Skip to main content

REGISTRASI ANGGOTA


Silakan panduan ini dibaca dan dipelajari. Di dalamnya sudah dilengkapi info seputar Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Kami harapkan Anda segera bergabung dalam wadah kepenulisan Nasional ini. Kita jalin silaturahim dan berbagi ilmu kepenulisan bersama ribuan penulis lainnya yang tergabung bersama FAM Indonesia.

KLIK DI SINI

Comments

  1. kalau menulis tentng non-fiksi bisa gak nih,
    kaya buku teks perkuliahan, kisi soal mata kuliah mahasiswa, sperti SDM,Manajemen dll

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan. Untuk contoh tulisan, naskah yang panjang, dikirim cuplikannya saja.

      Delete
  2. formulirnya dapat di download gak min?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak. Cukup di-copy dan paste ke microsoft word 2003 atau 3007.

      Delete
  3. Saya pernah jadi anggota FAM tahun 2011 dan masa keanggotaan habis, kartunya juga sudah hilang. Apakah saya harus mendaftar lagi dari awal, atau apakah pengurus FAM bisa mengaktifkan database saya? Nuwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan registrasi ulang ya. Hubungi email FAM: aktifmenulis@gmail.com.

      Delete
  4. Saya punya keinginan jadi penulis. Baru akan lulus SMA (ammin). Tapi saya punya banyak kendala. Keterbatasan saya di pondok pesantren dan kepercayaan diri yang kurang. Saya sering membuat karya tulis tetapi berhenti ditengah jalan lantaran kurang percaya diri, belum bisa. Lalu bagaimana? Apakah FAM bisa membimbing saya yang belum bisa apa-apa ini? Mohon bantuan dan balasnnya terimakasih :)

    ReplyDelete
  5. assalamualaikum , maaf kak izin bertanya seandainya saya mendaftarkan diri mengikuti fmi sedangkan saya ada di lampung? pusatnya di kediri ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan gagas pembentukan FAM Cabang Lampung ya.

      Delete
  6. assalamu'alaikum saya masih pemula dalam hal menulis gimana kalo saya ingin menerbitkan buku dan juga saya juga seorang mahasiswi mohon arahannya syukron jazilan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan konsultasikan dengan Tim FAM Indonesia di call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

      Delete
  7. assalamu'alaikum saya masih pemula dalam hal menulis gimana kalo saya ingin menerbitkan buku dan juga saya juga seorang mahasiswa mohon arahannya syukron jazilan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan konsultasikan dengan Tim FAM Indonesia di call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

      Delete
  8. Saya ingen mengirim artikel saya gmn caranya yaa...

    ReplyDelete
  9. izin bertanya min, kalau saya ingin daftar FAM, sedaang saya di Padang, pusat di Kediri, gimana tu min ?

    ReplyDelete
  10. maaf kak izin bertanya seandainya saya mendaftarkan diri mengikuti FAM sedangkan saya ada di Padang? pusatnya di kediri ?

    ReplyDelete
  11. Assalamualaikum Min, saya sudah kirim uang registrasi dan formulir pendaftaran tapi belum ada pemberitahuan tindak lanjutnya ya Min?

    ReplyDelete
  12. Assalamu'alaikum, kak saya dari pasuruan dan kuliah di malang. Apa bisa mendaftar sekarang dan ikut fam cabang malang bukan pare?

    ReplyDelete
  13. ,,,Jadi anggota Fam itu kita di apain ya trus stelah itu???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam, setelah jadi anggota, silakan aktif bertanya, konsultasi kepenulisan, mengikuti event FAM, mengikuti kopdar FAM dll

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

"di antara" atau "diantara"? "di antaranya" atau "diantaranya"?

Yang lazim adalah “di antara” dan “di antaranya” (kata “di” dan “antara” diberi spasi). Fungsi “di” pada frasa ini adalah sebagai kata depan yang menunjukkan tempat dan bukan sebagai awalan pembentuk kata kerja pasif. Kata “di” selalu ditulis terpisah saat berfungsi sebagai kata depan dan baru ditulis serangkai kala berfungsi sebagai awalan.

Memang betul ada kata kerja “mengantara” yang merupakan bentuk aktif dari “diantara”, tetapi bentuk ini jarang sekali dipakai. Bentuk kata kerja yang sering dipakai adalah “mengantarai”, yang bila dipasifkan akan melahirkan bentuk “diantarai”, misalnya pada kalimat: “Konflik kedua negara itu diantarai oleh Indonesia.” (*)

Sumber: Tanja Bahasa

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Klik caranya DI SINI.

“kedua” atau “ke dua”?

Kata yang benar adalah “kedua”. Awalan ke- yang diikuti oleh bilangan (satu, dua, dst.) berfungsi sebagai awalan pembentuk kata bilangan tingkat (misal: pihak ketiga) atau kumpulan (misal: kesebelas pemain).

Sebagai awalan, ke- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Kata bilangan semacam ini juga dapat ditulis dengan (1) angka Arab dengan memberi tanda hubung antara awalan ke- dan angka, misalnya ke-38 peserta, atau (2) angka Romawi tanpa awalan ke- dan tanpa tanda hubung, misalnya: abad XXI.

Kata “ke” memang ditulis terpisah bila berfungsi sebagai kata depan yang menandai arah atau tujuan. Pada kasus ini, “ke” biasanya diikuti oleh kata benda yang menyatakan tempat. Jadi, bila “Dua” adalah nama tempat (yang ditulis dengan diawali huruf kapital), kita memang menulisnya secara terpisah, “ke Dua”. (*)

Sumber: Tanja Bahasa

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Klik caranya DI SINI.

Didukung FAM Indonesia, Pilar Ekonomi Unila Bantu Penderita Thalesemia

Bandarlampung (FAMNews) – Donasi sosial yang digelar Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi Universitas Lampung (Unila) untuk para penderita penyakit thalesemia diserahkan kepada pendiri Darah Untuk Lampung, Yopie Pangkie, kemarin.

Donasi tersebut diserahkan langsung Pemimpin Umum Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi, Gita Leviana Putri. Penyerahan donasi dilaksanakan di sebuah rumah makan di Bandarlampung.

“Alhamdullilah, donasi dari kawan-kawan sudah kami serahkan. Semoga bisa bermanfaat,” ujar Gita Leviana Putri lewat siaran pers, Jumat (26/9).

Gita menjelaskan, tujuan kegiatan Pilar Peduli itu merupakan salah satu cara Pilar Ekonomi sebagai lembaga kemahasiswaan untuk menumbuhkan jiwa sosial di kalangan mahasiswa, khususnya di Kampus Unila.

Penyerahan Donasi Pilar Peduli tersebut juga masih dalam rangkaian kegiatan Creology Week 2014 Unila yang didukung Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Sebelumnya Pilar Peduli telah menggelar acara donor darah pada acara bazzar bekerjasama dengan KSR Unila dan PMI B…