• Info Terkini

    Saturday, March 23, 2019

    Jadikan Pena Bagian dari Dakwah


    Oleh: Nurul Fadhilla

    Di kehidupan ini semua makhluk diibaratkan hanya mampir minum, tiada yang abadi kecuali Allah SWT pencipta langit dan bumi. Kelak di alam barzah manusia akan ditanya empat perkara, yaitu umur, ilmu, harta dan tubuh. Umurnya dihabiskan untuk apa? ilmunya diamalkan atau tidak? hartanya diperoleh dari mana dan ke mana ia habiskan? dan tentang tubuhnya, capek atau lelahnya untuk apa? Jadi di dunia ini, hendaklah manusia menata niat, bagaimana mengupayakan tanggung jawabnya.

    Pada hakikatnya manusia adalah makhluk yang sempurna, makhluk yang berakal budi. Maka sepatutnya manusia mengimplementasikan kelebihan yang dimilikinya dengan mengamalkan ilmu yang dimilikinya. Banyak cara dalam mengamalkan ilmu, jangan berfikiran hanya seseorang yang memiliki tali toga saja yang dapat mengamalkan ilmunya. 

    Ada satu nasihat dari Imam Al-Ghazali yang perlu diketahui manusia yaitu “Bila kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah.”  Dari nasihat tersebut akan masuk dalam benak dan menancapkan dalam hati bahwa dalam mengamalkan ilmu tidak harus seorang raja atau pun ulama, manusia biasa yang tidak memiliki gelar atau pun jabatan yang tinggi dapat berkesempatan mengamalkan ilmu lewat penanya, dengan niat menulis untuk kemaslahatan bersama adalah bagian dari dakwah.

    Selain itu Ali bin Abi Thalib berkata “Semua penulis akan meninggal, hanya karyanyalah yang akan abadi sepanjang masa. Maka tulislah yang akan membahagiakan dirimudi akhirat nanti.” Dari pesan tersebut mengisyaratkan bahwa tulisan yang bermanfaat dapat menjadi bekal amal yang dibawa saat meninggal. Sebab saat meninggal kelak bukan harta atau pun rupa yang dapat menolong dari gejolak panas melainkan amal dan perbuatan semasa hidup.

    Dengan begitu manusia tidak hanya sekedar mampir untuk minum di dunia, namun juga memberi manfaat bagi seluruh umat muslimin lewat karya-karya hasil pemikirannya. Apabila manusia meninggal, karyanya akan tetap terkenang dalam lembaran dan akan bermanfaat bagi pembacanya serta pahala akan mengalir tanpa putus. Manusia memiliki kesempurnaan melebihi makhluk lain, sebab manusia memiliki senjata berupa akal dan aqidah sebagai perisai hidupnya.



    *)Nurul Fadhilla, lahir di Kediri, 13 Juni 1996, seorang mahasiswi semester VIII di IAIN Kediri Fakultas Tarbiyah,yang memiliki hobbi menulis sebagai media dakwah. Alamat rumahnya di Dsn. Sumberagung Ds. Krecek Kec. Badas Kab. Kediri. Penulis dapat dijumpai di via sosial media facebook https://www.facebook.com/nurul.fadhilla.948 dan juga bisa lewat e-mail nurulfadhilla151@gmail.com 0858-0835-9075 ig; @nurulfadhilla151

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Jadikan Pena Bagian dari Dakwah Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top