• Info Terkini

    Saturday, July 25, 2020

    Melatih Kepemimpinan dengan Menulis


    Sobat penulis... Bagaimana kabarnya? Benarkah menulis dapat meningkatkan kemampuan untuk memimpin? Bagaimana hubungan antara menulis dan kepemimpinan?

    Sobat penulis... Menulis memang kegiatan personal. Apalagi untuk tulisan yang bersifat fiksi. Seperti tentang perasaan, tentang harapan, tentang masa depan, tentang kesedihan, dan sebagainya.

    Sekilas menulis tidak ada hubungannya dengan urusan kepemimpinan. Namun, menurut Eric J McNulty, 'menulis tentang renungan diri' selama 10 menit sehari adalah latihan yang baik untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan. 

    Konon, ada juga seorang anak raja yang dididik dengan harus menuliskan perasaan berbagai profesi dan karakter dalam kerajaan itu. Kegiatan itu sengaja menjadi pembelajaran dari penasehat kerajaan untuk putra-putra raja, terutama putra mahkota. Karena diyakini dapat menumbuhkan kemampuan kepemimpinan dalam jiwanya. 

    Kalau dipikir benar juga ya? Untuk pemuda yang belum banyak pengalaman, tidak perlu mengalaminya sendiri. Dia hanya perlu banyak mengamati sekelilingnya memahami kesulitan orang lain. Lalu bagaimana memposisikan diri bersikap di segala keadaan. 

    Apalagi kita sebagai orang dewasa. Di mana secara sudah cukup usia dan sudah terjun langsung, menjadi pemain di dunia ini dalam segala tanggung jawabnya. Maka dengan kita menuliskan curahan hati seperti perasaan kita, respon orang-orang terhadap diri kita, hal-hal yang kita alami, hal-hal yang kita lihat dan seterusnya. Dapat meningkatkan kemampuan memimpin.

    Dengan sering menuliskan perasaan dan kejadian yang kita alami. Maka kita lebih banyak memahami diri sendiri. Hal ini menjadi kunci untuk dapat memahami orang lain.

    Ibarat pepatah mengatakan 'hanya orang yang memiliki yang dapat memberi'. Itulah kaitannya antara menulis dengan kepemimpinan. Semakin kita mengenal diri sendiri, semakin kita memahami orang lain, maka semakin kaya pengetahuan diri kita dalam bersikap. Hal ini menjadi sifat dasar kepemimpinan. Maka kita dapat dengan mudah memimpin diri kita sendiri dan tentunya akan memberikan pengaruh positif bagi sekitar. Sehingga kita dapat mengelola lingkungan kita. Sesuai tujuan untuk kenyamanan bersama.

    Demikian sahabat penulis jangan ragu untuk menulis apa yang menjadi pengalaman kita. Termasuk perasaan diri kita dan lingkungan.
    Kepekaan ini, ditambah dengan kemampuan menulis, menjadikan seorang penulis lebih sempurna. Semangat ya. 😊

    Sumber foto: Google

    (TIM PENULIS FAM)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Melatih Kepemimpinan dengan Menulis Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top