• Info Terkini

    Saturday, March 7, 2020

    Buku Harian Sebagai Media Menulis


    Dear diary..., sebuah kata awalan yang setiap kali orang tulis dalam membuka buku hariannya. Diary atau buku harian biasa dikenal sebagai media untuk menyimpan kenangan atau peristiwa sehari-hari. Bisa juga sebagai momento/sejarah kehidupan kita. Seiring dengan perubahan zaman yang terlalu cepat sehingga perubahan tersebut membuat individu semakin stress entah dengan kariernya atau keluarganya. Diary atau buku harian pun berubah fungsi dari sekadar menyimpan kenangan menjadi sebuah media untuk mencurahkan perasaan seseorang atas masalah yang dihadapinya.      

    Menurut Alice D. Domar, menulis buku harian adalah sebuah langkah untuk mengungkapkan emosi dan perasaan kita dan membantu kita untuk merawat pikiran kita.                                                                                                           
    Di dalam dunia kepenulisan ada beberapa karya orang terkenal yang menuliskan peristiwa hariannya hingga membentuk elemen penting otobiografi, di antaranya adalah Franz Kafka, sastrawan Jerman dan Hellen Keller seorang aktivis dan pejuang HAM dari Amerika Serikat. Nah, apalagi bagi yang ingin mengembangkan kepenulisannya bisa melalui diary atau buku harian bahkan di masa perkembangan teknologi ini bisa menggunakan media berupa komputer atau laptop. Untuk itu ada beberapa tips untuk memulai menulis bagi penulis pemula yang dituangkan melalui buku harian.       
                                                                                                                                                    
    Pertama, Tulis apa pun kejadian atau peristiwa sehari-hari yang menurut kita adalah cerita yang menarik. 

    Kedua, kembangkan kemampuan dengan sering latihan menulis bahkan biasakanlah menulis layaknya "update status" di sosial media.

    Ketiga, nikmatilah proses menulis jangan merasa terbebani dengan hal apapun.

    Keempat, tentukan waktu untuk menulis,  semisal 1-2 jam  di sela-sela aktivitas sehari-hari. 

    Kelima, bacalah lebih banyak buku untuk mengembangkan perbendaharaan kata dalam setiap tulisan yang kita buat.                                                                                                                                                                                                                           

    Keenam, mintalah teman dekat untuk sesekali membaca karya kita. Siapa tahu teman bisa memberikan masukan positif demi pengembangan karya tulis. Terakhir, jangan menyerah untuk selalu menulis buku harian untuk mengembangkan kemampuan menulis. Silahkan mencoba...

    Sumber foto: Google
    (TIM PENULIS FAM)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Buku Harian Sebagai Media Menulis Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top