• Info Terkini

    Tuesday, January 15, 2019

    Profil Penulis: Edy Priyatna (Penulis Antologi Puisi Terpilih Terbit Gratis di FAM Publishing Berjudul “Dari Malam Sunyi Sampai Aku Sudah Tiada”)


    Edy Priyatna, lahir di Jakarta 27-10-1960, adalah pekerja swasta dibidang teknik sipil, yang tinggal di daerah Depok. Telah menulis sejak tahun 1979 saat aktif di ‘Teater Bersama’ Bulungan, Jakarta Selatan. Cerpen dan Puisi tulisannya pernah dimuat di beberapa surat kabar ibukota pada tahun 1980. Sejak tahun 2011 karyanya termuat di berbagai buku antologi, yaitu Curahan Hati Nunil (prosa, 2011),Prosa Kolaborasi Dalam Puisi di MPK (Malam Prosa Kolaborasi, 2011), Aku Selalu Rindu (fiksi surat cinta, 2011), Mutiara Relung Hati (2011), Bima Membara (puisi, 2012), dan Mirror (puisi, 2012), Valentisiana (cerpen dan puisi, 2014), Selalu Berlayar di Samudera Cinta (puisi berdua bersama Yusti Aprilina, 2014).

    Edy Priyatna juga aktif di berbagai komunitas yang membukukan puisi dan cerpen secara bersama, seperti Komunitas Desa Rangkat, Untaian Aksara Maya Terjalin Nyata (puisi, 2011), Gempa(kumpulan cerpen dan puisi, 2012), Kisah Asah Asih Asuh (2012), Singgah ke Desa Rangkat(2013),Mimpiku Bukan Puing (2014), Perempuan dalam Aksara (puisi, 2015), dan Petama di Desa Rangkat(2015). Di Komunitas Rumpies The Club (RTC) terlibat pada buku rampaian Pelangi Perempuan Negeri (cerita mini, 2015), Pelangi Cinta Negeri: 70 Tahun Indonesiaku (puisi, 2015), dan Rampaian Puisi Apresiasi Sastra RTC (2016). Sejak 2011 aktif di Kompasiana, telah menulis sekitar 1.700 buah tulisan, dan puisinya dibukukan bersama 100 Kompasianer pada Mak Renta (2016). Pada Komunitas Perkumpulan Rumah Seni Asnur ikut dalam antologi puisi dan pentas peluncuran Celoteh di Bawah Bendera (2018)dan Marhaban ya Ramadhan(2018). [FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Penulis: Edy Priyatna (Penulis Antologi Puisi Terpilih Terbit Gratis di FAM Publishing Berjudul “Dari Malam Sunyi Sampai Aku Sudah Tiada”) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top