar (Sajak Wanita dan Mawar)
    156. Fatikhah Sabila, Wonosobo (Keindahan Perempuan)
    157. Fatimatuzzahra, Cirebon (Perempuan)
    158. Fatimatuzzahra, Cirebon (Dia Perempuan)
    159. Febbi Sena Lestari, Blitar (Perempuan yang Bertarung dengan Kesunyian)
    160. Febby Adelia Rizki, Sampang (Sosoknya)
    161. Febby Adelia Rizki, Sampang (Bebas)
    162. Fenaldi Afik Saputro, Semarang (Tanah Ukir)
    163. Feni Destika, Pangandaran (Punggung-Punggung Penikmat Lara)
    164. Feni Destika, Pangandaran (Tulang Rusuk, Pemilik Surga di Kakinya)
    165. Ferril Irham Muzaki, Malang (Ibu, Justru Duryudana yang Telah Memberi Aku Mahkota)
    166. Ferril Irham Muzaki, Malang (Katanya Mengutip Prabu Jayabaya)
    167. Ferry Dermawan, Surabaya (Kepakan Sang Bidadari Dunia)
    168. Fidyah Nur Khumairoh, Sebatik Utara (Perhiasan Dunia)
    169. Fidyah Nur Khumairoh, Sebatik Utara (Hati Putih Seorang Ibu)
    170. Fifiana Astitining Tiyas, Nganjuk (Hawa)
    171. Fitri Amolda, Solok (Ketangguhan Seorang Prempuan)
    172. Fitri Nur Kholifah, Kendal (Selembut Sutra)
    173. Fitri Yani Hasibuan, Kotapinang (Perempuan Bercadar)
    174. Flora Savita Sembiring, Karo (Seberkas Perjuangan)
    175. Florentina Viniawati, Semarang (Kau, Perempuan)
    176. Frizka Arlyfia, Semarang (Solehah)
    177. Gabby Maureen Pricilia, Padangsidempuan Utara (Ibu Kartini)
    178. Gabby Maureen Pricilia, Padangsidempuan Utara (Pejuang Itu Bernama)
    179. Gretty Silvia Manurung, Sleman (Setarakan Kaumku)
    180. Gretty Silvia Manurung, Sleman (Wanitakah?)
    181. Hafsah Restu Nurul Annafi, Malang (Hawa)
    182. Hanaa Noormaningtyas, Surabaya (Isi Hati Beberapa Perempuan)
    183. Hanaa Noormaningtyas, Surabaya (Wanita Pendosa)
    184. Hanan Hasna Adilah, Surakarta (Wahai Perempuan)
    185. Helen Rumiris, Jakarta (Elusif)
    186. Heny Andini, Majalengka (Sosok Hebat)
    187. Herdian Armandhani, Denpasar (Mawar Merah untuk Annisa)
    188. Herdian Armandhani, Denpasar (Gadis Bercadar Hitam)
    189. Herlina Yanti, ? (Separuh Jiwaku)
    190. Hero Gefthi F, Lubuklinggau (Kesunyian)
    191. Hero Gefthi F, Lubuklinggau (Kucintai Semua)
    192. Hidjrahwati, S.Pd, Balikpapan (Perempuan Pejuang Sejati)
    193. Hidjrahwati, S.Pd, Balikpapan (Menanti Pintu Rezeki)
    194. Hindun Sriwidiawati, Surabaya (Perempuan yang Dirindukan Surga)
    195. Homsiyah, Sumenep (Gadis Berwajah Puisi)
    196. Homsiyah, Sumenep (Kehilangan Seorang Perempuan)
    197. Honorius Arpin, Sekadau (Sajak Perempuan Loper Koran)
    198. Hudaya Hasanah Rahmah, ? (Ibu)
    199. Hudaya Hasanah Rahmah, ? (Siapa Aku?)
    200. Hugo Foren Dayih, Pontianak (Dia Umakku)
    201. I Wayan Budiartawan, Bali (Gedong Bagoes Oka Guru Spiritual)
    202. I Wayan Budiartawan, Bali (Gedong Bagoes Oka Sang Dosen)
    203. Ibrahim Guntur Nuary, Cirebon (Khodijah Berkisah)
    204. Ika Maisaroh, Madura (Pemilik Air Mata)
    205. Ima Fauzia Ni'mah, Bogor (Wanita Penghuni Surga)
    206. Imas Nur Astuti, Yogyakarta (Perempuan Cakrawala)
    207. Imelda Rosniyati Dewi, Semarang (Perempuan dan Kehidupan)
    208. Indah Permata Sari, Jambi (Kau Perempuan)
    209. Indah Yuliati, Madura (Ujung Kodrat)
    210. Indah Yuliati, Madura (April)
    211. Indriyani, Bogor (Penyesalan Seorang Perempuan)
    212. Intan Ayu Daniswara, Malang (Perempuan Berkalung Harapan)
    213. Intan Kharisma, Tangerang (Syahwat Tak Membelenggu)
    214. Intan Nur Fitri, Bangka (Telaga Jiwa)
    215. Ira Uly Wijaya Simanjuntak, Sibolga (Sang Purnama)
    216. Ira Uly Wijaya Simanjuntak, Sibolga (Ibu)
    217. Irawati, Pidie (Perempuan Penjual Kue)
    218. Irawati, Pidie (Pujian Terhangat)
    219. Irnawati, Bandung (Dia adalah Khodijah binti Khuwailid)
    220. Irwan Effendi, Sumenep (Perempuan yang Menunggu dengan Setia)
    221. Ishom Zamzami, Pemalang (Kuat dalam Lemah Parasmu)
    222. Ismo Antonius, Medan (Cantik Mu Bagaikan Bunga Mawar)
    223. Ismo Antonius, Medan (Wanita Kesepian)
    224. Isradina Parichaa, Yogyakarta (Aku Terjebak)
    225. Isradina Parichaa, Yogyakarta (Pergi, Kembali)
    226. Izzah Ummi Bariroh, Malang (Cintaku di Pelaminan)
    227. Izzah Ummi Bariroh, Malang (Jadilah Mawar)
    228. Izzatul Hikmah, Sumenep (Rindu Ariefah)
    229. Izzatul Hikmah, Sumenep (Perempuan Tujuh Musim)
    230. Jannatul Ma'wa, Banyuwangi (Gelegata dan Jentara Perempuan)
    231. Jannatul Ma'wa, Banyuwangi (Perempuan dan Zaman)
    232. Jefri Prawinata, Aceh (Perempuan)
    233. Jepani, Bogor (Jangan Terkecoh, Karna Kau Seorang Perempuan)
    234. Jepani, Bogor (Saya Menolak Lupa, Bahwa Saya adalah Puan)
    235. Jilan Jauza' Dinah Diyanah, ? (Inilah Aku)
    236. Josua Nababan, Medan (Pelukis Risalah Keluarga)
    237. Kanisa Triyundari Arselan, Karawang (Sosok Terhebat)
    238. Khaenul Pratama, Tegal (Ladang)
    239. Kotimatul Alfi Nurohmah, Blitar (Perempuan dalam Perjuangan)
    240. Kumil Laila, Lampung (Wanita yang Menuntun Ke Surga)
    241. Laila Mujianti, Wonosobo (Dia Kekasih Tercinta)
    242. Laili Hari Lestari, Gresik (Perempuan Memilih Bungkam)
    243. Laili Hari Lestari, Gersik (Di Balik Senyum Perempuan)
    244. Lathifah Roikhanah Wardani, ? (Dia Perempuanku)
    245. Latifatus Sholikah, Magetan (Kartini Masa Kini)
    246. Lian Mahmud, Gorontalo (Kepada Perempuan)
    247. Lilik Tri H, ? (Dosen Wanitaku)
    248. Lily Yunita, Sampit (Engkaulah Ratu Bersayap Emas)
    249. Lin Hana, Jember (Di Matanya)
    250. Lin Hana, Jember (Surga-Nya)
    251. Lina Triwahyuni, Pekanbaru (Pedusi Impian)
    252. Lydia Nahkluz Petrovaskaya, Bengkalis (Perempuan yang Berambut Panjang dan Bernyanyi  Itu Adalah Pacarku Semalam)
    253. Lydia Nahkluz Petrovaskaya, Bengkalis (Perempuan-Perempuan dengan Cinta Sederhana)
    254. M. 'Izzuddin Robbani Habe, Lamongan (Rahim Nirmala)
    255. M. 'Izzuddin Robbani Habe, Lamongan (Teleologi Hikmah)
    256. Mahliza Naradhita Sinaga, Pematang Siantar (Jangan Lagi)
    257. Mahmudah, Madiun (Gemerlap Dunia)
    258. Mahmudah, Madiun (Hargai Aku Karena Tuhan-Ku)
    259. Mailia Udzma, Semarang (Rindu Milik Ibu Nyai)
    260. Mailia Udzma, Semarang (Putih)
    261. Maina Gurinci, Medan (Akulah Dia)
    262. Maina Gurinci, Medan (Tanpanya Aku Tiada)
    263. Malahatul Habibah, Sumenep (Perempuan Pagi)
    264. Malahatul Habibah, Sumenep (Perempuan dalam Gelap)
    265. Maman Empun, Lombok Tengah (Perempuan Berhati Lembut)
    266. Mar Atul Hamdalah, Tulungagung (Duhai Wanita Idaman)
    267. Marhani Musmar, Wajo (Gadis Ranum Kota Sutera)
    268. Marhani Musmar, Wajo (Hijrah)
    269. Maria Ulfa, Malang (Kartini Masa Kini)
    270. Maria Ulfa, Malang (Wanita Berkarir Syurga)
    271. Maria Ulfa, Samarinda (Perempuan dengan Seapasang Mata Hujan)
    272. Mas Afin Z, Merak (Tentang Ibu)
    273. Masriyani, Sumenep (Kartini Jaman Now)
    274. Masriyani, Sumenep (Perempuan Hebat)
    275. Maulidatul K, Pasuruan (Wanita Berhati Malaikat)
    276. Medina Sylvia Riyanto, Jakarta (Perempuan)
    277. Meilani Futri, Bengkulu (Perempuan Tegar)
    278. Meilani Futri, Bengkulu (Janganlah Menyakiti Hati Perempuan)
    279. Meilisa Indri Tiyasari, Banyumas (Tentang Perempuan)
    280. Mela Fitriyana, Sumenep (Ibu)
    281. Mela Fitriyana, Sumenep (Cubitan Rindu)
    282. Melia Roza, Padang (Masih Saja Perempuan Itu Adalah Ibu)
    283. Melly Andriani Br Ginting, Banten (Di Sudut Kota)
    284. Melly Andriani Br Ginting, Banten (Aku dan Semesta)
    285. Meri Indrasari, Lombok Timur (Kaulah Perempuan)
    286. Meri Indrasari, Lombok Timur (Penguasa Dunia)
    287. Merlian Ulin Nikmah, Surabaya (Kunthi)
    288. Merlian Ulin Nikmah, Surabaya (Karena Aku Perempuan Penghibur)
    289. Metropoly Merlin J. Liubana, Kefamenanu (Perempuan Berambut Panjang)
    290. Miftahul Huda, Tuban (Perempuan dengan Uban)
    291. Miftakhus Sholikha, Mojokerto (Perempuan Terhebat)
    292. Miftakul Khoiriyah, ? (Salam  Rinduku Padamu)
    293. Mirna Maulida, Banda Aceh (Untukmu Wanita yang Aku Cintai dalam Hidupku)
    294. Mita Putriyani, Cirebon (Senandung Perhiasan Dunia)
    295. Moh. Alvin Windro Wicaksono, Bandung (Mengenang Ibu)
    296. Moh. Alvin Windro Wicaksono, Bandung (Bloodmoon)
    297. Mohammad Shohibul Anwar, Cirebon (Istri (Ku) Sholehah)
    298. Mohammad Thariq, Pamekasan (Mengaji Ayat Keanggunan Perempuan)
    299. Muh. Apsing, Bululumba (Perjuaangan Terindah)
    300. Muh. Apsing, Bululumba (Seorang Pembohong)
    301. Muh Iqbal Falah M, Makassar (Wanita Tomboy)
    302. Muh Iqbal Falah M, Makassar (Wanita)
    303. Muhammad Aidhul Bakri, Medan (Keindahanmu)
    304. Muhammad Aidhul Bakri, Medan (Teruntuk Perempuanku)
    305. Muhammad Aidil, Parepare (Wanita Biasa)
    306. Muhammad Iqbal, Bireuen (Bunga Desa)
    307. Muhammad Iqbal, Bireuen (Kekasih Tercinta)
    308. Muhammad Reza Akbar, Semarang (Seikat Bunga Hari Itu)
    309. Muhammad Riza Umar, Banda Aceh (Wanita Pusaka)
    310. Muhlis Hatba, Bone (Perempuan Luar Biasa)
    311. Muhlis Hatba, Bone (Kisah Perempuan Tua Lontok)
    312. Mukarrama, Parepare (Perempuan Terhebat)
    313. Mukarrama, Parepare (Air Mata Seorang Wanita)
    314. Muna Warman, Aceh Tenggara (Perempuan)
    315. Munandar Priyo Sudarmo, Gresik (Sahara di Pelupuk Senja)
    316. Munawaroh, ? (Perempuan)
    317. Nabilah Rizkiah, Palembang (Wanita Cantik Berhijab)
    318. Nada Yolanda, Jakarta (Senja)
    319. Nada Yolanda, Jakarta (Wanita di Akhir Senja)
    320. Nadya Roihatul Jannah, Tuban (Selamat Pagi Jelitaku)
    321. Nahdiyatul Fitria, Jember (Wanita Terhebat)
    322. Naila Shifwah, Kudus (Jasa Perempuan)
    323. Nana Suryana, Tangerang (Kerudung Putih di Waktu Senja)
    324. Nana Suryana, Tangerang (Perempuan – Perempuan Hebat)
    325. Nasiha Al-Shakina, Aceh (Perempuan Pemendam Rasa)
    326. Navilatun Naimah, Sumenep (Wanita Artikulasi dan Antisipasi)
    327. Nazilatul Hidayah, Pekalongan (Wanitaku)
    328. Neng Saniah Nur Fadilah, Bandung (Tutuplah Auratmu)
    329. Neo Millennisa Rahmatulbasith, Tangerang (Surga yang Kudambakan)
    330. Nessie Illona Amorita, ? (Pedusi)
    331. Nevia Ika Utami, Lamongan (Perempuanku)
    332. Nevia Ika Utami, Lamongan (Mimpi Sang Gadis)
    333. Nia Yelisia Saragih, Medan (Selayaknya Wanita)
    334. Nia Yelisia Saragih, Medan (Wanita Terhebatku)
    335. Nina Azwani Siregar, Labuhanbatu (Jugun Lanfu)
    336. Nina Azwani Siregar, Labuhanbatu (Kecupan)
    337. Nina Herlina, Bandung (Perempuan yang Rindu)
    338. Nina Herlina, Bandung (Perempuan Itu)
    339. Nova Rosdiana, Sampang (Dia Tersakiti)
    340. Nova Rosdiana, Sampang (Dia Tak Bahagia)
    341. Novita Purwatiningtyas, Malang (Raga Penjelma Kalbuku, Doa yang Mengangkasa)
    342. Novita Purwatiningtyas, Malang (Selembut Akhlaknya, Semerdu Kalbunya)
    343. Nurhafnisah, Parepare (Wanitaku)
    344. Nur Aviva, Yogyakarta (Lingkar Hitam Prasasti Termahal)
    345. Nur Azizah, Malang (Wanita tanpa Lelah)
    346. Nur Dahira, Bantaeng (Kekuatan Seorang Wanita)
    347. Nur Dahira, Bantaeng (Wanitaku)
    348. Nur Diana Holida, Sumenep (Rindu, Untukmu)
    349. Nur Fila Sari, Singkawang Tengah (Bunda)
    350. Nur Hanifah, Magelang (Jejak Raden Ajeng Kartini)
    351. Nur Irdawana Nasution, Kotapinang (Perempuan itu Sang Pijarku)
    352. Nur Khalilah Pratiwi, Surabaya (Malaikat Penjamin Kasih)
    353. Nuriyah Rahmawati, Mojokerto (Jilbab dan Air Mataku)
    354. Nurlaela, Cirebon (Hadirmu Seindah Surga)
    355. Nurlayli Fadilla, Langkat (Perempuan Peneduh Luka dan Rasa)
    356. Nurlayli Fadilla, Langkat (Wanita Penikmat Jengkol)
    357. Nurul Badriah, Bangka (Aku Perempuan)
    358. Nurul Badriah, Bangka (Perempuan Pengeja Kenangan)
    359. Nurul Fauziah, Lumajang (Terhebat)
    360. Nurul Istiawati, Pamalang (Perempuan Penyulam Hujan)
    361. Nurul Nurelysa, Ponorogo (Al-Mar’ah)
    362. Nurul Ramadhani, Makassar (Retorika Bersama Senja)
    363. Nurul Ramadhani, Makassar (Story From Your Daughter)
    364. Nurul Sakinah Fitrah, Kepulauan Selayar (Bidadari Berkerudung Putih)
    365. Nyimas Wahdini Rahmah, Banjarbaru (Ibuku Ayahku)
    366. Ogi Tri Pramudya, ? (Bingung)
    367. Ogi Tri Pramudya, ? (Cintanya)
    368. Ones Putra Hulu, Bogor (Profesi Serakah)
    369. P.N.Z, Bangil (Tak Bisakah Engkau Mengerti?)
    370. Parwati, Bekasi (Perempuan Penakluk Badai Kehidupan)
    371. Pemas Sepriawan, Simalungun (Perempuan Sang Pejuang Impian)
    372. Pingka Ari Safitra W, ? (Sosok Wanita)
    373. Pipin Veronika, Wonogiri (Dilema Perempuan)
    374. Pipin Veronika, Wonogiri (Wanita Terhebat)
    375. Precella Silvia, Surabaya (Sang Nadi Negeri)
    376. Prince Pinky, ? (Kelas)
    377. Pujiana Dwi Kusumawati, Probolinggo (Aku Percaya Kuatnya Doa Ibu)
    378. Pujiana Dwi Kusumawati, Probolinggo (Sungguh Aku Tidak  Bercanda Ibu)
    379. Pungli Alitopan, Sintang (Mamak Layak Wisuda)
    380. Putri Ramadhani, ? (Ibu)
    381. Qiey Romdani, Sumenep (Perempuan Malam)
    382. Qothrunnada Syarifah, Bogor (Sosok Menawan)
    383. Qothrunnada Syarifah, Bogor (Katanya Lemah)
    384. Rachel Chinthia, Palu (Perempuan Perkasa)
    385. Rachel Chinthia, Palu (Wanitamu)
    386. Rachmat Priyanto, Depok (Ibu)
    387. Radyta Sinta Fatih Anggraini, Sidoarjo (Wanita)
    388. Rahayu Widayanti, Wonogiri (Perempuan dari Surga)
    389. Rahayu Widayanti, Wonogiri (Perempuan Kedua)
    390. Rahmi Mardatillah, Janeponto (Jadi Bagian)
    391. Rahmi Mardatillah, Janeponto (Perempuan dan Lapangan)
    392. Ratih Surya Dewi, ? (Selembut Sutra)
    393. Ratna Samosir, Batam (Deretan Kata dari Perempuan Perindumu)
    394. Ratna Samosir, Batam (Perempuan di Tepi Jalanan)
    395. Ratu Amalia Sari, Jambi (Bidadari Dunia)
    396. Rendy Rizky Binawanto, Bandung (Wanita dalam Bingkai)
    397. Rendy Rizky Binawanto, Bandung (Aroma Mewangi Tubuhnya)
    398. Reni Susanto, Malang (Surat Ibu untuk Perempuan Kecilnya)
    399. Reza, Palembang (Hawa-Mu)
    400. Reza, Palembang (Si Salihah)
    401. Reza Anggraeni, Tangerang (Makhluk Indah)
    402. Reza Gunawan, Takalar (Si Perempuan Tulang Punggung)
    403. Rifaldi, Sampit (Perempuan)
    404. Rifaldi, Sampit (Putik yang Diam)
    405. Rihadatun Nafiah, Serang (Perempuan)
    406. Riki Purwanto, Kebumen (Ibu)
    407. Riko Gunawan, Cilacap (Tak Bersayap)
    408. Risen Dhawuh Abdullah, Bantul (Perempuan Gorengan)
    409. Riska Musfaiyah, Jombang (Perempuan)
    410. Rizki Amellia, Palembang (Tirai Hijrahku)
    411. Rizki Amellia, Palembang (Rapuhnya Sayap Bidadari)
    412. Rosida Putri Sahara, Sidoarjo (Ibu)
    413. Rudhy Iswanto, Sragen (Bidadari Surga)
    414. Rudiana, Mamuju Utara (Perempuan Hebatku)
    415. Rudiana, Mamuju Utara (Bidadari Mungil Surga)
    416. Rummah Yulisyah, Padang (Sesosok Wanita di Penghujung Senja)
    417. Rusman, Cianjur (Perempuan Terazmat)
    418. Rusmiah Intang Baleleng, Sidenreng Rappang (Gelak Senyum Mengibar Syukur)
    419. S. Muchlisin A, Palembang (Ku Sebut Perempuan)
    420. Sahrul Ramadhan, Medan (Mentari Sanubari)
    421. Saifah Rambe, Labuhan Batu (Hadiah Tuhan)
    422. Saiful Bahri, Madura (Gerimis Mata Rahasia)
    423. Saiful Bahri, Madura (Nafas Angin)
    424. Saina Said, Makassar (Lemah Bukan Berarti Lemah)
    425. Saina Said, Makassar (Mencipta Masa Depan)
    426. Salfiana Ilyas, Bulukumba (Anggun Menguras Cinta)
    427. Salfiana Ilyas, Bulukumba (Cinta dalam Secangkir Kopi)
    428. Sandy Suhaimi, Murung Raya (Ibuku Semangat Hidupku)
    429. Santi, Martapura (Perempuan)
    430. Sarinah, Bulukumba (Setangkai Mawar)
    431. Selly Sanita, Jambi (Emansipasi Hidupku dan Hidupmu)
    432. Setiyaningrum Tina Suryani, Kudus (Misteri Perempuan)
    433. SF Ibnu Firsa, Depok (Sirup yang Mengaliri Fanita)
    434. Shabrina Dwi Ananda, Aceh (Aku Wanita)
    435. Shola Aulia Wahyudina, Semarang (Wanita Kuarsa)
    436. Sekala Che, Makassar (Perempuan Pelakor)
    437. Sekala Che, Makassar (Mutiara Wanita)
    438. Silma Safitri, ? (Perempuan)
    439. Siska Carmelia, Tangerang (Per-Empu-An)
    440. Siti Aisyah, Jepara (Parasmu yang Mengagumkan)
    441. Siti Aisyah, Jepara (Pondasi Rumah)
    442. Siti Aminatus Zahroh, Sampang (Senyuman Terpahit)
    443. Siti Aminatus Zahroh, Sampang (Wanita Terhebat)
    444. Siti Halwah, Madura (Perempuan dalam Bingkai Jendela)
    445. Siti Halwah, Madura (Perempuan yang Menangis Diam-Diam)
    446. Siti Khodijah, Cirebon (Sang Pembentuk Generasi)
    447. Siti Nurjanah, Bandung (Perempuanku)
    448. Siti Mualafah, Bojonegoro (Wanita Pahlawan Dunia)
    449. Siti Sarah, Semarang (Perempuan Pemeluk Ombak)
    450. Siti Urifatul Hasanah, Pasuruan (Mutiara Dunia)
    451. Sitti Hajar, Parepare (Perempuan Tangguh Penegak Tauhid)
    452. Sitti Harnia, ? (Dia Wanitaku)
    453. Sitty Noer Khalishah Andryani, Sumenep (Perempuan Rindu)
    454. Sitty Noer Khalishah Andryani, Sumenep (Perempuan Berhati Bening)
    455. Sonny Wilson, Surabaya (Luka Lalu Ibu)
    456. Sri Apriani, Riau (Mutiara Berlumpur)
    457. Sri Apriani, Riau (Perempuan dalam Pena)
    458. Sri Dewi Sudarsih, Surabaya (Perempuan Perindu Surga)
    459. Sri Fajar Ningsih, Medan (Wanita Perkasa Berkemeja)
    460. Sri Fajar Ningsih, Medan (Sang Inspirator)
    461. Sri Rahayu Fatimah, Parepare (Jaga Dirimu)
    462. Sri Rejeki, Surakarta (Terikat Tangis)
    463. Suci Aulia, Padang (Tulang Rusuk)
    464. Suci Febria Marsya, Bintan (Permintaan Hati)
    465. Sukdiansyah, Palu (Gadis Purnama)
    466. Sukma Sinta Cemara, ? (Tanpa Sekelopak Mawar)
    467. Sulistiani, Sampang (Dialah Perempuan)
    468. Suwiatmi, Bantul (Wanita Pejuang Kemuliaan)
    469. Teguh Frediansyah, Cilacap (Batu Matre)
    470. Tesalonika, Tangerang (Menebak Gairah Wanita)
    471. Theresia Mulyanti Genggong, Flores (Tentang Kekasih Ayah)
    472. Theresia Mulyanti Genggong, Flores (Seribu Senyuman)
    473. Tia Elvia, Cilacap (Siti Khadijah)
    474. Tika Coelogyne, Barabai (Seutas Kado Terindah dari Kartini)
    475. Titi Sulistyani, Klaten (Sebatas Wanita)
    476. Titis Putri Pamungkas, Probolinggo (Bukan Batu Biasa)
    477. Totok Satriyonunggal Wahyucokro, Surabaya (Perempuan dan  Bidadari Tanpa Sayap)
    478. Totok Satriyonunggal Wahyucokro, Surabaya (Perempuan Penantang Matahari)
    479. Tri Ayuningrum, ? (Lembayung Senja)
    480. Tri Wulandari, Blitar (Hanya Jalang)
    481. Trio Wibowo, ? (Perempuan Tangguh)
    482. Tsamrotul Fuadah, Ciamis (Jika Kau Miliki Perempuan)
    483. Ulfah Nur Rizki, Brebes (Hebatnya Sang Perempuan)
    484. Ulfatun Abadiyah, ? (Bulan Sabit Sang Bidadari)
    485. Ulfatun Abadiyah, ? (Perempuan Sejati)
    486. Uliana Lisatin, Kudus (Tentang Hawa)
    487. Ulpatul Khairiah, Banjar (Perempuan itu)
    488. Umi Nafilah, Jember (Sang Malaikat Tanpa Sayap)
    489. Umi Satiti, Karanganyar (Perempuanku dan Senja)
    490. Upia Nuraeni, Purwakarta (Wanita dalam Sepi)
    491. Upia Nuraeni, Purwakarta (Memungut Asa)
    492. Valiant Aby, Bantul (Gadis Mimpi)
    493. Valiant Aby, Bantul (Dahlia)
    494. Vica Aulia, Bekasi (Hebat Meski Tak Bersuara)
    495. Vina Aizana, Gresik (Kau Menyebutnya, Racun Dunia)
    496. Vina Aizana, Gresik (Melodi Gelebah)
    497. Violita Listia Ayu, Surabaya (Kodrat)
    498. Wahida, Burau (Dia)
    499. Wahidah Rahmadhani, Medan (Dia Ibuku)
    500. Wahidah Rahmadhani, Medan (Engkau  Bukan Perempuan Biasa)
    501. Walmauizhah Hasanah, Pasuruan (Kita)
    502. Wanda Nurhayati Frangga Kastela, Jakarta (Peta Aksara Wanita)
    503. Warih Kusuma Hastuti, Kebumen (Wanita Pemenang)
    504. Wenny Nurmalita Yanti, Surabaya (Teringat Ibu)
    505. Wenny Nurmalita Yanti, Surabaya (Gadis Kecil)
    506. Widwi Astuti, Tulungagung (Fajar Kizib)
    507. Widwi Astuti, Tulungagung (Ku Sisipkan Rinduku)
    508. Wina Purba, Pati (Sajak untuk Perempuan)
    509. Winarti, Madiun (Perhiasan Dunia)
    510. Wiwit Amalia, Jepara (Untuk Calon Imamku)
    511. Wulan Purnama, Brebes (Perempuan Khayalan Membawa Inspirasi)
    512. Yeni Astuti, Palu (Wanita)
    513. Yenni Oktamalia, Banda Aceh (Siapakah)
    514. Yolanda Safitri, ? (Sepucuk Surat untuk Dia)
    515. Yuda Prasetio, Pekanbaru (Perempuan dan Misteri)
    516. Yudha Cahyawati, Magetan (Perempuan Zaman Now)
    517. Yudisthira, Makassar (Kulupakan Tangisku)
    518. Yudisthira, Makassar (Bumi Itu Bernama Ibu)
    519. Yulia Rendadirza, Bukittinggi (Karena Aku Perempuan)
    520. Yulvia Zarnis, Jakarta (Mentafsir Wanita)
    521. Yuni Astri Br Sitepu, Medan (Perjuangan Wanita Terhebatku)
    522. Yuni Astri Br Sitepu, Medan (Doaku Bagi Perempuan Tua Itu)
    523. Yusuf Septian Nur Effendy, Sorong (Mace)
    524. Yusuf Septian Nur Effendy, Sorong (Setegar Karang, Selembut Sutra)
    525. Za'idah Nur Azizah, Demak (Seorang Perempuan yang Ku Cinta)
    526. Za'idah Nur Azizah, Demak (Sajak untuk Bidadari Hati)
    527. Zaeniyyatul Farijah, Bandung (Panggil Aku Empu)
    528. Zulfa Ilma Nuriana, Srengat (Perempuan Itu Ibu)
    529. Zuliyanti Dalimunthe, Kotapinang (Perempuan Terhebatku)
    530.Zumeroh, Brebes (Kartini)
    531. Zumeroh, Brebes (Pejuang Perempuan)
    532. Zuraini, Bangka Belitung (Perempuan Datang Atas Nama Cinta)
    533. Zuraini, Bangka Belitung (Dear Prempuan)


    TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA SEMUA. SALAM LITERASI!

    FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Update Final Peserta Lomba Cipta Puisi Bertema “PEREMPUAN" Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top