• Info Terkini

    Friday, March 6, 2020

    Kenali Jam Biologis Agar Produktif Menulis


    Jika dipikir-pikir, menulis adalah salah satu kegiatan yang sangat mengasyikkan. Selain dapat mengasah otak, menulis juga bisa jadi salah satu cara untuk menuangkan segala ide dan kepenatan yang ada di pikiran kita. Meskipun demikian, sering beberapa dari kita kesulitan untuk menyisihkan waktu khusus untuk menulis. Nah, karena itu, salah satu cara yang bisa kita lakukan agar lebih produktif menulis adalah dengan mengenali jam biologis.

    Setiap orang memiliki rutinitas harian yang cukup konsisten. Jika ada rutinitas yang berjalan tidak seperti biasanya, maka kondisi tubuh pun akan menjadi tidak nyaman. Misalnya jika kita terbiasa sarapan jam sembilan pagi, maka akan terasa tidak nyaman jika kita dipaksa sarapan jam enam pagi, atau sebaliknya. Kurang lebih seperti itulah jam  biologis. Jam biologis mengikuti perubahan fisik, mental dan perilaku kita selama 24 jam. Jam biologis ini bisa menentukan siklus tidur, produksi hormon, dan fungsi tubuh lainnya.

    Lantas, apa hubungannya mengenali jam biologis dengan produktivitas dalam menulis? Tentu sangat erat sekali. Dengan mengenali jam biologis tubuh kita, kita jadi mengetahui kapan tubuh kita harus tidur, makan, atau bekerja. Jika kita memaksakan diri untuk menulis sementara jam biologis tubuh kita adalah saat untuk tidur, sudah pasti kita akan merasakan kelelahan, kurang fokus dan konsentrasi, serta mentok pada satu kalimat atau satu kata saja. Akhirnya tulisan yang kita buat jadi tidak maksimal. Sayang banget, kan?

    Secara umum, jam biologis pada tubuh manusia dibagi ke dalam beberapa waktu. Tengah malam hingga sekitar jam tiga dini hari, tubuh kita mengeluarkan hormon melatonin yang membuat kita lelah dan mengantuk. Pada jam-jam ini, tubuh kita sedang melakukan detoksifikasi. Karena itu, menulis di jam-jam ini secara umum tidak akan efektif. Bagi yang terbiasa begadang untuk menulis di malam hari, ada baiknya menghentikan aktivitas menulis di jam-jam itu untuk beristirahat dan mulai menulis kembali di jam setelahnya. Begitu pula di siang hari antara jam 12 hingga jam 3 sore, tubuh kita sedang ‘sibuk’ mencerna makanan sehingga menimbulkan kelelahan dan rasa mengantuk. Jam-jam ini juga secara umum kurang baik jika kita gunakan untuk menulis.

    Kebiasaan-kebiasaan yang tidak umum, seperti begadang yang dilakukan secara terus menerus, tentu akan mengubah jam biologis tubuh kita. Kebiasaan inilah yang membuat jam biologis masing-masing orang berbeda. Karena itu, penting sekali bagi seorang penulis yang ingin produktif untuk mengenali kapan tubuhnya butuh istirahat dan kapan tubuh dalam keadaan segar dan bersemangat. Jika pengenalan ini sudah kita lakukan, maka dengan mudah kita bisa mencari waktu yang berkualitas agar kita bisa produktif menulis. Jadi, sudahkah kita mengenali jam biologis kita masing-masing? (*)

    Sumber foto: Google

    (TIM PENULIS FAM)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Kenali Jam Biologis Agar Produktif Menulis Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top