• Info Terkini

    Saturday, February 9, 2019

    Membangkitkan Budaya Gemar Menulis, Buku Motivasi Bagi Pendidik dan Anak Muda


    FAMNEWS , Palembang - Di tengah terkikisnya budaya menulis dan minimnya kegemaran membaca di Indonesia, kehadiran buku-buku segar tentu menjadi salah satu upaya memotivasi generasi, seperti yang dituangkan Noperman Subhi, S.IP., M.Si dalam buku Membangkitkan Budaya Gemar Menulis.

    Garis besar buku setebal 294 halaman ini berisikan dua tema sentral, yakni menarasikan persoalan pendidikan dan nonpendidikan. Tema pendidikan berkaitan dengan latar belakang penulis sendiri sebagai pendidik—terakhir 1 Desember 2018 lalu menjadi guru yang diperbantukan di SMA PGRI 5 Palembang, kemudian pindah tugas ke Dinas Pendidikan di Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel).

    Namun sebagai sarjana politik, alumnus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini mengaku memiliki rasa ingin tahu yang besar pada sekitarnya, sehingga hal itu pula yang melatari dirinya untuk turut menuangkan perihal wisata, seni, hingga problem sosial dalam tulisan yang ia bukukan tersebut.



    Pria kelahiran Pagaralam, 13 November 1969 ini dalam proses penyusunan bukunya, mengumpulkan lembar demi lembar tulisan yang sebelumnya telah diterbitkan surat kabar lokal di Sumsel.

    “Menyusun buku ini relatif tidak lama, karena bahannya merupakan kumpulan tulisan yang terbit di koran dan majalah selama tahun 2016, yang salah satunya berjudul sama seperti judul buku ini,” ungkap Noperman saat dihubungi tim media FAM Indonesia.

    Penerbitan buku kelima ini, sambungnya, berangkat dari keinginan untuk menyelamatkan koleksi tulisan yang sudah dimuat di media pers, serta menularkan minat guru dan generasi muda untuk gemar menulis. Sebelumnya Noperman telah melahirkan dua buku, ialah buku kumpulan tulisan yang terbit di media pers (2001), dan kumpulan cerpen karyanya di beberapa surat kabar yang kemudian ia bagikan gratis sebagai souvenir di hari pernikahan.


    “Rasanya sayang apabila hanya berbentuk kliping semata, serta apa salahnya bisa dibaca kembali (khususnya yang masih layak isinya), yaitu dengan cara dibukukan,” imbuh penulis yang pernah tercatat sebagai mahasiswa pascasarjana Universitas Sjakhyakirti itu.

    Staf Pelaksana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Empat Lawang ini mengaku prihatin dengan situasi dunia kepenulisan saat ini. Ia miris melihat sedikit sekali guru dan pelajar yang mencintai dunia kepenulisan. Lalu muncul keinginan untuk menerbitkan buku sebagai upayanya mendorong generasi penerus dan para pendidik, yang dari segi prosedur dan keuangan tidak begitu sulit, dengan mutu yang terjamin serta distribusi yang baik.

    Sebelumnya, Noperman telah dua puluh tahun menggeluti dunia kepenulisan, khususnya di Palembang. Noperman rutin mengisi kolom di sebuah hari terkenal di Palembang dengan judul "Netral", di awal tahun 1999 hingga 2005. Ia bahkan meraih gelar juara dari beberapa perlombaan menulis, diantaranya Lomba Penulisan Karya Ilmiah yang digelar Harian Umum Sumatera Ekspress (2017) dengan tema Songket, Kopi, dan Pariwisata.

    Beberapa karya sebelumnya juga ia bukukan, seperti Memotret Guru dari Kejauhan (FAM Publishing), Kegagalan Menerobos Publikasi (Probia Media), Kisah Inspiratif Indonesia (Probia Media), Motor Matic Milik Bapak (Anak Hebat Indonesia yang tersebar di Gramedia dan Tokopedia). [TIM Media FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Membangkitkan Budaya Gemar Menulis, Buku Motivasi Bagi Pendidik dan Anak Muda Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top