• Info Terkini

    Monday, August 20, 2018

    Terbitkan Dua Buku, Saldin Belajar Menulis Otodidak


    FAMNEWS, Kediri--Muh. Saldin, S.Sos, si anak gunung yang lahir di Rampi, Luwu Utara Sulawesi Selatan, 26 Juni 1994. Saldin sehari-hari menjalani waktu sebagai wiraswasta. Ia juga kerap menyabet prestasi dalam berbagai lomba menulis yang diadakan media online. Kini, total perhargaan yang dicapainya sebanyak 20 piagam. 

    Dikisahkannya, sudah sejak SMA Saldin menggemari dunia menulis, namun belum berani mempublikasikan ke media. Setelah masuk perguruan tinggi, barulah dirinya mempublikasikan karyanya melalui penerbit FAM Publishing, dengan judul Berbagi dalam Berkarya.

    Belajar menulis secara otodidak, diakuinya cukup menantang adrenalin untuk bisa memberanikan diri mengirimkan karya ke penerbit. "Meskipun banyak rintangan yang saya alami sebagai pemula, tapi saya tetap berpegang teguh pada prinsip 'Ikhtiar tak akan berpaling dari keberhasilan'. Bagiku biarlah karya sederhana, asal bermakna bagi sesama," tuturnya.

    "Alhamdulillah dua buku sudah saya terbitkan di FAM Publishing yang berjudul Berbagi dalam Berkarya, dan Sirf Tum Mere Tum Sang Bidadari yang merupakan kumpulan puisi. Dengan puisi, aku bisa berbagi dan menyampaikan hal baik," imbuhnya.
    Menurut Saldin, berkarya adalah media dakwah untuk saling mengajak dalam kebaikan. Buku antologi puisi Sir Tum Mere Tum Sang bidadari salah satu contoh nyatanya. Dalam buku tersebut, dirinya memberikan sebuah gambaran, bahwa jika di langit ada bidadari bersayap maka di bumi ada bidadari berhijab dengan baluran kesitiqamahan dalam kewajiban dan menjaga kehormatan.

    Melihat kondisi zaman sekarang, di mana banyak wanita dengan bangga menampakan auratnya, lantas muncullah keinginan Saldin untuk membukukannya. Hal itu ia tujukan ialah untuk mengajak dalam kebaikan tersebut.

    "Antologi puisi ini aku berharap bisa saling menasihati, juga sebagai bentuk rasa peduli kepada saudari untuk tetap istiqamah dalam menjaga hijabnya. Terbitnya Sirf Tum Mere Tum semoga mampu memberikan sebuah makna, tanpa ada unsur memaksa," ujar pria yang sempat menjabat Ketua komunitas literasi Forum Penulis Sawerigading Luwu Raya (FPS) dan ketua komunitas Forum Pemuda Muslim Indonesia ini.

    Selama berpartner dengan FAM Publishing, Saldin menuturkan bahwa, FAM Publishing adalah media yang luar biasa merangkul penulis, baik pemula maupun profesional. "Semoga ke depan dan seterusnya, FAM Publishing mampu menghadirkan Penulis dan karya terbaik dan istiqamah mengajak dalam kebaikan," pungkasnya. [Tim Media FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Terbitkan Dua Buku, Saldin Belajar Menulis Otodidak Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top