• Info Terkini

    Monday, February 17, 2020

    3 Strategi Menulis Anti Mandeg Bagi Pemula


    Menulis merupakan salah satu sarana untuk mengekspresikan diri. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya tulisan yang berseliweran baik di media sosial maupun media elektronik. 

    Meski demikian, tidak sedikit di antara mereka ketika hendak menuangkan isi pemikirannya ke dalam sebuah tulisan mendapat kesulitan dan kebuntuan, yang sering diistilahkan dengan "mandeg". Penyakit mandeg ini seringkali dialami para penulis pemula, yang belum lihai dalam memainkan kata. Namun, setiap kendala yang menghambat para penulis--seperti mandeg--dapat diatasi dengan berbagai solusi.

    Berikut ini 3 strategi menulis anti mandeg bagi pemula sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Yang kemudian disingkat dengan kata "batuk". 
    "Batuk" merupakan singkatan dari baca, tulis, dan konsisten.
    Penulis akan memaparkan uraian dari masing-masing kata di atas.


    Pertama, baca. seorang penulis tidaklah dapat terlepas dari aktivitas ini. Mengapa? Karena, membaca ibarat asupan makanan yang harus senantiasa dikonsumsi oleh penulis. Semakin banyak membaca, maka akan semakin memperkaya kosakata, yang akan memudahkan dalam menuangkan setiap ide dari pikiran. Mulailah dengan membaca tulisan-tulisan ringan, seperti: quotes, artikel, cerpen, komik, novel, dan buku-buku lainnya.

    Kedua, tulis. Jika ingin menjadi seorang penulis, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memulai menulis. Tuliskan apa pun yang ada di dalam pikiran. Jangan terlalu memikirkan bagaimana agar tulisan kita menarik perhatian membaca, dan sebagainya. Kebanyakan memikirkan hal tersebut, maka akan dapat berakibat fatal. Mandeg pun akan menyerang, bahkan tidak jarang mundur sebelum mencoba menjadi pilihan. Mungkin, istilah-istilah seperti, "menulis semudah bernapas", " menulis semudah berbicara", tidaklah asing lagi di telinga kita. Bagaimana hal itu mampu kita dapatkan? Tidak sekadar istilah yang memenuhi kepala. Kuncinya, mulailah menulis, menulis, dan menulis. Jangan menggabungkan dua pekerjaan sekaligus. Antara menulis dan mengedit. Semakin sering menulis maka Anda akan semakin lihai melakukannya.

    Ketiga, konsisten. Ini merupakan hal yang paling penting. Kesuksesan menjadi seorang penulis, akan dapat terwujud jika dilakukan secara kontinue tahap demi tahapnya. Konsisten untuk melakukan kedua strategi sebelumnya. Membaca dan menulis. Mulailah untuk memasang target dan luangkan waktu untuk melakukannya. Misalnya: membaca minimal satu buku/pekan
    Menulis 100 kata/hari. Dan ingat, setiap target yang telah ditetapkan harus dilakukan dengan disiplin.


    Sumber foto: Google

    (TIM PENULIS FAM)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: 3 Strategi Menulis Anti Mandeg Bagi Pemula Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top