• Info Terkini

    Friday, July 12, 2019

    Pengumuman Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Membungkus Mimpi"


    Salam literasi. FAMili, hari ini Jumat, 12 Juli 2019 FAM Indonesia mengumumkan 87 Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Membungkus Mimpi”. Setelah tim juri menyeleksi 200-an naskah, maka terpilihlah 87 naskah nominator yang berkesempatan menjadi juara dan akan dibukukan. Meskipun tim juri menemukan banyak naskah yang bagus dan layak dibukukan, namun juri harus membatasi hanya 87 naskah terbaik yang dibukukan. Naskah-naskah ini akan diterbitkan dalam satu judul buku. Judul utama buku yang akan dipilih adalah judul puisi juara 1 (satu). Ke-87  naskah tersebut adalah:

    Update berdasarkan urutan huruf Abjad A-Z

    1.             A. Hidayat Ms, Bogor (Membungkus Mimpi)
    2.             A. Machyoedin Hamamsoeri, Tangerang (Membungkus Mimpi)
    3.             Abdul Warits, Sumenep (Kidung Santri)
    4.             Aditya Irvansyah, Jakarta (Mimpi Bangsaku)
    5.             Adrian Syah Abidin, Yogyakarta (Ibu Bilang, Dokter)
    6.             Afifah Meliana Wati, Bantul (Membungkus Mimpi)
    7.             Agus Nurjaman, S.Pd, Bandung (Mengais Serpihan Mimpi)
    8.             Ahmad Zia Khakim, ? (Impian)
    9.             Alesha Azzahra Myesha, Bengkulu (Sebuah Kunci Emas Impian)
    10.         Alvara Khyzu, Yogyakarta (Tinta)
    11.         Andre Kurniawan, S.Pd, Lombok Timur (Terbungkus Mimpi Kelam)
    12.         Anelia Kartika, Kutai Barat (Perpetualang dalam Imaji)
    13.         Annisa Rizki Wulandari, Magelang (Ingatkan Aku Tentang Mimpi)
    14.         Aulia Nurrohmah, Surakarta (Sekuntum Doa untuk Jas Putih)
    15.         Awaliyatun Nikmah, Pekalongan (Kunci Duniawi)
    16.         Catur Mei Wati, Purbalingga (Rapi dalam Mimpi)
    17.         Daviatul Umam, Sumenep (Buah Mimpi)
    18.         Desi Ariani, Bengkulu (Logika Mimpi)
    19.         Dewi Mustasia, Sumatera Barat (Hilang Arah)
    20.         Dian Pertiwi Subagio Putri, Malang (Cerita yang Masih Bersambung)
    21.         Dina Mardhalina, S.Pd, Kutai Kartanegara (Asa Tunas Pertiwi)
    22.         Dini Nadila Sari, Cirebon (Mimpi Menjadi Nyata)
    23.         Drajat Mazola, Sumenep (Menimang Mimpi Suatu Negeri)
    24.         Dwi Mega Utami, Jakarta (Pejuang Mimpi)
    25.         Eftah Putri Hapsari, Wonogiri (Berawal dari Mimpi)
    26.         El Sandy Victor Yogasmara, Jember (Mimpi yang Menjawab)
    27.         Enny Nurmalasari, Tembalang (Berkobar Sang Pemimpi)
    28.         Ervina Cahyanti, Gresik (Balada Sang Pemimpi)
    29.         Erwin Setia, Bekasi (Bungkus-Bungkus Mimpi Untuk Han)
    30.         Fahmi Murad, Surabaya (Ku Ingin Kembali)
    31.         Fajar Wangsa, Kendari (Apa Kabar Mimpi Semalam)
    32.         Ferry Dermawan, Surabaya (Ilusi Sebuah Mimpi)
    33.         Fuadi Wicaksono, Kupang (Kemari dan Lihat)
    34.         Haliifah Ibtisamah Abu Bakar, Cilacap (Seutas Tali Rumpang)
    35.         Heni Suaifatun Irfa, Gresik (Deretan Kisah)
    36.         Hero Gefthi Firnando, Lubuklinggau (Sajak Sandaran)
    37.         Hesti Wulansari, Kulonprogo (Mimpi Ku Bersama Angin Senja)
    38.         Ihsanudin, Blitar (Mimpi Terampas Kopi)
    39.         Iman Darmatama, Tangerang (Hikayat Anak Pesisir Bengkulu)
    40.         Indri Yana, Madura (Makna Diam)
    41.         Kus Risti Yustika, Banyumas (Keheningan yang Khusu’)
    42.         Lathifah Roikhanah Wardani, Wonogiri (Bersama Imajinasi)
    43.         Lily Yunita, Sampit (Sebelah Sayap Mimpiku di Dunia Nyata)
    44.         Lina Triwahyuni, Riau (Sesempurna Mimpi Hamba)
    45.         Livia Ervita, Probolinggo (Pengantar Tidur)
    46.         Ludvia Tria Fitriani, Yogyakarta (Negeri Tiga Warna)
    47.         Manikrara Santina Dewantari, Purworejo (Mimpi yang Tertunda)
    48.         Maruba Agnes, Samosir (Antara Ada dan Tiada)
    49.         Miftakhul Ulumiyah, Pekalongan (Aku Gugur)
    50.         Mochamad Mahir Haqiqi, Jombang (Bingkisan Cinta dan Cita)
    51.         Muhammad Amri, Tanjung Pura (Dibaluti Ruang dan Waktu)
    52.         Muhammad Ibnu, Probolinggo (Munajat Merajut Mimpi)
    53.         Muhammad Iqbal, Bireuen (Mengejar Mimpi)
    54.         Muhammad Rizki, Aceh Tamiang (Impian dalam Gorengan)
    55.         Nabilah Al Zahra', Semarang (Lautan Bunga Harapan)
    56.         Naila Afahza, Kudus (Kukumpulkan di Sebuah Wadah yang Bernama Kebangkitan)
    57.         Najar Ruddin Nur R, Sendawar (Berimpi Sebelum Tidur)
    58.         Nana, Banjarmasin (Genggaman Hati)
    59.         Nia Ermawati, Pasuruan (Dunia Semata)
    60.         Nida Rafa Arofah, Tegal (Lautan Manusia)
    61.         Nivos Krisman Waruwu, Kepulauan Nias (Aku adalah Sebutir Pasir)
    62.         Nogiyana, Majalengka (Sebungkus Mimpi)
    63.         Nur Indra Wahyu Imam Saputra, Pasuruan (Hiasi mimpimu dengan Doa)
    64.         Puji Lestari, Tangerang (Jejak Mimpi)
    65.         Qodaria Yuana, Ponorogo (Menggapai Imaji)
    66.         Rezqie M. A. Atmanegara, Hulu Sungai Tengah (Membungkus Mimpi di Pangkuan Ibu)
    67.         Rian Rahman, Padang (Tenggelam Bersama Mimpi)
    68.         Rika Agustin, Majalengka (Bintang yang Tenggelam dalam Siang)
    69.         Rina Nur Hamidah, Tuban (Menggenggam Asa Tak Biasa)
    70.         Rita Sri Wahyuni, Jakarta (Meraih Mimpi)
    71.         Rizky Wahyu Saputra, Bogor (Satu Langkah Menuju Kemenangan)
    72.         Ryan Aria Arizona, Medono (Meninggalkan Cerita)
    73.         Shinta Nisaus Syuroya, Kediri (Lilin Asa Tak Boleh Sirna)
    74.         Shola Aulia Wahyudina, Semarang (Harapan dalam Doa)
    75.         Siti Sopiah, Bandung (Mimpi yang Kita Gantungkan Bersama)
    76.         Sukimin, Katingan (Nikmat yang Kuasa)
    77.         Suzana Jumadil, Malaysia (Janjimu Seindah Bunga Malam)
    78.         Teguh Yuli Fitrianto, Purworejo (Menggapai Mimpi)
    79.         Teuteu Fatimah, ? (Kamu, Hanya Medali di Leherku)
    80.         Urai Rizki Abri Nova, Palembang (Pada Tangan Tuhan)
    81.         Widyani Asri Santika, Bandung (Rasian)
    82.         Widyawati Putricahyani, Tuban (Bocah-Bocah Pembawa Kail)
    83.         Yayang Indri Asmara, Boyolali (Partitur yang Lain)
    84.         Yoanna Francisca, Malang (Membungkus Mimpi 1)
    85.         Zhana Afrizal, Sumenep (Mimpi Hujan)
    86.         Zubaidi, Bung Duwak (Hanya Bisa Bermimpi)
    87.         Zultia Dalasti, Sijunjung (Mimpi Porak-Poranda)


    Seluruh naskah nominator akan dibukukan oleh FAM Publishing, namun penulis tidak mendapatkan bukti  terbit. Bagi yang ingin memesan bukunya bisa konfirmasi via email FAM: aishiterumenulis@gmail.com.

    Nantikan pengumuman 18 Naskah Terpilih, 14 Juli 2019. Pengumuman Pemenang, 16 Juli 2019.

    Terima kasih atas partisipasi dan antusias Anda semua mengikuti event-event FAM Indonesia. Bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Tetap semangat menulis dan ikuti event-event FAM Indonesia lainnya.

    *Seluruh pemenang dan peserta akan mendapatkan piagam penghargaan. Piagam akan dikirim secara bertahap melalui email mulai tanggal 20 Juli 2019.


    Salam aktif, salam literasi!
    FAM INDONESIA

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pengumuman Nominator Lomba Cipta Puisi Bertema “Membungkus Mimpi" Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top