• Info Terkini

    Wednesday, March 18, 2020

    Yakin sudah benar?


    Penulis yang sering atau dibilang sudah ahli di dalam kepenulisan sekalipun pasti sering melakukan kesalahan.
    Faktor yang memengaruhi kesalahan menulis adalah:


    1. Terlalu sering menulis
    2. Tidak fokus
    3. Lelah
    4. Kurang piknik
    5. Menulis sambil lalu


    Beberapa faktor tersebut dapat memengaruhi performa seorang penulis saat menulis. Ada sebagian penulis yang akan hilang arah (kurang fokus) ketika tidak minum kopi, semisal. Hee... 

    Ada juga yang biasa menulis sambil masak. Bisa jadi, tulisannya yang belepotan atau mukanya yang belepotan karena gosong. Hihi...

    Termasuk yang sering menulis, nih. Tangan juga perlu istirahat (refresh sebelum stress). Otak apalagi. Sumber tulisan kita yaitu hasil filteran uneg-uneg di dalam otak kita. Perlu tuh, otaknya direfresh agar tidak stress dan fresh kembali. Sip...

    Kecapekan, sangat berpengaruh. Dikarenakan kecapekan atau kelelahan, seorang penulis bisa saja melakukan kesalahan yang berulang pada semua tulisannya. Waduh 😐

    Maka perlu pula piknik. Usaha yang dapat dilakukan untuk menyegarkan kembali pikiran, badan, mengurangi lelah (harusnya istirahat bukan piknik) mengembalikan fokus dan menghasilkan tulisan yang bagus, perlu kita lakukan piknik. Bukan hanya satu kali. Bisa dilakukan berulang kali. Boleh tuh, piknik sambil menulis. Biasanya banyak sumber inspirasi. 👍

    Langkah-langkah di atas hanya merupakan sedikit dari sekian usaha untuk recharge kembali performa seorang penulis. Mungkin masih ada banyak faktor penyebab kesalahan dan bagaimana cara mengatasinya atau istilahnya mengakali agar meminimalisir faktor kesalahan tersebut.

    Jangan sampai mengalami kesalahan tulisan. Jika sudah naik cetak_jadi buku, misalnya, maka fatal akibatnya. Penulis harus memperbaiki ulang tulisannya dan baru akan dicetak lagi. Meskipun sudah dilakukan editing berulang kali, ya yang namanya human error itu pasti ada. Biasanya pembaca bisa memaklumi hal tersebut.

    Jangan merasa yakin benar sebelum benar-benar BENAR! Hee... 😁

    Sumber foto: Google

    (TIM PENULIS FAM)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Yakin sudah benar? Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top