• Info Terkini

    Saturday, April 11, 2020

    Profil Penulis: Gunawan Tambunsaribu (Penulis Buku Puisi Terpilih Terbit Gratis Tahap Empatbelas di FAM Publishing Berjudul “Benci Beralas Rindu”


    Gunawan Tambunsaribu. Lahir di sebuah desa kecil yang penuh dengan keceriaan bersama teman-teman kecilnya. Penulis berasal dari keluarga yang sangat sederhana, anak ke-enam dari delapan bersaudara. Pengalaman-pengalaman hidupnya berawal dari sebuah keluarga yang sangat sederhana. Di usianya yang masih sangat remaja, bocah kecil 12 tahun, dia pun akhirnya harus merantau jauh dan pergi meninggalkan kedua orangtua dan juga saudara-saudaranya untuk melanjutkan sekolah menengah pertamanya ke sebuah kota yang jaraknya sangat jauh dari desa tempat kelahirannya.
        
     Sejak itulah dirinya harus mengalami beratnya rasa perpisahan. Di tempat yang baru itulah dia berjuang dan menjadi anak remaja yang harus belajar untuk beradaptasi dengan orang-orang dari berbagai usia, suku, bahasa, dan karakter yang tinggal di sekitarnya. Hidupnya yang jauh dari perhatian dan kasih sayang orangtua dan saudara-saudaranya,  secara akhirnya membentuk diri dan kepribadian penulis menjadi seseorang yang banyak mengalami manis getirnya perjalanan hidup.

         Setelah lulus dari sekolah menengah atas (SMA), si cowok berzodiak Aquarius ini mengutarakan niat kepada orangtuanya untuk bisa diizinkan kuliah. Tetapi keadaan orangtua yang pas-pasan membuat niatnya harus terkungkung dan hampir mulai padam. Perjuangannya yang tak kenal lelah akhirnya membuahkan hasil. Setelah beberapa bulan tidak mendapatkan pekerjaan, di tahun 2001 penulis pun mulai bekerja di sebuah hotel bertaraf internasional di kota Medan. Tahun 2003, pria yang memiliki hobbi menulis dan menyanyi ini pun memutuskan untuk pindah ke daerah Bandar Lampung dan bekerja sebagai penjaga toko. Tidak lama setelah itu, di tahun 2004 penulis pun memilih Jakarta sebagai tujuan perantauan selanjutnya. Jalan hidup memang  tak semudah membalikkan punggung. Beberapa bulan dia harus menanggung derita sebagai anak kost yang hanya lantang luntung tanpa pekerjaan sehingga menghabiskan seluruh persediaan uangnya. Doanya yang tak kunjung padam akhirnya dijawab oleh yang Maha Kuasa. Tahun 2004 pertengahan, penulis yang terbilang melankolis ini pun akhirnya diterima bekerja di sebuah Mall di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tahun 2005 penulis pindah haluan pekerjaan ke sebuah perusahaan elektronik di kawasan Cibitung, Jawa Barat. Karena keinginannya yang sangat besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, penulis pun memberanikan diri untuk mendaftarkan dirinya masuk ke sebuah Universitas swasta. Berkat doa, usaha dan dukungan dari semua saudaranya yang juga tidak pernah merasakan bangku kuliah ini pun bisa mencicipi aroma dunia perkuliahan.


      Pada tahun 2010, penulis pun lulus dengan penghargaan Cumlaude. Setelah lulus dari perkuliahan, di sinilah dia tertantang untuk mengubah haluan pekerjaan menjadi seorang guru. Dia pun diterima bekerja di sebuah beberapa sekolah swasta dan juga mendapatkan pekerjaan sebagai dosen honorer di sebuah universitas swasta di kawasan Depok, Jawa Barat. Pria yang pernah menjadi seorang vokalis ‘Thekuks Band’ ini pun sudah mulai mencintai pekerjaanya sebagai seorang pendidik. Saat ini pun, pria penyuka makanan tradisonal Jawa ini sudah menyelesaikan pendidikannya dari program magister jurusan Penerjemahan.
        
     Saat ini, laki-laki berkumis tipis dan bermata sipit ini sudah menetapkan pilihan karirnya di dunia pendidikan dengan aktif mengajar sebagai dosen tetap di sebuah universitas swasta, di kawasan Jakarta Timur. Di sela-sela kesibukannya mengajar mahasiswa, pria yang sudah memiliki seorang anak laki-laki ini pun mash tetap aktif menulis beberapa karya sastra termasuk puisi dan cerpen.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Penulis: Gunawan Tambunsaribu (Penulis Buku Puisi Terpilih Terbit Gratis Tahap Empatbelas di FAM Publishing Berjudul “Benci Beralas Rindu” Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top