• Info Terkini

    Thursday, May 24, 2018

    Alus Musyhar Laily dan Kisah Anak Melayu


    FAMNEWS, Kediri_Alus Musyhar Laily (33) merupakan tokoh penggagas Komunitas Literasi Indragiri Hulu, yakni sebuah komunitas literasi di Riau, yang menggerakkan dan mengenalkan dunia literasi kepada siswa agar tergerak melahirkan karya berbentuk buku. Alus Musyhar atau jika di media sosial akrab disapa Elly Musiman, aktif sebagai penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga di kabupaten Indragiri Hulu, dan beberapa organisasi wanita lainnya.

    Alus Musyhar mulai menulis sejak tahun 2016, namun saat itu hanya untuk konsumsi pribadi dan tidak diterbitkan di media masa. Sejak dikenalkan langsung dengan dunia literasi oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya, guru di SMPN 1 Siberida, Riau ini mulai berlatih untuk menerbitkan karya. "Saya mulai rajin menulis buku dan artikel yang diterbitkan oleh media lokal maupun nasional, termasuk di blog," ujar peraih juara satu Guru SMP berprestasi tingkat Propinsi Riau 2018 ini.


    Hingga saat ini, Alus Musyhar Laily telah menerbitkan beberapa buku baik di FAM Publishing, Media Guru maupun Intermedia. Adalah Senggani, Sobingoe, Lara Senja, Inhu, Hand dan Mamas, novel yang ditulis oleh wanita kelahiran Bulu Rampai ini. Adapun buku lainnya ialah kumpulan puisi berjudul My Hero, kumpulan cerpen Rindu di Sungai Indragiri dan buku Panduan Pokja 2 PKK.

    Diakui peraih juara tiga lomba Diseminasi Literasi Nasional 2017 tersebut, dirinya kini tengah menanti kelahiran buku terbarunya yang berjudul “Rindu di Sungai Indragiri”. Buku ini merupakan kumpulan cerpen yang berisi tentang kerinduan seorang anak Melayu dan sarat akan motivasi bagi remaja. "Setidaknya dari buku ini, saya dapat mengenalkan kepada khalayak mengenai daerah tempat saya tinggal. Tempat yang begitu saya cintai, yang banyak menanamkan nilai-nilai budaya yang kuat," tutur Alus Musyhar.


    Menurut Alus Musyhar sendiri, Rindu di Sungai Indragiri lahir dari hasil pemikiran dan pemahaman terhadap beberapa buku berlatar Melayu lainnya, seperti karya penulis Boy Candra. Kegemarannya mengilhami karya-karya penulis kelahiran Padang tersebut, nyatanya mampu mengantarkan ide bagi Alus Musyhar untuk menulis kisah tentang sebuah rindu yang berlatar di negeri Melayu. Novel solo ini sedang  proses terbit di  FAM Publishing.


    "Saya senang bisa bekerjasama dengan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dan FAM Publishing. FAM sendiri merupakan salah satu penerbit dan komunitas literasi berjangka nasional yang juara dalam mengcover karya-karya penulis, terutama pada kualitas pelayanan yang memuaskan, dan hasil cetakan yang tidak mengecewakan," pungkasnya. [TIM Media FAM]

    Keterangan foto:

    Foto 1: Menerima penghargaan dari Kemendikbud sebagai peserta terbaik Lomba Diseminasi Literasi Nasional 2017. 

    Foto 2: Bersama kepala dinas pendidikan provinsi, saat menerima penghargaan sebagai guru berprestasi tingkat provinsi 

    Foto 3 dan 4: Penulis bersama buku “My Hero” terbitan FAM Publishing
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Alus Musyhar Laily dan Kisah Anak Melayu Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top