• Info Terkini

    Friday, June 1, 2018

    Satu Kalimat Inspiratif Antarkan Thurneysen Simanjutak Raih Juara Satu Lomba Kata Mutiara FAM Indonesia


    FAMNEWS, Kediri—Thurneysen Simanjuntak, lahir di Kabanjahe, 22 september 1975. Profesinya sebagai guru membuat kontributor buku antologi Dahsyatnya Milist (PROFEC), antologi Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid 6 (FAM Publishing), dan antologi Naskah Finalis Artikel Ilmiah (Kemdikbud) ini banyak menuangkan gagasannya dalam sebuah tulisan yang ia publikasikan melalui berbagai media cetak. Thurneysen sendiri sudah rutin menulis puisi dan membuat Teka-Teki Silang sejak duduk di bangku menengah pertama.

    Memenangkan lomba penulisan kata mutiara bertema pendidikan yang diselenggarakan oleh Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, diakui penulis yang sekaligus blogger ini, dirinya termotivasi untuk menginspirasi orang lain melalui kata mutiara. Selain itu, aktif mengikuti berbagai lomba sejak tahun 2014 lalu merupakan salah satu cara untuk menuangkan pengalaman dan pemahaman yang ia dapatkan terutama di bidang pendidikan. “Kata mutiara yang saya ikutkan ialah “Mengajarkan berbagai ilmu tanpa mendidik, seperti berjalan satu kaki”, dan berhasil meraih juara satu. Senang tentunya, dan saya semakin semangat serta berkomitmen untuk tetap berkarya,” ungkapnya.


    Menurutnya, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia sejauh ini telah membuka peluang kepada orang banyak untuk terlibat aktif menulis, dan membuka seluas-luasnya bagi mereka yang ingin menerbitkan buku. Sebelumnya, Thurneysen juga pernah menjuarai Writing Contest 2014 yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia, dengan judul tulisan ‘Presiden Harapanku’. Kendati meraih juara favorit, dirinya tetap antusias dan menjadikannya sebagai cambuk penyemangat dalam berkarya. Lalu pada tahun 2015, dirinya kembali terpilih sebagai Finalis Writing Contest 2015 yang kali ini diselenggarakan oleh SKK Migas, TOTAL, dan Bisnis Indonesia dengan judul tulisan ‘Hemat Energi (Listrik) Tanggung Jawab Siapa?’ “Writing Contest ini saya menjalani tiga tahap seleksi, hingga berhasil melaju ke babak final yang diselenggarakan oleh panitia di Kalimantan Timur, pada tanggal 3-5 Juni 2015 lalu,” tambah guru kelas ekstrakurikuler menulis ini.

    Peraihan lainnya sepanjang 2016 hingga 2018 ialah sebagai juara menulis tentang sosok pada perayaan 45 tahun Tempo, dengan judul tulisan “Guru Di Atas Garis”. Masuk nominasi dalam menulis kata mutiara di Forum Aktif Menulis Indonesia (FAM Indonesia) 2016, dalam rangka hari pendidikan, hari kemerdekaan dan idul fitri. Sebagai Juara Utama Lomba Menulis Sosok yang diselenggarakan Neurobion yang tulisan tersebut telah diangkat menjadi Iklan Layanan Masyarakat, sekaligus menjadi pemeran guru dalam iklan tersebut. Kemudian juara pertama menulis Kata Mutiara FAM Indonesia, Juara 2 Menulis di OBIDA : Pemenang Lomba Foto Hari Kartini, Arvana Keramiks, Pemenang di DBS dalam menuliskan pertanyaan yang akan diajukan ke Menteri Keuangan. Juara Ketiga Blog Competition yang diselenggarakan oleh KODAM HASANUDDIN, Makassar. [TIM Media FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Satu Kalimat Inspiratif Antarkan Thurneysen Simanjutak Raih Juara Satu Lomba Kata Mutiara FAM Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top