• Info Terkini

    Wednesday, March 18, 2020

    Mengubah Keterpurukan Menjadi Peluang


    Penulis sejatinya orang yang peka terhadap orang lain. Dari kepekaan itulah dia mampu menghasilkan sebuah karya yang gemilang, bahkan mungkin akan menjadi legenda dan tetap dikenang sepanjang masa. Sebagai makhluk sosial yang tentu saja tak dapat hidup sendiri membuat kita harus berinteraksi dengan orang lain. Interaksi ini akan menghasilkan begitu banyak rasa dalam dada kita. Entah itu kebahagiaan, kesedihan, bahkan cinta yang mendalam.

    Pengalaman dari segala jenis perasaan yang didapatkan itu akan membuat seorang penulis memiliki banyak bahan untuk dia tulis. Karena dari perasaanlah lahir begitu banyak karya besar. Apalagi tulisan yang menggambarkan begitu banyak perasaan dan hal itu pernah dirasakan oleh penulis sendiri. Jadi, pengalaman pahit, atau pun sedih bukanlah hal buruk namun sebuah keuntungan besar.

    Ya, kesedihan atau keterpurukan merupakan hal yang sangat dihindari oleh kita semua. Tapi, seorang penulis harus bersahabat bahkan berteman baik dengan dua hal ini. Karena konflik dalam naskah lebih menarik perhatian pembaca dibandingkan kisah kebahagiaan yang selalu ada tanpa ada halangan. Meskipun hanya sekadar kisah, namun kita pun harus realistis melihat situasi dan kondisi. Setiap manusia pasti pernah merasakan keterpurukan walaupun menginginkan sebuah kebahagiaan agar terus menemani.

    Cobalah sampaikan keluh kesah dan kesedihanmu dalam naskah dan karya yang kamu buat. Boleh jadi, dengan menuliskan itu membuatmu menjadi lega, memberikan gambaran kepada orang lain bahwa ada pula orang yang merasakan penderitaan mereka, dan berikan solusi dari kesedihan yang kamu tuliskan dalam naskahmu. Jangan menjadi pemberi masalah saja tanpa menyediakan solusi bagi pembaca. Karena, kita pun tidak menginginkan mereka terjebak dalam kesedihan dan keterpurukan yang terus menyapa.

    Sumber foto: Google

    (TIM PENULIS FAM)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Mengubah Keterpurukan Menjadi Peluang Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top