• Info Terkini

    Friday, September 20, 2019

    Profil Penulis: Dul Abdul Rahman (Penulis Buku Kumpulan Cerpen Terpilih Terbit Gratis Tahap Delapan di FAM Publishing Berjudul “Balada Sangkala dan Sarifah” & “Perempuan Berbaju Kurung”)


    Dul Abdul Rahman. Lahir di Tibona, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ia besar dan bersekolah di Kabupaten Sinjai. Sejak kecil ia sudah terbiasa dengan cerita La Galigo yang didongengkan oleh ayahnya sebagai pengantar tidur. --La Galigo pada mulanya adalah sastra lisan Bugis yang sempat ditulis sebagian menjadi 12 jilid oleh Colliq Pujie pada abad ke-19. Naskah asli dua belas jilid tersebut kini berada di Perpustakaan Universitas Leiden Belanda-- Ayahnya yang berdarah Bone memang menghafal cerita La Galigo turun temurun dari kakeknya. Setelah besar nantinya, ia pun menovelkan kitab La Galigo menjadi dua jilid untuk dipersembahkan kepada ayahnya; La Galigo 1 Napak Tilas Manusia di Kerajaan Bumi, dan La Galigo 2 Gemuruh Batin Sang Penguasa Laut. Keduanya diterbitkan oleh Penerbit Diva Press Yogyakarta.

    Alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin ini aktif menulis sejak ia bersekolah di Madrasah Tsanawiyah Tanete Kabupaten Bulukumba. Cerpen pertamanya yang dimuat media Mimbar Karya saat masih di MTs berjudul Gerimis Senja. Ketika bersekolah di SMA Negeri Bikeru Kabupaten Sinjai, ia memenangkan banyak sayembara mengarang. Saat kuliah di Jurusan Sastra Inggeris Unhas, ia lebih banyak menulis esai dan artikel budaya yang dimuat koran kampus dan juga koran harian umum. Esai budayanya ikut terhimpun dalam Esai Tanpa Pagar, esai-esai pilihan Koran Tempo Makassar 2013.

    Penulis yang juga alumni Universitas Negeri Makassar, aktif menulis hingga sekarang. Tulisan-tulisannya berupa karya sastra, kritik sastra, dan artikel budaya pernah dimuat koran lokal dan nasional di Indonesia dan Malaysia. 

    Beberapa karya sastranya: Lebaran Kali ini Hujan Turun (Kumpulan Cerpen, Nala Makassar, 2006), Pohon-Pohon Rindu (Novel, DIVA Press Yogyakarta, 2009), Daun-Daun Rindu (Novel, DIVA Press Yogyakarta, 2010), Perempuan Poppo (Novel, Ombak Yogyakarta, 2010), Sabda Laut (Novel, Ombak Yogyakarta, 2010), Sarifah (Novel, DIVA Press Yogyakarta, 2011), La Galigo, Napak Tilas Manusia Pertama di Kerajaan Bumi (Novel Klasik, DIVA Press Yogyakarta, 2012), La Galigo 2, Gemuruh Batin Sang Penguasa Laut (Novel Klasik, DIVA Press Yogyakarta, 2012), Insyaallah, Aku Bisa Sekolah (Novel, DIVA Press Yogyakarta, 2015), Pohon-Pohon Peluru (Kumpulan Cerpen, Pustaka Puitika Yogyakarta 2015), Hikayat Cinta Lelaki Monyet dan Kupu-kupu Bantimurung (Novel, Ombak Yogyakarta, 2016), Terbunuhnya Sang Nabi (Novel, Penerbit Kakilangit Jakarta, 2017), Pada Sebuah Perpustakaan di Surga (Novel, Ombak Yogyakarta, 2017)

    Karya-karyanya banyak dijadikan bahan penelitian akademik oleh mahasiswa untuk meraih gelar sarjana dan pascasarjana, di antaranya yang berupa tesis magister: Nilai Budaya dalam Novel Daun-Daun Rindu karya Dul Abdul Rahman. (Tesis 2017, Ria Prasetyaningrum, Program S2 Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Negeri Malang), Kadar Realisme Magis dalam Novel Perempuan Poppo karya Dul Abdul Rahman. (Tesis 2014. Burhan Kadir, Program S2 Studi Ilmu Sastra, FIB Universitas Gajah Mada, Yogyakarta), Nilai-nilai Religius dalam Novel Insyaallah Aku Bisa Sekolah karya Dul Abdul Rahman. (Tesis 2015. Khomsatun, Program S2 Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Islam Malang). Serta puluhan hasil penelitian akademik lainnya. 

    Ia berpengalaman bekerja di instansi pemerintah dan swasta. Pada perusahaan swasta, ia pernah mencapai level manajer. Tetapi rupanya passion dirinya adalah seorang penulis. Itulah sebabnya, sekarang ini ia memilih tinggal di sebuah kampung kecil di Kabupaten Gowa. Sehari-harinya, ia sibuk berkebun, beternak, menulis, dan mengajar. [FAM]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Penulis: Dul Abdul Rahman (Penulis Buku Kumpulan Cerpen Terpilih Terbit Gratis Tahap Delapan di FAM Publishing Berjudul “Balada Sangkala dan Sarifah” & “Perempuan Berbaju Kurung”) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top