• Info Terkini

    Sunday, May 26, 2013

    [Resensi Buku] Segala Sesuatu Tercipta Dua Kali

    Judul Buku: Membungkus Mimpi
    Kategori: 43 Pucuk Surat Pilihan
    Penulis: Muhammad Sofyan Arif, dkk.
    Penerbit: FAM Publishing
    Tahun Terbit: Cetakan I April 2013
    Tebal: xii+197 halaman.
    ISBN: 978-602-7956-03-2.
    Harga: Rp 41.000,-

    Tahukah kita, bahwa segala sesuatu di dunia ini tercipta dua kali? Sebelum lahir dan berwujud secara nyata, segala sesuatu itu telah pernah lahir dan tercipta dalam impian tiap pelakunya. Sebut saja penemuan pesawat terbang, kapal, bola lampu, telepon, komputer, internet, dan sebagainya, ini semua telah pernah dirancang dengan baik, langkah demi langkah oleh tiap penemu yang mengimpikannya. Walaupun tak jarang mereka dianggap aneh dan gila.

    Buku “Membungkus Mimpi” ini hadir, dalam rangka mengajak kita untuk mau bermimpi, bahkan mungkin hal yang mustahil dicapai untuk saat ini. Karena tanpa berani memimpikan sesuatu, maka kita takkan pernah memperoleh apapun. Buku kecil ini merupakan kumpulan surat, yang ditulis oleh penulis-penulis yang mempunyai segudang mimpi untuk dapat terbang dan menginjakkan kaki di berbagai negara diseluruh benua. Tentu ini merupakan impian yang tidak main-main, karena telah berani untuk dituliskan.

    Membaca surat pertama dalam buku ini, kita akan disuguhi akan indahnya Korea Selatan, dengan berbagai etika kesopanan yang mereka junjung tinggi, hingga kedisiplinan yang mewarnai tiap sudut kota. Dalam akhir surat ini, penulis berharap suatu saat nanti akan dapat menyuguhkan kebiasaan baik ini di negeri tercinta, Indonesia. Tentu merupakan sebuah impian yang perlu dukungan semua.

    Pada surat kedua, kita akan disuguhi dalamnya mimpi seorang anak yang ingin mewujudkan impian kedua orang tuanya untuk berkunjung ketanah suci, Makkatul mukarromah. Tentu jika mendengar hal ini, semua kita akan mengatakan, siapa yang tak ingin membawa kedua orang tuanya ke sana? Namun tahukah kita apa yang berbeda? Penulis berani menuliskannya. Mungkin tokoh Fahri tidak asing bagi kita dalam Ayat-ayat Cinta, apa yang dia lakukan akan segala mimpi-mimpinya? Dia menuliskannya. Dan menuliskan impian adalah langkah yang tak kalah penting dalam mencapai mimpi itu sendiri.

    Sedangkan surat ketiga, mengajak kita kembali terbang ke negeri tercinta, Indonesia. Dengan segala harapan, yang menginginkan negeri ini menjadi sebuah negara yang dapat menjaga tradisi secara utuh, dan diwariskan pada generasi penerus bangsa ini.

    Begitu juga dengan ke-empat puluh surat lain, yang tak kalah luar biasanya. Semua mimpi-mimpi itu telah ditulis dengan ikhlas, dari relung terdalam dari tiap penulisnya. kini hanya tinggal mengusahakan untuk mewujudkannya.

    Karena buku ini disusun dari himpunan surat-surat, terkadang bahasa yang digunakan tidak terlalu formal, dan terkesan curhat yang terlalu panjang. Namun hal ini tidak mengurangi pesan dan impian yang ingin disampaikan.

    Buku ini sengaja disusun, untuk menebar manfaat bagi semesta. Bagi kita yang selama ini kesulitan dalam membangun mimpi, atau tidak berani dalam menuliskan dan mengutarakannya, mungkin inilah waktu yang tepat. Buku istimewa ini, layak untuk menjadai inspirasi kita.

    Peresensi:
    SYAFRUDDIN (FATIH EL MUMTAZ)
    Pekanbaru-Riau
    Email: Fatihul_mumtaz@yahoo.com

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: [Resensi Buku] Segala Sesuatu Tercipta Dua Kali Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top