• Info Terkini

    Tuesday, March 5, 2019

    Penulis-penulis FAM Indonesia Diajak Jadi ‘Writerpreneur’


    SURABAYA – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Abdul Hamid, MP., didampingi Kasi Deposit Ibu Soesilowati, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka ‘Writing Camp’ Temu Penulis Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dan Tasyakuran Milad ketujuh FAM Indonesia, Minggu (3/3), di aula Kampoeng Lawas Maspati, Kota Surabaya.

    Pada kesempatan itu hadir Pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Jawa Timur, Perwakilan TBM Kota Surabaya, Pengurus Pusat FAM Indonesia, Pengurus FAM Cabang Surabaya dan Penulis-Penulis FAM Indonesia dari Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kediri, Jombang, Surabaya, Sorong, dan lainnya.

    Selain syukuran, kegiatan Milad ketujuh FAM Indonesia disemarakkan kegiatan Diskusi Inspirasi, Pembacaan Karya, dan Wisata Literasi di Kampung Wisata Hijau Maspati yang  berada di jantung Kota Literasi Surabaya. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Abdul Hamid, memberi apresiasi atas kegiatan-kegiatan literasi yang digerakkan FAM Indonesia di Jawa Timur dan sejalan dengan program-program literasi yang telah dilakukan oleh Pemrov Jawa Timur.

    “Kehadiran dan kebersamaan penulis-penulis FAM Indonesia ini mampu menjalin persaudaraan dan mempererat silaturahmi sebagai modal utama mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan penulisan,” ujar Abdul Hamid yang juga penulis sejumlah buku.

    Abdul Hamid secara khusus mengucapkan selamat Milad ketujuh FAM Indonesia dan menjadi komunitas terdepan di dunia kepenulisan yang selalu bersinergi dengan perpustakaan. Menurutnya, FAM Indonesia telah memberikan warna terhadap kegiatan-kegiatan pengembangan literasi di Jawa Timur.

    “FAM Surabaya juga sudah bekerjasama dan beberapa kali telah berkegiatan bersama-sama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur ataupun dengan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Jawa Timur,” katanya.

    Diungkapkan, pemerintah memfasilitasi dan mendorong pembudayaan kegemaran membaca dengan menyediakan bahan bacaan bermutu, murah dan terjangkau serta menyediakan sarana dan prasarana perpustakaan yang mudah diakses. “Sejalan dengan ini, harapan kami dari Perpustakaan kepada FAM Indonesia dan para penulis lainnya, agar memberikan keilmuannya, motivasi dan imajinasi yang terbaik untuk menciptakan karya-karya bermutu yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” ujarnya.

    Dia juga mengajak penulis-penulis FAM Indonesia untuk memperbanyak karya tulis bernuansa konten lokal dan keterampilan tepat guna yang sangat bermanfaat bagi perpustakaan di daerah dan desa. “Di samping itu, saya mengajak penulis-penulis FAM Indonesia juga menjadi ‘writerpreneur’, penulis yang berjiwa wirausaha sehingga mampu menciptakan peluang-peluang usaha kreatif yang tentu juga ditulis dan dibagi inspirasinya ke masyarakat,” tambahnya.

    Ketua Panitia ‘Writing Camp’ Temu Penulis dan Milad ketujuh FAM Indonesia, Reffi Dhinar mengatakan, kegiatan tersebut diprogramkan dengan waktu yang sangat terbatas dan ‘bonek’ (bondho nekat). “Mulanya kami khawatir kalau kegiatan ini tidak terkelola dengan baik sebab keterbatasan waktu. Namun berkat dukungan pengurus dan anggota FAM, baik di pusat dan daerah, akhirnya acara ini berjalan lancar dan sukses,” ujarnya gembira.

    sumber: Suara Merdeka News 
    Keterangan foto: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Abdul Hamid, MP., secara resmi membuka ‘Writing Camp’ Temu Penulis Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dan Tasyakuran Milad ke-7 FAM Indonesia, Minggu (3/3), di aula Kampoeng Lawas Maspati, Kota Surabaya. (istimewa)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Penulis-penulis FAM Indonesia Diajak Jadi ‘Writerpreneur’ Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top