• Info Terkini

    Monday, June 11, 2018

    Agus Nurjaman, Penulis yang Berjiwa Seni


    FAMNEWS, Kediri--Agus Nurjaman (49), lelaki kelahiran Bandung yang berprofesi sebagai guru ini menulis sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama. Tulisan-tulisannya kerap dimuat di majalah dinding sekolah. Tidak pernah berhenti untuk menekuni hobinya, penulis buku “Anak Berkebutuhan Khusus” yang saat ini sedang proses cetak di FAM Publishing ini, tahun 1988 berhasil meloloskan karya cerita pendeknya di Galamedia setelah puluhan kali melewati tahap revisi. Sementara tahun 1995 cerita pendeknya yang berjudul Kucing juga dimuat di Tabloid Nova. Selanjutnya pada 2014, Agus Nurjaman menulis artikel di Pikiran Rakyat, hingga sekarang ia masih berkontribusi di sana dan di majalah Hibar.

    Setelah kesuksesannya dengan beberapa buku sebelumnya, selain menerbitkan buku terkait Anak Berkebutuhan Khusus, Agus Nurjaman berencana akan kembali menerbitkan novel yang judulnya masih ia rahasiakan. "Novel ini menceritakan tentang kesetiaan seorang suami yang tidak luntur, meski sang istri tengah sakit. Hingga sang istrinya divonis akan meninggal tidak lama lagi, dan menyodorkan wanita lain sebagai pengganti, namun dia bergeming. Tokoh utama pria ini tetap memilih untuk setia,” papar Agus Nurjaman, penulis novel Aku Memang Beda, From Playboy to Prayboy, Bidadariku Izinkan Aku Merindukanmu, dan buku inspiratif Ada Bintang di hatimu ini.

    Buku yang menurut Agus merupakan pengalaman temannya sendiri ini diharapkan dapat memotivasi pasangan suami-istri di luar sana. Di tengah isu praktik perselingkuhan yang merebak di media sosial, Agus Nurjaman yang juga seorang pembina literasi di tingkat kabupaten dan provinsi Jawa Barat sekaligus manager literasi tingkat gugus, ingin menyampaikan melalui novel tersebut bahwa masih banyak lelaki baik di dunia ini.

    Pria yang pernah menggaet penghargaan Guru Favorit tahun 2010 ini menuturkan harapannya terkait dunia literasi, melalui Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Sebagai komunitas penulis nasional yang secara independen memiliki penerbitan, gerakan yang dilancarkan FAM Indonesia terbilang sangat bagus. Ia menilai karya-karya yang terbit di FAM Publishing, bahkan karya yang di bawah bimbingan FAM Indonesia sangat berestetika. “Keren, pokoknya bagus deh. Saya suka tulisan dalam setiap judul buku yang diterbitkan FAM Indonesia dan FAM Publishing”, ujar Agus Nurjaman.

    Selain menulis, beberapa prestasi yang diraih Agus Nurjaman antara lain sebagai juara harapan satu guru berprestasi tingkat gugus pada 2013, juara satu lomba karya tulis lingkungan hidup tingkat kabupaten tahun 2018, nominator di ajang lomba menulis bersama FAM Indonesia, dan berkontribusi untuk buku-buku antologi, serta seniman kebanggaan tanah Pasundan yang kini tengah merampungkan proses pembuatan album Sunda miliknya. [TIM Media FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Agus Nurjaman, Penulis yang Berjiwa Seni Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top