• Info Terkini

    Wednesday, July 11, 2018

    Bara Semangat dari Sebuah Sayembara.


    FAMNEWS, Kediri--Memenangkan sayembara menulis berulang kali, bagi sebagian orang adalah hal biasa, dan bisa jadi melemahkan antusias di sayembara berikutnya. Namun tidak demikian dengan pria kelahiran Sosok, Kalimantan Barat, 29 April 1992 yang memiliki nama lengkap Honorius Arpin. Karyawan swasta sebuah lembaga keuangan di Kalimantan Barat ini, justru menjadikan sayembara sebagai ajang untuk terus belajar dan mengasah ketertarikannya terhadap dunia literasi. Pasalnya dikatakan Honorius, dengan mengikuti berbagai lomba, ilmu kepenulisan yang didapatnya semakin bertambah.

    Baru-baru ini, bertepatan dengan momentum mudik lebaran 2018 kemarin, Honorius berkesempatan meraih juara pertama lomba menulis surat bertema Mudik yang diselenggarakan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Setelah sebelumnya dirinya juga sempat menjuarai sayembara menulis puisi bertema Kartini, sayembara menulis artikel dengan tema jodoh, dan selebihnya beberapa kali menjadi kontributor sekaligus nominator di beberapa antologi puisi.

    Berbicara mengenai ide dengan tema yang sudah disediakan penyelenggara, Honorius mengaku mendapatkan ide langsung dari pengalaman pribadi, dan cerita rekan-rekannya yang pernah merantau. Pengalaman tersebut tak lantas tertuang begitu saja, dia menambahkan sedikit bumbu agar berkesan dan lebih menarik. "Saya tidak pernah menyangka akan menang, apalagi sebelum-sebelumnya saya juara tiga. Kali ini menempati posisi juara pertama, tentu saya merasa senang dan lebih bersemangat," ujar penggemar karya-karya Pidi Baiq ini.

    Jejak kepenulisan Honorius memang terbilang masih belia. Memutuskan untuk terjun di dunia kepenulisan pada awal 2018, tepatnya bulan januari, tak menyurutkan niat pemuda 26 tahun ini untuk mencoba dan terus produktif. Saat itu, dirinya baru saja selesai membaca novel-novel karya Pidi Baiq yang di dalamnya terdapat puisi-puisi. Dari sanalah keberaniannya mengikuti sayembara kepenulisan bermula.

    Selain mengikuti berbagai sayembara dan terlibat dalam antologi buku puisi, Honorius yang sudah terlanjur jatuh cinta dengan dunia kepenulisan khususnya puisi ini, selalu menulis setiap ada ide yang terlintas di kepalanya. "Kapan pun dan di mana pun, saya akan terus belajar dan menempa diri dengan sering membaca dan berlatih menulis. Karena itulah modal utama saya untuk terus berkarya," tutur penulis buku Kumpulan Puisi berjudul Tragedi; Masih Bisa Berpuisi, yang sedang proses terbit ini.

    Tak ketinggalan, dirinya turut menghaturkan rasa terima kasihnya kepada FAM Indonesia dan FAM Publishing, yang telah memberikan tempat untuk dirinya dan semua penulis, baik pemula maupun profesional. Honorius menilai, FAM terbilang sangat aktif dalam dunia kepenulisan. Terakhir, dia mengimbuhkan harapan agar FAM Indonesia terus maju dan cabangnya bermekaran di mana-mana serta bermanfaat, untuk memajukan dunia literasi Indonesia. [TIM FAM Indonesia]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Bara Semangat dari Sebuah Sayembara. Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top